JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan presiden Bulgaria, Rumen Radev, diprediksi meraih kemenangan telak dalam pemilu terbaru. Hasil sementara menunjukkan partainya, Progressive Bulgaria, meraih 44,6 persen suara.
Angka ini jauh melampaui pesaing utama dalam pemilu tersebut. Selain itu, hasil ini menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam satu generasi. Kondisi ini juga berpotensi mengakhiri ketidakstabilan politik selama beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, Bulgaria menggelar delapan pemilu dalam lima tahun. Situasi tersebut mencerminkan lemahnya pemerintahan koalisi yang terus berganti. Sementara itu, koalisi pro-Eropa PP-DB hanya meraih sekitar 14,2 persen suara.
Partai GERB yang dipimpin Boyko Borissov berada di kisaran 13 persen. Dalam pidatonya, Radev menyebut kemenangan ini sebagai harapan baru. Ia juga menegaskan pentingnya perubahan bagi masyarakat Bulgaria. Namun demikian, arah kebijakan luar negeri masih menjadi sorotan.
Radev dikenal memiliki pandangan yang lebih dekat dengan Rusia. Ia bahkan mengkritik dukungan militer terhadap Ukraina. Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan energi Uni Eropa.













