• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, February 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Seberapa Aman Air Galon Anda? Penyuluhan di Duren Tiga Dorong Warga Kritis terhadap Depot Air Minum Isi Ulang

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 1, 2025
in Lifestyle
0
Seberapa Aman Air Galon Anda? Penyuluhan di Duren Tiga Dorong Warga Kritis terhadap Depot Air Minum Isi Ulang

JAKARTA, Cobisnis.com — Di tengah maraknya konsumsi air minum isi ulang, banyak warga belum menyadari bahwa air galon yang tampak jernih belum tentu aman dikonsumsi.

Terlebih, sebagian besar depot isi ulang belum sepenuhnya mematuhi standar kebersihan dan prosedur pengujian air.

Hasil pemantauan terbaru Yayasan Jiva Svastha Nusantara di Kota Bandung menunjukkan bahwa 84,9% air minum rumah tangga dan 84,7% air dari depot isi ulang (DAMIU) yang diuji di laboratorium terkontaminasi bakteri E. coli dan/atau coliform. Temuan ini mempertegas bahwa persoalan mutu air minum bersifat sistemik dan memerlukan respons edukatif yang melibatkan masyarakat luas.

Menyikapi hal ini, Yayasan Jiva Svastha Nusantara menyelenggarakan serangkaian kegiatan penyuluhan, salah satunya di Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar tentang air minum yang aman dan bagaimana menjadi konsumen yang lebih sadar risiko. Bertempat di Kantor Kelurahan

Duren Tiga, kegiatan yang merupakan bagian dari program Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu ini dihadiri oleh warga setempat, yang mayoritas merupakan anggota PKK.

Dalam sesi penyuluhan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kriteria air minum yang layak konsumsi, dampak kesehatan akibat air yang terkontaminasi, serta praktik penyimpanan air di rumah tangga yang aman. Pembahasan juga mencakup standar usaha Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU), mulai dari kebersihan fasilitas, kepatuhan administratif, hingga frekuensi pengujian laboratorium.

Wuhgini, SKM., M.A., Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa air yang tampak jernih secara fisik belum tentu bebas risiko.

“Air minum yang aman harus memenuhi tiga parameter utama: fisik, kimia, dan mikrobiologi. Untuk memastikan air bebas dari bakteri atau bahan kimia berbahaya, perlu dilakukan pengujian di laboratorium,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat dapat menilai kualitas DAMIU dari beberapa indikator sederhana: apakah depot tersebut rutin menguji airnya di laboratorium terakreditasi, memiliki

Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS), serta menjaga kebersihan lingkungan dan perilaku penjamah airnya.

Wuhgini juga menekankan agar masyarakat tidak menyimpan galon isi ulang terlalu lama, karena risiko kontaminasi meningkat seiring waktu.

“Praktik menyetok galon di rumah ataupun di depot adalah hal yang tidak dianjurkan, namun masih sering terjadi,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa konsumsi air yang tidak layak dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, kolera, hepatitis, bahkan dapat berdampak pada stunting jika terjadi dalam jangka panjang dan memengaruhi status gizi anak.Surya Putra, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, menegaskan pentingnya edukasi air minum hingga ke tingkat rumah tangga.

“Kami berharap warga bisa lebih peka terhadap apa yang dikonsumsi sehari-hari. Menjaga kebersihan dispenser, galon, atau teko air, mencuci tangan pakai sabun, dan menjadi konsumen yang berani bertanya adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar,” ujarnya.Kegiatan penyuluhan ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan penyelenggara
program, terutama terkait tantangan dalam memilih sumber air minum yang aman di tengah maraknya praktik usaha DAMIU yang belum seluruhnya memenuhi standar.

Peserta menyampaikan berbagai pengalaman sehari-hari, mulai dari ketidakpastian asal-usul air
yang dijual, hingga kekhawatiran soal depot yang tampak tidak higienis namun tetap beroperasi. Melalui diskusi ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi konsumen pasif, melainkan turut serta dalam pengawasan komunitas dan menyuarakan hak atas air minum yang layak.

Ke depan, Yayasan Jiva Svastha Nusantara berkomitmen untuk terus menjangkau lebih banyak wilayah dan kelompok masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan Puskesmas dan pemerintah daerah. Edukasi publik, advokasi kebijakan, dan pendampingan
berbasis komunitas akan tetap menjadi pilar pendekatan yayasan dalam memastikan air minum yang layak bukan hanya menjadi hak, tetapi juga kenyataan bagi seluruh warga.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: Air galonAir isi ulangAir minumcobisnis.com

Related Posts

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung...

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

by Iwan Supriyatna
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - P​T Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan realisasi pengiriman lebih 45.854 barang retail atau 17.773 kilogram selama...

Ngabuburit Jadi Seru! 8 Lokasi War Takjil Favorit Warga Ibu Kota Ramadhan 2026

Ngabuburit Jadi Seru! 8 Lokasi War Takjil Favorit Warga Ibu Kota Ramadhan 2026

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menyambut bulan suci...

8.000 Prajurit RI ke Gaza, Menlu Pastikan Keselamatan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas Utama

8.000 Prajurit RI ke Gaza, Menlu Pastikan Keselamatan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas Utama

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa pemerintah Indonesia menempatkan faktor keamanan dan kesejahteraan prajurit sebagai prioritas utama...

Ibu Tiri Diduga Siksa Bocah 12 Tahun Di Sukabumi Tewas Tubuh Lebam Dan Ada Luka Bakar

Ibu Tiri Diduga Siksa Bocah 12 Tahun Di Sukabumi Tewas Tubuh Lebam Dan Ada Luka Bakar

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang remaja laki-laki berinisial NS (12), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

February 20, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Program MBG Dinilai Perkuat Pertanian dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

February 21, 2026
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

February 21, 2026
NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

February 21, 2026
Tragedi Kekerasan Oknum Brimob di Maluku, Polri Akui Kepercayaan Publik Terluka

Tragedi Kekerasan Oknum Brimob di Maluku, Polri Akui Kepercayaan Publik Terluka

February 21, 2026
KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

February 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved