JAKARTA, Cobisnis.com – Ratu Camilla menyampaikan penghormatan terakhir kepada novelis Inggris Jeffrey Archer yang meninggal dunia pada awal pekan ini, meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan para pembacanya.
Camilla, yang mendirikan Queen’s Reading Room dan bersahabat dengan Archer, mengenang kehidupan sang penulis yang penuh warna serta kerap menghadirkan kejutan seperti cerita dalam novel-novelnya.
“Jarang sekali penulis menjalani kehidupan yang begitu kaya, beragam, dan penuh warna layaknya karakter-karakter dalam buku mereka, atau dengan begitu banyak kejutan alur cerita yang gak terduga,” kata Ratu Camilla, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (9/10/2026).
Ratu Camilla mengakui Archer bukan sosok tanpa cela, tetapi teman-temannya akan mengenangnya sebagai pribadi dengan semangat hidup yang tidak pernah padam.
Ia juga menyebut Archer sebagai sosok yang luar biasa hingga akhir hayatnya, sekaligus mengungkapkan kesedihan atas kabar kematian sang novelis yang datang menjelang penerbitan karya terakhirnya.
“Rasa sedih saat mendengar kabar kematiannya kemarin. Tepat menjelang penerbitan karya terakhirnya, dan gak lama setelah tampil di acara Queen’s Reading Room Festival milik saya,” ujar Camilla.
Ia menutup pesannya dengan kenangan personal tentang hal-hal yang disukai Archer.
“Ke mana pun halaman berikutnya membawa langkahnya, saya yakin di sana akan tersedia sampanye dan Shepherd’s Pie yang berlimpah,” sambungnya.
Selama lima dekade berkarier, Archer menjual lebih dari 300 juta buku, termasuk karya populer Kane and Abel dan seri Clifton Chronicles.
Penerbit HarperCollins menyatakan Archer meninggal dunia secara mendadak dan tenang di rumahnya pada awal pekan ini.
Archer lahir di London bagian utara pada 1940 dan mulai menekuni karier politik sebelum dikenal luas sebagai novelis. Ia pernah menjadi anggota parlemen dari Partai Konservatif selama lima tahun, kemudian menjabat sebagai wakil ketua partai tersebut. Pada 1992, ia menjadi anggota House of Lords.
Novel terakhirnya, Adam and Eve, diterbitkan pada 6 Oktober 2026, sehari setelah kematiannya. Kepergian Archer menutup perjalanan karier selama lima dekade yang menghasilkan lebih dari 300 juta buku terjual di seluruh dunia.













