• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rahasia Tetap Tenang di Tengah Masalah

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
August 29, 2026
in Lifestyle
0
Sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu seseorang tetap tenang di tengah situasi sulit, mulai dari mengelola emosi hingga mengatur energi.

Sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu seseorang tetap tenang di tengah situasi sulit, mulai dari mengelola emosi hingga mengatur energi.

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada orang yang tetap terlihat tenang ketika menghadapi masalah, konflik, maupun tekanan, bukan karena tidak memiliki emosi, melainkan karena mampu mengelola respons terhadap keadaan.

Dalam sebuah video di kanal YouTube Murupuy, dibahas sejumlah kebiasaan yang dapat membantu seseorang membangun ketenangan dan ketahanan mental dalam menghadapi berbagai situasi.

“Faktanya dia bukan tanpa rasa, tapi dia punya kebiasaan yang bikin dia tetap tenang,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy, Sabtu (29/8/2026).

Kebiasaan pertama adalah tidak reaktif, tetapi reflektif.

Orang yang tenang tidak terburu-buru memberikan respons ketika menghadapi situasi yang memancing emosi.

Mereka memberikan jeda untuk menarik napas, memahami perasaan, kemudian menentukan respons yang paling tepat.

Kebiasaan sederhana ini dapat dimulai dari hal kecil, seperti tidak langsung membalas pesan ketika sedang marah atau menghitung beberapa detik sebelum menjawab perkataan yang menyakitkan.

“Semakin sering lu reflektif, semakin lu kenal dengan emosi lu sendiri dan itu bikin lu jadi lebih bijak,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy.

Kedua, memiliki dialog batin yang sehat.

Orang yang tenang tidak membiarkan pikirannya terus dipenuhi suara negatif ketika menghadapi kegagalan atau masalah.

Sebaliknya, mereka belajar berbicara kepada diri sendiri dengan cara yang lebih menenangkan, seperti mengingatkan bahwa masalah hanya merupakan sebuah fase dan masih dapat dihadapi.

Kebiasaan ini dapat dilatih melalui journaling atau refleksi untuk membedakan antara fakta, asumsi, dan ketakutan yang muncul dalam pikiran.

Ketiga, tidak mengejar validasi dari orang lain.

Orang yang mengenal dirinya tidak mudah goyah hanya karena melihat pencapaian orang lain atau mendapatkan penilaian negatif.

Mereka lebih memilih berpegang pada nilai hidup seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan komitmen.

“Karena yang tenang adalah yang tulus dan yang tulus adalah yang enggak butuh tepuk tangan buat terus maju,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy.

Keempat, memiliki rutinitas yang menjadi pegangan.

Ketenangan tidak hanya dibangun melalui pola pikir, tetapi juga melalui rutinitas sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Rutinitas seperti bangun lebih pagi, menulis hal yang disyukuri, berjalan kaki, berolahraga ringan, atau meluangkan beberapa menit tanpa memegang ponsel dapat memberikan ruang untuk menenangkan pikiran.

Kelima, tidak menghindari rasa takut.

Orang yang tenang bukan berarti tidak pernah takut.

Mereka tetap merasakan kecemasan ketika menghadapi tantangan, tetapi tidak membiarkan rasa takut menentukan langkah yang harus diambil.

“Takut itu sinyal. Kadang tanda lu lagi keluar dari zona nyaman,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy.

Karena itu, keberanian dapat dilatih dengan menghadapi ketakutan secara bertahap, dimulai dari langkah kecil.

Keenam, mengetahui apa yang bisa dikontrol dan apa yang harus dilepas.

Tidak semua keadaan dapat dikendalikan, termasuk tindakan, perkataan, maupun keputusan orang lain.

Orang yang tenang memilih memusatkan energi pada hal-hal yang masih berada dalam kendalinya, seperti respons, sikap, keputusan, fokus, dan cara mengelola emosi.

“Lu enggak bisa kontrol ombak, tapi lu bisa siapin kapal,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy.

Ketujuh, mampu mengatur energi diri.

Ketenangan juga berkaitan dengan kondisi fisik dan lingkungan seseorang.

Kurang tidur, kelelahan, terlalu banyak memberi tanpa beristirahat, hingga terus berada di lingkungan yang menguras energi dapat membuat seseorang lebih mudah kehilangan kendali atas emosinya.

Karena itu, menjaga waktu istirahat, memilih lingkungan yang sehat, serta mengetahui kapan harus berhenti menjadi bagian penting dalam menjaga ketenangan.

Pada akhirnya, kehidupan tidak akan selalu berjalan sesuai keinginan dan situasi di luar diri tidak selalu dapat dikendalikan.

Namun, seseorang tetap dapat belajar mengendalikan cara dirinya merespons keadaan.

“Jangan tunggu situasi tenang buat jadi tenang. Justru lu harus jadi pusat ketenangan itu,” dikutip dari kanal YouTube Murupuy.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cara tetap tenangkebiasaan orang tenangketenangan dirimengelola emosi

Related Posts

Belajar Mengelola Emosi dan Pantang Menyerah dari Gustavo Fring

Belajar Mengelola Emosi dan Pantang Menyerah dari Gustavo Fring

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perasaan mudah menyerah, tidak percaya diri, hingga gampang terpancing emosi disebut sebagai pola yang bisa dilatih untuk...

Sakit Hati Bukan Selalu Soal Orang Lain, Ini Penjelasan Gobind Vashdev

Sakit Hati Bukan Selalu Soal Orang Lain, Ini Penjelasan Gobind Vashdev

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sakit hati sering kali membuat seseorang fokus pada kesalahan orang lain. Namun, Gobind Vashdev mengatakan ada hal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved