JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen ini awalnya dibuat di Kekaisaran Ottoman dan populer di kalangan sultan serta bangsawan karena teksturnya yang lembut dan rasa manisnya yang khas.
Nama “lokum” berasal dari bahasa Arab rahat al-hulqum, yang berarti “kenyamanan tenggorokan,” merujuk pada sensasi meleleh di mulut saat dikonsumsi. Sejarah mencatat Hacı Bekir, seorang pembuat permen di Istanbul, menjadi pelopor produksi Turkish Delight modern pada awal abad ke-19.
Permen ini awalnya berbahan dasar gula, air, dan pati. Untuk membuatnya kenyal dan tahan lama, pembuat permen menggunakan sirup glukosa atau tepung jagung, sekaligus menambah rasa manis yang lebih kuat.
Selain gula, Turkish Delight kerap diberi aroma air mawar, lemon, vanila, atau dicampur kacang seperti pistachio dan hazelnut. Taburan gula halus atau tepung maizena juga menambah daya tarik visual dan mencegah lengket.
Teksturnya yang kenyal dan hampir meleleh membuat rasa manis lebih terasa di lidah. Gula larut perlahan, sehingga manisnya menyebar merata dan memberi sensasi puas saat dikunyah.
Seiring sejarahnya, Turkish Delight menyebar ke Eropa pada abad ke-19. Pedagang Turki memperkenalkan permennya ke Inggris, Prancis, dan Rusia. Kini, Turkish Delight dikenal sebagai simbol kuliner Turki di seluruh dunia.
Permen ini tidak hanya populer karena rasa manis, tapi juga karena menjadi bagian dari tradisi sosial, terutama saat acara perayaan atau diberikan sebagai hadiah. Warisan Ottoman inilah yang membuat Turkish Delight tetap eksis selama berabad-abad.
Bahan dan resep modern tetap mengikuti pola klasik. Meskipun ada inovasi rasa dan kemasan, inti manis kenyal dari gula dan pati tetap menjadi ciri khas yang membuat Turkish Delight dicintai banyak orang.
Selain kenikmatan rasa, Turkish Delight juga mencerminkan sejarah budaya Ottoman, di mana seni, rasa, dan presentasi dikombinasikan menjadi satu produk yang elegan. Permen ini menjadi jembatan budaya antara Turki dan dunia.
Turkish Delight hingga kini masih diproduksi secara tradisional maupun modern, baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. Sensasi manisnya yang khas tetap menjadi daya tarik utama, menjadikannya salah satu permen legendaris di dunia.













