• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Sektor Pariwisata Indonesia Raih Pertumbuhan yang Positif Hingga Juli 2026

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
September 11, 2026
in Lifestyle
0
Sektor Pariwisata Indonesia Raih Pertumbuhan yang Positif Hingga Juli 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Tercatat hingga Juli 2026, Sektor pariwisata Indonesia mengalami pertumbuhan positif dan daya tahan yang kuat di berbagai indikator utama pariwisata nasional yang tercermin dari peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, hingga tingkat okupansi hotel.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan berbagai capaian hingga saat ini memberikan alasan bagi kita untuk tetap optimistis di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian dan juga tantangan di dalam negeri sendiri.
“Capaian ini tentu patut kita syukuri. Namun pada saat yang sama, situasi global masih sangat dinamis. Karena itu, Kementerian Pariwisata terus melakukan mitigasi, memperkuat strategi pasar, dan memastikan agar momentum pertumbuhan ini dapat terus dijaga hingga akhir tahun,” kata Menpar melalui siaran pers yang diterima Cobisnis.com, Jumat (11/9/2026).
Adanya pertumbuhan yang positif ini mempertegas peran pariwisata dalam memberikan manfaat serta berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian di berbagai daerah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 8,98 juta kunjungan atau tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, kunjungan wisatawan dari kawasan Asia lainnya tumbuh 8,69 persen, Asia Tenggara 7,32 persen, dan Oseania 7,26 persen.
Seiring membaiknya situasi di Timur Tengah, kunjungan wisatawan dari kawasan tersebut juga kembali mencatat pertumbuhan positif. Sementara pasar Eropa, meskipun masih mengalami kontraksi, juga mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Hal ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi pasar yang dilakukan Kementerian Pariwisata bersama berbagai pemangku kepentingan berjalan secara efektif.
Menpar Widiyanti mengungkapkan, pertumbuhan pariwisata memberikan dampak berganda terhadap perekonomian nasional. Pada Semester I 2026, devisa pariwisata berhasil menembus 8,43 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp 145,13 triliun. Angka ini tumbuh 2,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 8,20 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 134,68 triliun.
Capaian ini melanjutkan tren positif devisa pariwisata Indonesia. Pada triwulan II 2026 sendiri, devisa pariwisata mencapai 4,39 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 76,99 triliun. Relatif stabil dibandingkan triwulan II tahun sebelumnya.
“Artinya, di tengah dinamika geopolotik, ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global, pariwisata Indonesia tetap menunjukkan ketahanan,” jelas Menpar.
Menpar menyampaikan bahwa setiap transaksi wisatawan, mulai dari akomodasi, kuliner, hingga belanja produk UMKM turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Devisa yang masuk kemudian menggerakkan rantai ekonomi hingga ke masyarakat. Karena itu, pertumbuhan devisa semakin menguatkan arah pembangunan pariwisata berkualitas.
“Bagi kami, angka ini penting. Karena pariwisata bukan hanya tentang berapa banyak wisatawan yang datang, tetapi seberapa besar nilai ekonomi yang mereka tinggalkan di Indonesia dan seberapa luas manfaatnya dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Menpar juga menyampaikan perhitungan Tourism Satellite Account yang disusun BPS mencatatkan kontribusi langsung pariwisata terhadap PDB pada 2025 mencapai 4,78 persen atau sekitar Rp 1,139 triliun, meningkat dari Rp 1,057 triliun di tahun 2024.
Pertumbuhan tersebut ditopang dari mobilitas wisatawan nusantara yang tetap tinggi, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, membaiknya konektivitas, serta semakin banyaknya penyelenggaraan event nasional dan internasional.
“Angka ini mencerminkan nilai ekonomi yang tercipta dari aktivitas wisata yang menggerakan usaha, membuka peluang kerja, dan memperluas manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah,” tutur Menpar.
Lebih lanjut, Wamenpar Ni Luh Puspa menambahkan pertumbuhan utama sektor pariwisata salah satunya juga ditopang oleh perjalanan wisatawan nusantara. Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat 737,85 juta perjalanan wisatawan nusantara, tumbuh 3,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, jumlah perjalanan masyarakat Indonesia ke luar negeri secara kumulatif periode Januari hingga Juli 2026 mencapai 5,26 juta perjalanan, turun 3,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia surplus mencapai 3,71 juta.
Peningkatan aktivitas sektor pariwisata juga tercermin dari kinerja industri akomodasi, pada periode Januari hingga Juli 2026, tingkat okupansi hotel berada pada 49,13 persen, atau meningkat 2,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menjadi indikasi semakin stabilnya industri perhotelan setelah pada 2025 sempat mengalami penurunan selama beberapa bulan.
“Hal ini penting, karena pertumbuhan pariwisata tidak cukup hanya diukur dari jumlah orang yang melakukan perjalanan. Yang ingin kita dorong adalah bagaimana perjalanan tersebut menghasilkan lama tinggal, belanja wisatawan, aktivitas usaha, serta manfaat ekonomi di destinasi,” ungkap Wamenpar.
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy course
download intex firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: KemenparKementerian pariwisataMenpar WidiyantiPariwisataPariwisata Indonesiawamenpar

Related Posts

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya

by Chodijah Febriani
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai upaya memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan arus wisatawan antara Hong Kong dan Indonesia, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan...

Peringati Hari Pariwisata Dunia, Menpar Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 - Dok: Kemenpar

Peringati Hari Pariwisata Dunia, Menpar Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027

by Chodijah Febriani
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hari Pariwisata Dunia diperingati setiap 27 September, sebagai referensi strategis bagi para pemangku kepentingan dalam membaca dinamika,...

Melalui MATTA Fair dan Sales Mission, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia di Malaysia

Melalui MATTA Fair dan Sales Mission, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia di Malaysia

by Chodijah Febriani
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai upaya untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia ke pasar wisatawan Malaysia, Kementerian Pariwisata ikut partisipasi dalam Malaysia...

Indonesia Tourism & MICE Outlook (ITMO) 2027

Wamenpar: MICE Miliki Potensi Besar untuk Terus dikembangkan Perkuat Pariwisata Indonesia

by Chodijah Febriani
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai salah satu pengungkit untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dari aktivitas pariwisata sekaligus memperkuat daya...

Perkuat Akses Pariwisata Indonesia, WITF 2026 Siap Hadir Oktober 2026

Perkuat Akses Pariwisata Indonesia, WITF 2026 Siap Hadir Oktober Mendatang

by Chodijah Febriani
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Melalui promosi, pengembangan pasar, dan perluasan jejaring bisnis, itu merupakan upaya Indonesia terus memperkuat pertumbuhan sektor pariwisata...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

October 1, 2026
Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

October 1, 2026
Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

October 1, 2026
Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved