• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Rest Area Cibubur Square Akan Menjadi Rest Area Pertama di Dunia yang Memiliki Fasilitas Bio-Conversion Organic

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 14, 2022
in Industri
0
Rest Area Cibubur Square Akan Menjadi Rest Area Pertama di Dunia yang Memiliki Fasilitas Bio-Conversion Organic

JAKARTA, Cobisnis.com – Berdasarkan laporan Barilla Center Food And Nutritions, Indonesia menduduki urutan kedelapan di antara negara-negara G20 yang menghasilkan sampah terbanyak. Orang Indonesia tercatat menghasilkan sampah sisa makanan sebanyak 121 kg per orang per tahun. Sampah makanan dari Indonesia didominasi oleh sampah rumah tangga sebesar 77 kg per orang dalam setahun.

Persoalan tentang sampah semakin kompleks seiring dengan pertambahan penduduk. Hal tersebut tentu membutuhkan inovasi baru serta cara yang kreatif guna mengatasi permasalahan yang tergolong serius ini.

Korindo Group bekerja sama dengan Forest For Life Indonesia (FFLI) dalam membangun tempat pengolahan sampah organik dengan menggunakan teknik Bio-Conversion BSF (Black Soldier Fly/ Lalat Tentara Hitam) yang berlokasi di Rest Area Cibubur Square, Jakarta. 

Untuk mendukung penuh inkubasi proyek Pengolahan Sampah Organik Bio-Conversion ini Korindo memberikan bantuan hibah dana kepada FFLI untuk melaksanakan proyek pengolahan sampah ini. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak dilakukan pada Senin (13/6).

 

“Semua keperluan program sudah disiapkan, baik dari segi lokasi hingga ketersediaan limbah organik yang akan diolah dan diurai. Nantinya lokasi tersebut akan menjadi Rest Area pertama di dunia yang memiliki Bio-Conversion Organic,” ucap Sekjen Yayasan Korindo Seo Jeongsik, dalam sambutannya pada seremoni penandatanganan MoU. 

Melalui konsep circular-economy atau berpedoman pada prinsip mengurangi sampah dan memaksimalkan sumber daya yang ada, Bio-Conversion Organic menggunakan Lalat Tentara Hitam yang berpotensi membuat prospek ekonomi baru, dengan mengubah sampah organik menjadi pupuk dan protein.

“Kami berkomitmen dengan hibah yang diperoleh dari Korindo ini dapat lebih membantu kita dalam memajukan masyarakat. Selain itu, hal ini juga akan meyakinkan mereka bahwa Bio-Conversion Organic merupakan cara paling murah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah sampah,” tandas Hadi Pasaribu Ketua FFLI.

Proyek Bio-Conversion Organic dengan menggunakan Lalat Tentara Hitam yang berlokasi di Rest Area Cibubur Square merupakan proyek kedua yang dijalankan Yayasan Korindo bersama dengan FFLI. Sebelumnya pada tahun 2018 silam, Korindo Group dan FFLI juga telah membangun pengelolaan sampah organik serupa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hingga saat ini baik FFLI dan Korindo Group masih tetap memantau perkembangan proyek Bio-Conversion Organic di Lombok. Maka tak heran jika proyek ini dijadikan salah satu prototype penanganan sampah di pulau yang berjuluk “Pulau Seribu Masjid”.

“Apa yang kita kembangkan saat ini telah menjadi prototype untuk pengembangan penanganan sampah di Lombok. Bahkan, pemerintah NTB telah secara khusus membentuk struktur organisasi berupa UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) untuk pengolahan sampah,” sebut Hadi. 

Sedikit informasi Bio-Conversion Organic dengan menggunakan Lalat Tentara Hitam relatif aman bagi lingkungan. Dari sekitar 800 jenis yang ada di muka bumi, Lalat Tentara Hitam merupakan jenis yang paling berbeda, karena tidak bersifat patogen atau membawa agen penyakit.

Siklus hidup lalat jenis ini total hanya 40-45 hari, mulai dari telur sampai ke lalat dewasa. Seekor lalat betina biasanya menghasilkan 500-900 butir telur. Untuk 1 gram telur, akan mampu menghasilkan 3-4 kg maggot atau larva. Pada fase inilah larva mengurai sampah-sampah organik.

Setelah larva optimal mengurai sampah organik, larva-larva itu bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, seperti ikan atau ayam. Larva Lalat Tentara Hitam kaya akan asam amino dan protein sebesar 40%.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: BSFCobisnisKorindoPT NH Korindo

Related Posts

Harry Kane

Harry Kane Bidik 100 Gol Bersama Inggris

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harry Kane belum puas meski sudah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Inggris. Penyerang berusia 33...

Tesla mengamankan fasilitas kredit senilai US$30 miliar untuk mendukung pengembangan Cybercab, robot Optimus, dan Tesla Semi.

Tesla Amankan Kredit US$30 Miliar untuk Robot

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tesla berhasil mengamankan fasilitas kredit baru senilai US$30 miliar yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan Cybercab, robot...

PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

by Rizki Meirino
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) pada Semester I...

John Herdman (Foto: PSSI)

John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Siap Lawan Bangladesh

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memastikan skuad Garuda fokus menghadapi Bangladesh pada pertandingan ketiga Grup A FIFA...

Aston Villa dan Tottenham Hotspur memantau Gianluca Prestianni, tetapi Benfica berencana memperpanjang kontrak winger Argentina tersebut.

Villa dan Tottenham Sulit Dapatkan Prestianni

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aston Villa dan Tottenham Hotspur mendapat kendala dalam upaya memburu winger Benfica, Gianluca Prestianni, yang mulai mereka...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Bappenas memperkirakan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2025 mencapai Rp2,7–4,7 triliun sekaligus mulai menyusun desain besar industri olahraga nasional.

MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi Rp4,7 Triliun

September 30, 2026
Minum Air Kemasan - pexels/ Mart Production

Penelitian: Bahaya Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan, Bisa Masuk ke Aliran Darah

September 30, 2026
Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026, Sebanyak 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun

September 30, 2026
Kabinet Merah Putih Dirombak, Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat

Kabinet Merah Putih Dirombak, Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat

October 1, 2026
Harry Kane

Harry Kane Bidik 100 Gol Bersama Inggris

October 1, 2026
Tesla mengamankan fasilitas kredit senilai US$30 miliar untuk mendukung pengembangan Cybercab, robot Optimus, dan Tesla Semi.

Tesla Amankan Kredit US$30 Miliar untuk Robot

October 1, 2026
Listyo Sigit Jadi Kapolri Terlama Era Reformasi, Suyudi Menggantikan

Listyo Sigit Jadi Kapolri Terlama Era Reformasi, Suyudi Menggantikan

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved