• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Hubungan keluarga mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menjadi sorotan setelah putri tertuanya menuduh saudara tirinya menipu 17 pria separuhnya diduga masih kerabat untuk direkrut bertempur bagi Rusia di Ukraina. Kasus ini menyoroti meningkatnya perekrutan warga Afrika ke dalam pasukan Rusia akibat kekurangan personel, serta hubungan historis antara Moskow dan para veteran African National Congress (ANC), partai yang pernah diikuti Zuma.

Zuma, 83, yang pernah mendapat pelatihan militer di Uni Soviet pada masa apartheid, mundur dari jabatannya pada 2018 karena skandal korupsi dan dikeluarkan dari partai pada 2024.

Duduzile Zuma-Sambudla, 43, salah satu dari hampir dua lusin anak Zuma, dikenal sebagai pendukung kuat Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengundurkan diri dari parlemen pekan lalu setelah laporan kriminal diajukan oleh saudara tirinya, Nkosazana Zuma-Mncube.

Investigasi pemerintah mengungkap bahwa 17 warga yang kini terjebak di wilayah Donbas, Ukraina, telah “dipikat untuk bergabung dengan pasukan bayaran dalam perang Ukraina-Rusia dengan dalih kontrak pekerjaan menguntungkan.” Keluarga para pria tersebut melaporkan bahwa mereka mengira akan mendapatkan pelatihan keamanan atau pekerjaan legal.

Zuma-Mncube menuduh Zuma-Sambudla dan dua orang lainnya berperan dalam menyesatkan para pria itu. Zuma-Sambudla tidak memberikan tanggapan publik. Di Afrika Selatan, bergabung dengan militer asing tanpa izin pemerintah adalah tindakan ilegal. Partai oposisi Democratic Alliance juga telah mengajukan tuntutan pidana tambahan.

Zuma-Sambudla saat ini menghadapi dakwaan terpisah atas dugaan penghasutan terorisme dan kekerasan publik terkait kerusuhan mematikan tahun 2021, meskipun ia mengaku tidak bersalah.

Menurut penjelasan Chris Hattingh dari Democratic Alliance, para korban mengaku “sepenuhnya disesatkan” dengan janji pelatihan keamanan dan pengembangan diri. Sesampainya di Rusia, pakaian dan paspor mereka diduga dibakar, ponsel disita, dan komunikasi terputus sepenuhnya.

Dalam pembelaannya melalui affidavit, Zuma-Sambudla mengklaim dirinya juga ditipu oleh seseorang bernama “Khoza” yang mengaku memiliki akses ke program pelatihan paramiliter legal. Ia mengatakan pernah mengikuti pelatihan tersebut di Rusia selama sebulan tanpa terlibat pertempuran, sehingga ia percaya program itu sah. Ia kemudian merekomendasikan 22 orang lainnya termasuk kerabat untuk ikut serta. Dari mereka, 17 kini dilaporkan berada di Donetsk Utara sebagai bagian dari pasukan Rusia.

Ia menegaskan bahwa ia sendiri “dimanipulasi” dan berjanji bekerja sama penuh dengan otoritas. Polisi Afrika Selatan tengah menyelidiki kemungkinan tindak pidana, termasuk perdagangan manusia, perekrutan ilegal, eksploitasi, hingga penipuan.

Sementara itu, Rusia membantah memiliki informasi terkait warga Afrika Selatan tersebut dan menunggu permintaan resmi dari Pretoria.

Fenomena ini terjadi di tengah meningkatnya laporan bahwa lebih dari 1.400 warga dari 36 negara Afrika kini bertempur untuk Rusia di Ukraina, banyak di antaranya dikirim ke serangan garis depan dengan risiko kematian tinggi. Kehilangan personel Rusia sangat besar, dan intelijen Barat memperkirakan lebih dari satu juta korban sejak invasi 2022.

Kasus serupa juga terjadi di Kenya, di mana ratusan warganya dilaporkan terjebak di Rusia setelah dijanjikan pekerjaan. Para analis menilai bahwa jaringan perekrutan melibatkan scammer media sosial dan pihak Rusia, menawarkan visa cepat, gaji hingga USD 2.500, serta layanan kesehatan gratis untuk menarik kandidat.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: AfrikaSelatancobisnis.comMercenaryRecruitmentRusiaUkrainaZumaFamily

Related Posts

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan memberikan pernyataan kepada publik pada Minggu (18/10/2026) pukul 18.00 GMT. Pidato tersebut...

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Demonstrasi besar-besaran untuk memprotes tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, berujung kerusuhan. Sejumlah toko bermerek mewah menjadi...

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada...

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

October 18, 2026
WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

October 18, 2026
Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved