• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Risiko Resesi Global Meningkat di Tengah Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Risiko Resesi Global Meningkat di Tengah Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi global menghadapi tekanan baru seiring meningkatnya tarif perdagangan dan ketidakpastian kebijakan di negara-negara besar. OECD memperingatkan tren perlambatan yang dapat menggeser prospek pertumbuhan ke level resesi teknis pada 2026.

OECD melaporkan bahwa pertumbuhan dunia yang mencapai 3,3% pada 2024 berpotensi melandai menjadi 3,2% di 2025 dan 2,9% pada 2026. Angka ini mendekati ambang resesi global teknis yang biasanya berada di bawah 2,5%.

Peningkatan tarif perdagangan antara negara-negara utama, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok, telah memperlambat arus barang, jasa, serta modal lintas batas. Situasi ini melemahkan ekspor manufaktur, khususnya dari negara berkembang di Asia.

Selain itu, ketidakpastian kebijakan ekonomi memperburuk sentimen investor. Perubahan kebijakan fiskal dan moneter di Eropa serta arah strategi industri Tiongkok membuat aliran investasi asing lebih berhati-hati.

Pasar keuangan internasional ikut terpengaruh. Lonjakan volatilitas dan potensi arus modal keluar menekan negara berkembang yang bergantung pada dana asing, termasuk di Asia Tenggara.

Dari sisi komoditas, perlambatan permintaan global dapat menekan harga minyak, batu bara, dan logam. Hal ini berpotensi melemahkan pendapatan ekspor negara penyuplai, termasuk Indonesia.

Meski demikian, ekonomi berbasis konsumsi domestik diprediksi lebih tahan. Negara yang mampu menjaga daya beli masyarakatnya masih punya ruang pertumbuhan meski ekspor terguncang.

Namun, risiko inflasi tetap mengintai. Jika harga pangan global naik bersamaan dengan volatilitas keuangan, bank sentral di banyak negara harus menahan suku bunga tinggi, yang bisa mengurangi ruang bagi konsumsi dan investasi.

Keseimbangan kebijakan menjadi kunci. Koordinasi fiskal dan moneter dibutuhkan agar negara tidak hanya fokus pada stabilisasi jangka pendek, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang.

OECD menekankan bahwa tanpa langkah perbaikan, kombinasi tarif tinggi dan ketidakpastian kebijakan akan meningkatkan risiko perlambatan yang menyeret ekonomi global menuju resesi teknis.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisEkonomi globalpasar keuanganPebisnismudaResesi

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved