• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Hubungan keluarga mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menjadi sorotan setelah putri tertuanya menuduh saudara tirinya menipu 17 pria separuhnya diduga masih kerabat untuk direkrut bertempur bagi Rusia di Ukraina. Kasus ini menyoroti meningkatnya perekrutan warga Afrika ke dalam pasukan Rusia akibat kekurangan personel, serta hubungan historis antara Moskow dan para veteran African National Congress (ANC), partai yang pernah diikuti Zuma.

Zuma, 83, yang pernah mendapat pelatihan militer di Uni Soviet pada masa apartheid, mundur dari jabatannya pada 2018 karena skandal korupsi dan dikeluarkan dari partai pada 2024.

Duduzile Zuma-Sambudla, 43, salah satu dari hampir dua lusin anak Zuma, dikenal sebagai pendukung kuat Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengundurkan diri dari parlemen pekan lalu setelah laporan kriminal diajukan oleh saudara tirinya, Nkosazana Zuma-Mncube.

Investigasi pemerintah mengungkap bahwa 17 warga yang kini terjebak di wilayah Donbas, Ukraina, telah “dipikat untuk bergabung dengan pasukan bayaran dalam perang Ukraina-Rusia dengan dalih kontrak pekerjaan menguntungkan.” Keluarga para pria tersebut melaporkan bahwa mereka mengira akan mendapatkan pelatihan keamanan atau pekerjaan legal.

Zuma-Mncube menuduh Zuma-Sambudla dan dua orang lainnya berperan dalam menyesatkan para pria itu. Zuma-Sambudla tidak memberikan tanggapan publik. Di Afrika Selatan, bergabung dengan militer asing tanpa izin pemerintah adalah tindakan ilegal. Partai oposisi Democratic Alliance juga telah mengajukan tuntutan pidana tambahan.

Zuma-Sambudla saat ini menghadapi dakwaan terpisah atas dugaan penghasutan terorisme dan kekerasan publik terkait kerusuhan mematikan tahun 2021, meskipun ia mengaku tidak bersalah.

Menurut penjelasan Chris Hattingh dari Democratic Alliance, para korban mengaku “sepenuhnya disesatkan” dengan janji pelatihan keamanan dan pengembangan diri. Sesampainya di Rusia, pakaian dan paspor mereka diduga dibakar, ponsel disita, dan komunikasi terputus sepenuhnya.

Dalam pembelaannya melalui affidavit, Zuma-Sambudla mengklaim dirinya juga ditipu oleh seseorang bernama “Khoza” yang mengaku memiliki akses ke program pelatihan paramiliter legal. Ia mengatakan pernah mengikuti pelatihan tersebut di Rusia selama sebulan tanpa terlibat pertempuran, sehingga ia percaya program itu sah. Ia kemudian merekomendasikan 22 orang lainnya termasuk kerabat untuk ikut serta. Dari mereka, 17 kini dilaporkan berada di Donetsk Utara sebagai bagian dari pasukan Rusia.

Ia menegaskan bahwa ia sendiri “dimanipulasi” dan berjanji bekerja sama penuh dengan otoritas. Polisi Afrika Selatan tengah menyelidiki kemungkinan tindak pidana, termasuk perdagangan manusia, perekrutan ilegal, eksploitasi, hingga penipuan.

Sementara itu, Rusia membantah memiliki informasi terkait warga Afrika Selatan tersebut dan menunggu permintaan resmi dari Pretoria.

Fenomena ini terjadi di tengah meningkatnya laporan bahwa lebih dari 1.400 warga dari 36 negara Afrika kini bertempur untuk Rusia di Ukraina, banyak di antaranya dikirim ke serangan garis depan dengan risiko kematian tinggi. Kehilangan personel Rusia sangat besar, dan intelijen Barat memperkirakan lebih dari satu juta korban sejak invasi 2022.

Kasus serupa juga terjadi di Kenya, di mana ratusan warganya dilaporkan terjebak di Rusia setelah dijanjikan pekerjaan. Para analis menilai bahwa jaringan perekrutan melibatkan scammer media sosial dan pihak Rusia, menawarkan visa cepat, gaji hingga USD 2.500, serta layanan kesehatan gratis untuk menarik kandidat.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
online free course
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: AfrikaSelatancobisnis.comMercenaryRecruitmentRusiaUkrainaZumaFamily

Related Posts

Rusia Blokir WhatsApp, Dorong Warga Gunakan Aplikasi Max Milik Negara

Rusia Blokir WhatsApp, Dorong Warga Gunakan Aplikasi Max Milik Negara

by Zahra Zahwa
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Rusia mengonfirmasi telah memblokir aplikasi pesan instan WhatsApp di dalam negeri, sebagai bagian dari langkah pengetatan...

Diskualifikasi Vladyslav Heraskevych Usai Hormati Atlet Gugur Picu Emosi Warga Ukraina

Diskualifikasi Vladyslav Heraskevych Usai Hormati Atlet Gugur Picu Emosi Warga Ukraina

by Zahra Zahwa
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) mendiskualifikasi atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, memicu gelombang emosi dan solidaritas dari...

Julia Simon Raih Emas Biathlon Di Tengah Kontroversi Kasus Penipuan Kartu Kredit

Julia Simon Raih Emas Biathlon Di Tengah Kontroversi Kasus Penipuan Kartu Kredit

by Zahra Zahwa
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Atlet biathlon Prancis, Julia Simon, meraih medali emas pada nomor 15 km individu putri di Olimpiade Musim...

Adaptasi “Wuthering Heights” Yang Dangkal Namun Berkilau Di Bawah Matahari

Adaptasi “Wuthering Heights” Yang Dangkal Namun Berkilau Di Bawah Matahari

by Zahra Zahwa
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film terbaru karya sutradara Inggris Emerald Fennell berjudul “Wuthering Heights” memicu perdebatan bahkan sejak trailer pertamanya dirilis....

BNP Menang Telak Dalam Pemilu Pertama Bangladesh Usai Pemberontakan Gen Z

BNP Menang Telak Dalam Pemilu Pertama Bangladesh Usai Pemberontakan Gen Z

by Zahra Zahwa
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) meraih kemenangan telak dalam pemilu parlemen pertama sejak pemberontakan yang dipimpin generasi muda...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perkuat Kapasitas Penjaminan Nasional, Jamkrindo Syariah Gandeng PUI

Perkuat Kapasitas Penjaminan Nasional, Jamkrindo Syariah Gandeng PUI

February 12, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Spring City Sentul

Spring City Sentul Diterjang Banjir, Hunian Mewah Bukan Jaminan

February 12, 2026
Google Terbitkan Obligasi 100 Tahun untuk Danai Ambisi AI

Google Terbitkan Obligasi 100 Tahun untuk Danai Ambisi AI

February 12, 2026
Rusia Blokir WhatsApp, Dorong Warga Gunakan Aplikasi Max Milik Negara

Rusia Blokir WhatsApp, Dorong Warga Gunakan Aplikasi Max Milik Negara

February 13, 2026
Diskualifikasi Vladyslav Heraskevych Usai Hormati Atlet Gugur Picu Emosi Warga Ukraina

Diskualifikasi Vladyslav Heraskevych Usai Hormati Atlet Gugur Picu Emosi Warga Ukraina

February 13, 2026
Julia Simon Raih Emas Biathlon Di Tengah Kontroversi Kasus Penipuan Kartu Kredit

Julia Simon Raih Emas Biathlon Di Tengah Kontroversi Kasus Penipuan Kartu Kredit

February 13, 2026
Adaptasi “Wuthering Heights” Yang Dangkal Namun Berkilau Di Bawah Matahari

Adaptasi “Wuthering Heights” Yang Dangkal Namun Berkilau Di Bawah Matahari

February 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved