• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Purbaya Soroti Pajak Batu Bara: Negara Justru Menanggung Beban

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Purbaya Soroti Pajak Batu Bara: Negara Justru Menanggung Beban

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi protes pengusaha batu bara terkait rencana pengenaan bea keluar yang akan mulai diterapkan pada 2026. Ia menilai keberatan tersebut kurang relevan jika melihat kondisi penerimaan negara selama ini.

Purbaya menjelaskan, secara aturan perusahaan tambang batu bara memang membayar pajak penghasilan (PPh), royalti, dan kewajiban lainnya. Namun dalam praktiknya, sebagian besar setoran tersebut kembali ditarik melalui mekanisme restitusi.

Akibatnya, penerimaan negara dari sektor batu bara justru bisa menjadi negatif. Kondisi ini, menurut Purbaya, menciptakan situasi yang tidak wajar karena negara seolah memberikan subsidi kepada perusahaan tambang besar.

“Ditarik di restitusi, saya dapatnya negatif. Artinya saya memberi subsidi ke perusahaan batu bara yang sudah kaya. Menurut Anda wajar tidak?” ujar Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Rabu (31/12/2025).

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan utama pemerintah menyiapkan kebijakan bea keluar batu bara. Langkah ini dinilai sebagai instrumen korektif agar penerimaan negara lebih seimbang dan tidak terus merugi.

Purbaya menegaskan, kebijakan yang diambil pemerintah saat ini masih terbatas pada penerapan bea ekspor, bukan pengetatan produksi secara langsung. Pemerintah tetap mempertimbangkan stabilitas sektor energi nasional.

Terkait tarif, pemerintah masih membahas skema teknis yang akan diterapkan. Salah satu opsi yang mengemuka adalah tarif bertingkat berdasarkan harga batu bara acuan, dengan kisaran 5 persen, 8 persen, hingga 11 persen.

Kebijakan tersebut rencananya akan diatur melalui peraturan presiden (perpres) yang kini masih dalam tahap penyusunan. Karena itu, angka final belum diputuskan karena masih menerima masukan dari berbagai pihak.

Selain faktor fiskal, Purbaya menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus merujuk pada amanat Pasal 33 UUD 1945. Negara memiliki kewajiban memastikan pemanfaatan kekayaan alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Ia juga menyoroti posisi Indonesia sebagai produsen batu bara terbesar ketiga di dunia, namun masih didominasi ekspor bahan mentah. Bea keluar diharapkan dapat mendorong hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Di sisi lain, kebijakan ini juga sejalan dengan agenda dekarbonisasi dan transisi energi. Pemerintah ingin pemanfaatan batu bara diarahkan pada teknologi yang lebih efisien dengan emisi lebih rendah.

“Instrumen ini sedang kami finalisasi bersama kementerian terkait agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat,” kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI.

Ke depan, pemerintah memastikan evaluasi akan terus dilakukan agar kebijakan bea keluar tidak hanya meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menjaga keseimbangan antara ekonomi, energi, dan kepentingan publik.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Batu baraBea KeluarCobisnisEkonomi IndonesiaKebijakan fiskalPajak TambangPebisnismuda

Related Posts

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

September 9, 2026
Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

September 9, 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.

Pestani Petrokimia Gresik Naikkan Produktivitas Bawang Merah

September 9, 2026
Rahmi Hatta, Satu Abad Rahmi Hatta, Fashion Performance Art RUMAH, nikah massal, Yayasan Meutia Hatta Swasono

Satu Abad Rahmi Hatta, Warisan yang Terus Hidup

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved