• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sejarah Kelam Ekonomi Zimbabwe, Pecahan Uang Tembus Triliunan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Sejarah Kelam Ekonomi Zimbabwe, Pecahan Uang Tembus Triliunan

JAKARTA, Cobisnis.com – Zimbabwe pernah mencatat sejarah kelam dalam dunia ekonomi modern. Negara di Afrika bagian selatan itu mengalami hiperinflasi ekstrem hingga mata uangnya mencapai pecahan 100 triliun dolar.

Awalnya, Zimbabwe merupakan salah satu negara makmur di benua Afrika dengan sektor pertanian yang kuat. Namun sejak akhir 1990-an, krisis mulai melanda setelah pemerintah menjalankan reformasi agraria besar-besaran yang justru menghancurkan sektor produksi.

Tanah milik petani kulit putih disita dan dibagikan kepada warga tanpa kesiapan sumber daya dan teknologi. Akibatnya, hasil pertanian anjlok, ekspor turun, dan pemasukan negara merosot tajam. Situasi ekonomi memburuk, sementara pengangguran dan kemiskinan meningkat pesat.

Untuk menutupi defisit dan membayar pengeluaran negara, pemerintah memilih langkah berisiko tinggi: mencetak uang baru dalam jumlah besar. Namun kebijakan ini justru memperburuk keadaan karena jumlah uang beredar naik, sedangkan barang di pasar makin sedikit.

Harga barang pun melonjak tajam. Uang kehilangan nilainya dari hari ke hari. Inflasi yang awalnya ratusan persen, berubah jadi ribuan, lalu jutaan persen. Hingga akhirnya pada 2008, inflasi Zimbabwe menembus 231 juta persen per tahun, menurut data IMF.

Kehidupan masyarakat berubah drastis. Orang membawa koper penuh uang hanya untuk membeli sepotong roti atau sebotol susu. Pegawai negeri menerima gaji miliaran dolar Zimbabwe, tapi nilainya tak cukup untuk ongkos transportasi.

Bank sentral terus mencetak uang dengan nominal makin besar, mulai dari 1 juta, 10 miliar, hingga akhirnya 100 triliun dolar Zimbabwe. Ironisnya, uang sebesar itu hanya cukup untuk membeli makanan sederhana.

Krisis ini membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap mata uang negaranya sendiri. Banyak orang mulai beralih ke barter atau menggunakan mata uang asing seperti dolar AS dan rand Afrika Selatan untuk bertahan hidup.

Pada 2009, pemerintah akhirnya menyerah. Dolar Zimbabwe resmi dihentikan, dan negara beralih ke sistem multi-mata uang. Nilai tukar resmi saat itu bahkan mencapai 1 dolar AS = 35 kuadriliun dolar Zimbabwe.

Kasus Zimbabwe menjadi pelajaran besar bagi dunia ekonomi modern: mencetak uang tanpa kendali dan tanpa dukungan sektor riil bisa menghancurkan nilai mata uang sebuah negara. Sejak itu, istilah “100 triliun dolar Zimbabwe” jadi simbol kehancuran ekonomi akibat hiperinflasi.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: afrikaCobisnisEkonomiHiperinflasiPebisnismudaZimbabwe

Related Posts

Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Uang Berlebih, Lebih Rp100 Juta Wajib Lapor

Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Uang Berlebih, Lebih Rp100 Juta Wajib Lapor

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jemaah haji yang membawa uang tunai lebih dari Rp100 juta wajib melapor ke Bea Cukai. Aturan ini...

Polemik War Tiket Haji, Pemerintah Alihkan Fokus ke Penambahan Kuota

Polemik War Tiket Haji, Pemerintah Alihkan Fokus ke Penambahan Kuota

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana penerapan sistem “war tiket” untuk mengatasi antrean haji di Indonesia sempat mencuat, namun akhirnya ditutup karena...

Hari Kelima IPO WBSA Naik 200%, Sisa 3 Juta Lot, Peluang atau Sinyal Puncak

Hari Kelima IPO WBSA Naik 200%, Sisa 3 Juta Lot, Peluang atau Sinyal Puncak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham PT Wahana Bersama Sejahtera Tbk (WBSA) melonjak hingga 200 persen dalam lima hari sejak IPO. Lonjakan...

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Kopdes, Lulusan D3–S1 Bisa Daftar

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Kopdes, Lulusan D3–S1 Bisa Daftar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah membuka 35.476 lowongan kerja untuk pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program...

Iran Alami Kerugian Besar, Tuntutan Ganti Rugi ke AS–Israel Menguat

Iran Alami Kerugian Besar, Tuntutan Ganti Rugi ke AS–Israel Menguat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim mengalami kerugian hingga Rp4.626 triliun akibat serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Kerugian tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FIFA Antisipasi Iran Mundur, Siapkan Skema Pengganti di Piala Dunia 2026

FIFA Antisipasi Iran Mundur, Siapkan Skema Pengganti di Piala Dunia 2026

April 16, 2026
Laba Bersih Naik 28 Persen, Astra Agro (AALI) Bagi Dividen Rp 881,5 Miliar

Laba Bersih Naik 28 Persen, Astra Agro (AALI) Bagi Dividen Rp 881,5 Miliar

April 15, 2026
Kebun sawit Astra Agro.

Astra Agro Siapkan Capex Rp 1,4 Triliun, 63 Persen untuk Replanting

April 15, 2026
DPR dan Pengamat Kritisi Denda Rp755 Miliar KPPU ke 97 Pindar

DPR dan Pengamat Kritisi Denda Rp755 Miliar KPPU ke 97 Pindar

April 14, 2026
Kemlu Tegaskan Tak Ada Akses Bebas Ruang Udara untuk AS

Kemlu Tegaskan Tak Ada Akses Bebas Ruang Udara untuk AS

April 16, 2026
Rencana Pemindahan Uranium Iran ke Rusia Ditolak AS

Rencana Pemindahan Uranium Iran ke Rusia Ditolak AS

April 16, 2026
Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Uang Berlebih, Lebih Rp100 Juta Wajib Lapor

Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Uang Berlebih, Lebih Rp100 Juta Wajib Lapor

April 16, 2026
Polemik War Tiket Haji, Pemerintah Alihkan Fokus ke Penambahan Kuota

Polemik War Tiket Haji, Pemerintah Alihkan Fokus ke Penambahan Kuota

April 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved