• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sejarah Kelam Ekonomi Zimbabwe, Pecahan Uang Tembus Triliunan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Sejarah Kelam Ekonomi Zimbabwe, Pecahan Uang Tembus Triliunan

JAKARTA, Cobisnis.com – Zimbabwe pernah mencatat sejarah kelam dalam dunia ekonomi modern. Negara di Afrika bagian selatan itu mengalami hiperinflasi ekstrem hingga mata uangnya mencapai pecahan 100 triliun dolar.

Awalnya, Zimbabwe merupakan salah satu negara makmur di benua Afrika dengan sektor pertanian yang kuat. Namun sejak akhir 1990-an, krisis mulai melanda setelah pemerintah menjalankan reformasi agraria besar-besaran yang justru menghancurkan sektor produksi.

Tanah milik petani kulit putih disita dan dibagikan kepada warga tanpa kesiapan sumber daya dan teknologi. Akibatnya, hasil pertanian anjlok, ekspor turun, dan pemasukan negara merosot tajam. Situasi ekonomi memburuk, sementara pengangguran dan kemiskinan meningkat pesat.

Untuk menutupi defisit dan membayar pengeluaran negara, pemerintah memilih langkah berisiko tinggi: mencetak uang baru dalam jumlah besar. Namun kebijakan ini justru memperburuk keadaan karena jumlah uang beredar naik, sedangkan barang di pasar makin sedikit.

Harga barang pun melonjak tajam. Uang kehilangan nilainya dari hari ke hari. Inflasi yang awalnya ratusan persen, berubah jadi ribuan, lalu jutaan persen. Hingga akhirnya pada 2008, inflasi Zimbabwe menembus 231 juta persen per tahun, menurut data IMF.

Kehidupan masyarakat berubah drastis. Orang membawa koper penuh uang hanya untuk membeli sepotong roti atau sebotol susu. Pegawai negeri menerima gaji miliaran dolar Zimbabwe, tapi nilainya tak cukup untuk ongkos transportasi.

Bank sentral terus mencetak uang dengan nominal makin besar, mulai dari 1 juta, 10 miliar, hingga akhirnya 100 triliun dolar Zimbabwe. Ironisnya, uang sebesar itu hanya cukup untuk membeli makanan sederhana.

Krisis ini membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap mata uang negaranya sendiri. Banyak orang mulai beralih ke barter atau menggunakan mata uang asing seperti dolar AS dan rand Afrika Selatan untuk bertahan hidup.

Pada 2009, pemerintah akhirnya menyerah. Dolar Zimbabwe resmi dihentikan, dan negara beralih ke sistem multi-mata uang. Nilai tukar resmi saat itu bahkan mencapai 1 dolar AS = 35 kuadriliun dolar Zimbabwe.

Kasus Zimbabwe menjadi pelajaran besar bagi dunia ekonomi modern: mencetak uang tanpa kendali dan tanpa dukungan sektor riil bisa menghancurkan nilai mata uang sebuah negara. Sejak itu, istilah “100 triliun dolar Zimbabwe” jadi simbol kehancuran ekonomi akibat hiperinflasi.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: afrikaCobisnisEkonomiHiperinflasiPebisnismudaZimbabwe

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan untuk Warga Flores Usai Gempa

Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan untuk Warga Flores Usai Gempa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertamina Patra Niaga bergerak merespons gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu,...

Islam Makhachev Tumbangkan Ian Garry dan Kirim Pesan ke Dunia UFC

Islam Makhachev Tumbangkan Ian Garry dan Kirim Pesan ke Dunia UFC

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Islam Makhachev berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter UFC setelah mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330....

Bertahun-Tahun di Kandang Sempit 30 Singa dan Harimau Akhirnya Diselamatkan

Bertahun-Tahun di Kandang Sempit 30 Singa dan Harimau Akhirnya Diselamatkan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 30 singa dan harimau mulai dievakuasi dari bekas Kebun Binatang Luján di Argentina. Hewan tersebut bertahun...

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

by Chodijah Febriani
August 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Kementerian Pariwisata memperluas pasar wisata edukasi...

Kepala SPPG Karanganyar Keracunan setelah Mencicipi Ayam Rempah Menu MBG

Kepala SPPG Karanganyar Keracunan setelah Mencicipi Ayam Rempah Menu MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Jati, Jaten, Karanganyar, Abra Yodha Raya, mengalami mual, muntah, dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

August 15, 2026
Abbas Araghchi

Menlu Iran Tegaskan Belum Ada Keputusan untuk Kembali Berunding dengan AS

August 15, 2026
Bahaya Makan Tengah Malam, Bisa Sebabkan Lonjakan Gula Darah

Bahaya Makan Tengah Malam, Bisa Sebabkan Lonjakan Gula Darah

August 15, 2026
Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan untuk Warga Flores Usai Gempa

Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan untuk Warga Flores Usai Gempa

August 16, 2026
Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

August 16, 2026
Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Serangan Israel di Lebanon Selatan Jadi yang Terdarah Sejak Gencatan Senjata Juni

August 16, 2026
Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Qatar Tolak Klaim Komandan Iran soal Penahanan Tiga Pilo

August 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved