• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 16, 2025
in Nasional
0
Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga rokok di banyak negara luar negeri jauh lebih mahal dibandingkan Indonesia. Kondisi ini bukan disebabkan biaya produksi yang tinggi, melainkan kebijakan pemerintah yang disengaja.

Faktor utama mahalnya rokok adalah pajak dan cukai yang tinggi. Di sejumlah negara Eropa dan Australia, pajak rokok bisa mencapai lebih dari 60 hingga 80 persen dari harga jual.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya menekan jumlah perokok. Pemerintah memanfaatkan harga mahal untuk mengurangi konsumsi rokok, terutama di kalangan generasi muda.

Selain pajak, negara-negara tersebut memiliki kebijakan kesehatan publik yang ketat. Rokok dianggap sebagai penyebab utama beban biaya kesehatan jangka panjang.

Biaya pengobatan penyakit akibat rokok dinilai lebih besar dibandingkan pendapatan dari industri tembakau. Karena itu, harga tinggi dipakai sebagai alat pengendalian konsumsi.

Aturan ketat juga memengaruhi harga rokok. Banyak negara melarang iklan rokok, menerapkan kemasan polos, serta mewajibkan peringatan kesehatan besar di bungkus rokok.

Biaya kepatuhan terhadap regulasi tersebut ikut dibebankan ke harga jual. Produsen harus menyesuaikan proses produksi dan distribusi sesuai standar pemerintah.

Faktor daya beli masyarakat juga berperan. Di negara dengan pendapatan per kapita tinggi, harga rokok disesuaikan agar tetap memberi efek jera bagi konsumen.

Pemerintah juga menggunakan harga mahal sebagai strategi sosial. Dengan rokok sulit dijangkau, angka perokok pemula diharapkan terus menurun.

Secara keseluruhan, mahalnya rokok di luar negeri merupakan hasil kombinasi kebijakan fiskal, kesehatan, dan sosial, bukan semata-mata faktor pasar.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisEkonomi globalHarga rokokKebijakan KesehatanPajak RokokPebisnismuda

Related Posts

Pertumbuhan Thailand Terendah 30 Tahun, Dunia Usaha Cemas

Pertumbuhan Thailand Terendah 30 Tahun, Dunia Usaha Cemas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Thailand diproyeksikan mengalami perlambatan serius pada 2026 dengan tingkat pertumbuhan terendah dalam hampir tiga dekade terakhir....

Penembakan Saat Pemakaman di Gereja Mormon, 2 Orang Tewas

Penembakan Saat Pemakaman di Gereja Mormon, 2 Orang Tewas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aksi penembakan terjadi di luar sebuah gereja Mormon di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, saat upacara...

KAI Gaspol Angkut Batu Bara Demi Listrik Aman Selama Nataru

KAI Gaspol Angkut Batu Bara Demi Listrik Aman Selama Nataru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja angkutan logistik yang solid selama periode libur Natal dan Tahun...

Rights Issue PANI Tuntas, Rp15,7 T Digelontorkan ke Grup Usaha

Rights Issue PANI Tuntas, Rp15,7 T Digelontorkan ke Grup Usaha

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menuntaskan penyerapan dana hasil Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan...

Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chen Zhi, buronan paling dicari di Asia yang diduga menjadi dalang jaringan penipuan global, ditangkap di Kamboja...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Prediksi Gila tapi Masuk Akal: Skenario Pasar Saham di 2026

Akhirnya Pecah! IHSG Resmi Sentuh Level 9.000

January 8, 2026
Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

January 8, 2026
Rights Issue PANI Tuntas, Rp15,7 T Digelontorkan ke Grup Usaha

Rights Issue PANI Tuntas, Rp15,7 T Digelontorkan ke Grup Usaha

January 8, 2026
BNI Gulirkan Program Restrukturisasi Kredit bagi Nasabah Terdampak Bencana di Sumatra

Perluas Inklusi Keuangan, BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima

January 9, 2026
Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

January 9, 2026
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved