• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, February 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 15, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Cobisnis.com – China dan 14 negara lain sepakat membentuk blok perdagangan bebas terbesar di dunia, yang mencakup hampir sepertiga dari semua aktivitas ekonomi global. Banyak orang di Asia mengharapkan kesepakatan ini segera berdampak dan membantu percepatan pemulihan ekonomi dari pandemi virus Corona.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ditandatangani secara virtual pada Minggu (15 November 2020) di sela-sela KTT tahunan 10 negara Asia Tenggara (ASEAN).

Para pemimpin negara RCEP yang hadir bersama menteri perdagangan negara masing-masing menandatangani salinan perjanjian yang kemudian ditunjukkan dengan penuh antusias ke arah kamera dan awak media.

“RCEP akan diratifikasi oleh negara-negara yang ikut menandatangani dan segera berlaku. RCEP berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid,” kata PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, yang menjadi tuan rumah upacara tersebut sekaligus sebagai ketua ASEAN.

RCEP akan menerapkan tarif rendah pada perdagangan antar negara anggota dan akan semakin rendah dari waktu ke waktu. Mekanisme ini akan menyumbang 30 persen dari ekonomi global, 30 persen dari populasi global dan mencapai 2,2 miliar konsumen.

“RCEP akan membantu mengurangi atau menghapus tarif pada produk industri dan pertanian dan menetapkan aturan untuk transmisi data,” kata Luong Hoang Thai, kepala Departemen Kebijakan Perdagangan Multilateral di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam.

Selain 10 negara ASEAN, perjanjian RCEP mencakup China, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru, tetapi tidak termasuk raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS). Kosongnya posisi AS membuka pintu bagi India untuk bisa bergabung RCEP. India sebelumnya keluar karena pertimbangan oposisi domestik terhadap persyaratan pembukaan maupun peluang pasarnya.

“Setelah delapan tahun bernegosiasi dengan darah, keringat dan air mata, kami akhirnya sampai pada titik di mana kami bersama-sama menyegel Perjanjian RCEP,” kata Menteri Perdagangan Malaysia Mohamed Azmin Ali.

Kesepakatan itu mengirimkan sinyal bahwa negara-negara RCEP telah memilih “untuk membuka pasarnya ketimbang menggunakan tindakan proteksionis selama masa sulit pandemi”.

Bagi China, RCEP ibarat peluang baru karena Beijing merupakan pasar terbesar di kawasan RCEP dengan lebih dari 1,3 miliar penduduk.

Gareth Leather, ekonom senior Asia untuk Capital Economics, mengatakan RCEP memungkinkan Beijing untuk menjadikan dirinya sebagai “juara globalisasi dan kerja sama multilateral” sekaligus memberinya pengaruh yang lebih besar atas aturan yang mengatur perdagangan regional.

AS absen dari RCEP dan kesepakatan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) 11 negara yang ditarik oleh Presiden AS Donald Trump. Banyak para analis skeptis Biden akan berusaha keras untuk bergabung kembali dengan pakta TTP atau menarik sanksi perdagangan AS yang dijatuhkan pada China oleh pemerintahan Trump.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, menyampaikan dukungan tegas untuk “memperluas zona ekonomi yang bebas dan adil, termasuk kemungkinan kembalinya India ke kesepakatan RCEP di masa depan serta berharap mendapatkan dukungan dari negara-negara lain”.

Perjanjian RCEP cukup longgar untuk disesuaikan dengan kebutuhan negara anggota yang berbeda-beda seperti Myanmar, Singapura, Vietnam dan Australia. Tidak seperti Uni Eropa yang tidak menetapkan standar terpadu tentang ketenagakerjaan dan lingkungan atau berkomitmen pada negara-negara untuk membuka layanan dan area rentan ekonomi lainnya.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: Cobisnisekonomi duniaRCEP

Related Posts

Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gubernur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan percepatan distribusi bahan pokok setelah menemukan sejumlah harga komoditas dijual di atas...

Tren Gamis Bernama Unik Ramaikan Pasar Tanah Abang Jelang Lebaran

Tren Gamis Bernama Unik Ramaikan Pasar Tanah Abang Jelang Lebaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Ramadan 2026, geliat penjualan busana muslim mulai terasa di pusat grosir Tanah Abang. Para pedagang menghadirkan...

Aksi Maling Motor Berkedok Pemulung di Bekasi Barat Terekam CCTV

Aksi Maling Motor Berkedok Pemulung di Bekasi Barat Terekam CCTV

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pencurian sepeda motor dengan modus penyamaran sebagai pemulung terjadi di wilayah Bekasi Barat, Kota Bekasi. Pelaku...

7 Koper Turis Thailand Hilang di Bromo, Kerugian Tembus Rp 108 Juta

7 Koper Turis Thailand Hilang di Bromo, Kerugian Tembus Rp 108 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pencurian menimpa rombongan wisatawan mancanegara asal Thailand saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo,...

Mudik Lebaran 2026 Mulai Ramai, 191 Ribu Tiket KA Yogya Ludes Terjual

Mudik Lebaran 2026 Mulai Ramai, 191 Ribu Tiket KA Yogya Ludes Terjual

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Semangat mudik Lebaran 2026 mulai terasa. Hingga Kamis siang, 19 Februari 2026, sebanyak 191.828 tiket kereta api...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

February 20, 2026
Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Viral di Media Sosial, Ketegangan Knetz vs SEAblings Soroti Identitas dan Diskriminasi Digital

February 20, 2026
BEI

BEI Catat Obligasi Energi Mega Persada Rp 1,15 Triliun, IHSG Menguat 0,72 Persen Sepekan

February 21, 2026
Raja Charles Jauhkan Diri dari Andrew, Keluarga Kerajaan Inggris Hadapi Krisis Terbesar Sejak Wafatnya Diana

Raja Charles Jauhkan Diri dari Andrew, Keluarga Kerajaan Inggris Hadapi Krisis Terbesar Sejak Wafatnya Diana

February 21, 2026
Selama Ramadan, Siswa di Sigi Tetap Dapat MBG

Selama Ramadan, Siswa di Sigi Tetap Dapat MBG

February 21, 2026
Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

February 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved