• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Hubungan keluarga mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menjadi sorotan setelah putri tertuanya menuduh saudara tirinya menipu 17 pria separuhnya diduga masih kerabat untuk direkrut bertempur bagi Rusia di Ukraina. Kasus ini menyoroti meningkatnya perekrutan warga Afrika ke dalam pasukan Rusia akibat kekurangan personel, serta hubungan historis antara Moskow dan para veteran African National Congress (ANC), partai yang pernah diikuti Zuma.

Zuma, 83, yang pernah mendapat pelatihan militer di Uni Soviet pada masa apartheid, mundur dari jabatannya pada 2018 karena skandal korupsi dan dikeluarkan dari partai pada 2024.

Duduzile Zuma-Sambudla, 43, salah satu dari hampir dua lusin anak Zuma, dikenal sebagai pendukung kuat Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengundurkan diri dari parlemen pekan lalu setelah laporan kriminal diajukan oleh saudara tirinya, Nkosazana Zuma-Mncube.

Investigasi pemerintah mengungkap bahwa 17 warga yang kini terjebak di wilayah Donbas, Ukraina, telah “dipikat untuk bergabung dengan pasukan bayaran dalam perang Ukraina-Rusia dengan dalih kontrak pekerjaan menguntungkan.” Keluarga para pria tersebut melaporkan bahwa mereka mengira akan mendapatkan pelatihan keamanan atau pekerjaan legal.

Zuma-Mncube menuduh Zuma-Sambudla dan dua orang lainnya berperan dalam menyesatkan para pria itu. Zuma-Sambudla tidak memberikan tanggapan publik. Di Afrika Selatan, bergabung dengan militer asing tanpa izin pemerintah adalah tindakan ilegal. Partai oposisi Democratic Alliance juga telah mengajukan tuntutan pidana tambahan.

Zuma-Sambudla saat ini menghadapi dakwaan terpisah atas dugaan penghasutan terorisme dan kekerasan publik terkait kerusuhan mematikan tahun 2021, meskipun ia mengaku tidak bersalah.

Menurut penjelasan Chris Hattingh dari Democratic Alliance, para korban mengaku “sepenuhnya disesatkan” dengan janji pelatihan keamanan dan pengembangan diri. Sesampainya di Rusia, pakaian dan paspor mereka diduga dibakar, ponsel disita, dan komunikasi terputus sepenuhnya.

Dalam pembelaannya melalui affidavit, Zuma-Sambudla mengklaim dirinya juga ditipu oleh seseorang bernama “Khoza” yang mengaku memiliki akses ke program pelatihan paramiliter legal. Ia mengatakan pernah mengikuti pelatihan tersebut di Rusia selama sebulan tanpa terlibat pertempuran, sehingga ia percaya program itu sah. Ia kemudian merekomendasikan 22 orang lainnya termasuk kerabat untuk ikut serta. Dari mereka, 17 kini dilaporkan berada di Donetsk Utara sebagai bagian dari pasukan Rusia.

Ia menegaskan bahwa ia sendiri “dimanipulasi” dan berjanji bekerja sama penuh dengan otoritas. Polisi Afrika Selatan tengah menyelidiki kemungkinan tindak pidana, termasuk perdagangan manusia, perekrutan ilegal, eksploitasi, hingga penipuan.

Sementara itu, Rusia membantah memiliki informasi terkait warga Afrika Selatan tersebut dan menunggu permintaan resmi dari Pretoria.

Fenomena ini terjadi di tengah meningkatnya laporan bahwa lebih dari 1.400 warga dari 36 negara Afrika kini bertempur untuk Rusia di Ukraina, banyak di antaranya dikirim ke serangan garis depan dengan risiko kematian tinggi. Kehilangan personel Rusia sangat besar, dan intelijen Barat memperkirakan lebih dari satu juta korban sejak invasi 2022.

Kasus serupa juga terjadi di Kenya, di mana ratusan warganya dilaporkan terjebak di Rusia setelah dijanjikan pekerjaan. Para analis menilai bahwa jaringan perekrutan melibatkan scammer media sosial dan pihak Rusia, menawarkan visa cepat, gaji hingga USD 2.500, serta layanan kesehatan gratis untuk menarik kandidat.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: AfrikaSelatancobisnis.comMercenaryRecruitmentRusiaUkrainaZumaFamily

Related Posts

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan...

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemenhaj menyambut kebijakan Arab Saudi untuk menutup celah percaloan dalam pengadaan layanan haji dan memastikan pelayanan jemaah...

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah kabar rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan ramai...

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari....

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya paket perjalanan ibadah haji 2027 bagi calon jemaah asal Singapura mengalami penurunan hingga hampir 30 persen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

November 7, 2026
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

November 7, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved