• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

RUPS Tahunan 2025, KPEI Sampaikan Laporan Kinerja Operasional dan Keuangan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 25, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
RUPS Tahunan 2025, KPEI Sampaikan Laporan Kinerja Operasional dan Keuangan

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Rapat) pada hari ini, 23 Juni 2025. Rapat dihadiri oleh seluruh pemegang saham KPEI, yaitu PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.,

PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Permata Tbk., PT Bank Maybank Indonesia Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Rapat dipimpin oleh Komisaris Utama, Hoesen, dengan didampingi oleh jajaran Komisaris, Ronald Waas dan Uriep Budhi Prasetyo. Adapun jajaran Direksi KPEI yang hadir, yaitu Direktur Utama Iding Pardi, serta Direktur Antonius Herman Azwar dan Umi Kulsum.

Dalam pemaparannya, Iding Pardi menyampaikan bahwa Rata-Rata Nilai Transaksi Harian Bursa (RNTH) tahun 2024 tercatat sebesar Rp12,87 triliun, meningkat 19,72% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan nilai RNTH tersebut, KPEI mencatatkan nilai penyelesaian transaksi sebesar Rp4,24 triliun, dengan efisiensi transaksi mencapai 57,30%. Pada layanan lainnya, selama tahun 2024, nilai transaksi Pinjam Meminjam Efek mencapai Rp54,11 miliar, sementara nilai transaksi Triparty Repo sebesar Rp531,32 miliar.

Sebagai bagian dari fungsi manajemen risiko, per akhir tahun 2024, KPEI mengelola total agunan senilai Rp33,13 triliun, yang terdiri dari Rp26,20 triliun agunan online dan Rp6,92 triliun agunan offline. Nilai Cadangan Jaminan yang dikelola KPEI juga menunjukkan peningkatan, dari Rp194,14 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp199,44 miliar di tahun 2024. Adapun total nilai Dana Jaminan tumbuh dari Rp7,74 triliun menjadi Rp8,52 triliun pada tahun 2024.

Untuk segmen Pasar Uang dan Valuta Asing (PUVA), yaitu produk Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), KPEI mencatat nilai outstanding transaksi sebesar US$22 juta per akhir 2024. Total nosional transaksi DNDF selama tahun 2024 mencapai US$382 juta, dengan posisi nett nosional sebesar US$322 juta. Dengan nilai tersebut, KPEI telah melakukan efisiensi netting sebesar 15,7%, yang diharapkan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah anggota dan transaksi PUVA. Per akhir 2024, anggota kliring PUVA tercatat sebanyak delapan bank.

Dari sisi keuangan, pendapatan KPEI tahun 2024 mencapai Rp697,12 miliar atau tumbuh 18,52% dibanding tahun sebelumnya, hal ini didorong oleh peningkatan RNTH. Sejalan dengan

peningkatan kegiatan pengembangan usaha, beban usaha meningkat sebesar 11,05% menjadi Rp512,43 miliar. KPEI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp149,17 miliar pada tahun 2024

atau naik 40,75%. Nilai laba bersih ini turut meningkatkan nilai ekuitas menjadi Rp2,51 triliun atau naik 15,67% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain kinerja operasional dan keuangan, KPEI juga berhasil mencatat berbagai pencapaian strategis selama tahun 2024, diantaranya berhasil mempertahankan 4 sertifikasi ISO, yaitu ISO 9001:2015

(Sistem Manajemen Mutu), ISO 27001:2022 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi), ISO 22301:2019 (Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha), dan ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan). KPEI juga memperoleh pengakuan sebagai Qualifying Central Counterparty (QCCP)
dari Bank Indonesia dan menambah sembilan pemegang saham baru sebagai bagian dari pengembangan usaha di segmen PUVA.

Rapat menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan, Laporan Kuangan, dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024. Rapat juga menyetujui alokasi laba bersih
tahun buku 2024 untuk Cadangan Jaminan sebesar Rp7,46 miliar dan untuk Cadangan Wajib sebesar Rp80 miliar. Selain itu, Rapat menyetujui penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit buku buku Perseroan tahun buku 2025.

Tags: cobisnis.comLaporan KeuanganPT KPEIRUPS

Related Posts

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Guru Besar UPI Nilai Program MBG Bisa Cetak Generasi Unggul

by Rizki Meirino
May 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Guru Besar Ilmu Politik dan Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, menilai program MBG memiliki...

Sumatera Kembali Gelap, Pemadaman Massal Picu Keluhan Warga

Sumatera Kembali Gelap, Pemadaman Massal Picu Keluhan Warga

by Hidayat Taufik
May 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gangguan kelistrikan melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. Peristiwa ini memengaruhi pasokan listrik...

KAI Selidiki Penyebab Lokomotif dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen

KAI Selidiki Penyebab Lokomotif dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen

by Hidayat Taufik
May 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menyelidiki penyebab tergelincirnya lokomotif dan rangkaian KA Serayu di emplasemen Stasiun...

Rutan Salemba Bongkar Upaya Penyelundupan Sabu Saat Jam Besuk

Kongres AS Soroti Besarnya Kerugian Pesawat Tempur dalam Perang Iran

by Desti Dwi Natasya
May 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Laporan terbaru Kongres Amerika Serikat mengungkap besarnya kerugian material militer AS sejak dimulainya konflik dengan Iran dalam...

Stasiun LRT Dukuh Atas Resmi Berganti Nama Jadi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia

Stasiun LRT Dukuh Atas Resmi Berganti Nama Jadi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia

by Rizki Meirino
May 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Stasiun LRT Dukuh Atas resmi berganti nama menjadi Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia mulai Jumat, 22...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menteri PKP Apresiasi Dukungan BSI terhadap Program Perumahan Nasional

Menteri PKP Apresiasi Dukungan BSI terhadap Program Perumahan Nasional

May 21, 2026
Anak Usia 5,5 Tahun Bisa Masuk SD pada 2026, Ini Syaratnya

Anak Usia 5,5 Tahun Bisa Masuk SD pada 2026, Ini Syaratnya

May 22, 2026
Astra Agro Lestari

Astra Agro Lestari Tegaskan Komitmen CSR untuk Pembangunan Berkelanjutan

May 22, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas hingga 2035

Superbank Catat Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026

May 22, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Guru Besar UPI Nilai Program MBG Bisa Cetak Generasi Unggul

May 23, 2026
Sumatera Kembali Gelap, Pemadaman Massal Picu Keluhan Warga

Sumatera Kembali Gelap, Pemadaman Massal Picu Keluhan Warga

May 22, 2026
KAI Selidiki Penyebab Lokomotif dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen

KAI Selidiki Penyebab Lokomotif dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen

May 22, 2026
Rutan Salemba Bongkar Upaya Penyelundupan Sabu Saat Jam Besuk

Kongres AS Soroti Besarnya Kerugian Pesawat Tempur dalam Perang Iran

May 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved