• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, February 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Grup Dorong Petani Jawa Barat Segera Input Data RDKK Pupuk Subsidi 2026

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Grup Dorong Petani Jawa Barat Segera Input Data RDKK Pupuk Subsidi 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kujang Cikampek, berkomitmen mendukung program Kementerian Pertanian dalam memastikan pendataan petani penerima pupuk subsidi berjalan tepat dan akurat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penginputan Data e-RDKK Tahun Anggaran 2026 yang digelar untuk mempercepat proses pendaftaran petani.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang, Iyan Fajri, mengatakan Pupuk Indonesia Grup siap membantu petani agar seluruh data penerima pupuk subsidi tahun 2026 dapat terinput dengan baik. Ia mengimbau para petani segera mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah.

“Untuk e-RDKK 2026, semua petani yang membutuhkan bisa menginput datanya, termasuk untuk pupuk organik. Setelah itu, teman-teman PUD dan PPTS akan melakukan sosialisasi agar petani bisa menebus pupuk organik tersebut. Harapannya, jenis tanaman yang bisa mendapatkan subsidi pun semakin beragam,” jelas Iyan.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menekankan bahwa akurasi data e-RDKK merupakan faktor penting untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran.

“Pendataan ini adalah tahap krusial agar pupuk subsidi benar-benar diterima oleh yang berhak. Kami minta agar proses pendataan dilakukan secara teliti dan menyeluruh, termasuk aspek spasialnya,” ujar Jekvy.

Ia menambahkan, proses input data untuk tahun 2026 berlangsung pada 22 September hingga 25 Oktober 2025. Ia juga menyoroti data di Jawa Barat yang menunjukkan masih banyak petani belum menebus pupuk bersubsidi selama tiga tahun terakhir.

“Tercatat ada sekitar 363.797 petani di Jawa Barat yang belum menebus pupuk subsidi selama tiga tahun berturut-turut. Ini perlu disisir lagi agar serapan pupuk bisa meningkat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sry Pujiati, Kapoksi Pupuk Bersubsidi Kementan, menjelaskan bahwa banyaknya petani yang belum menebus pupuk subsidi bisa disebabkan oleh meningkatnya jumlah usulan.

“Peningkatan usulan sering terjadi karena kekhawatiran tidak kebagian pupuk subsidi. Padahal, pemerintah bisa melakukan realokasi bila diperlukan, jadi petani tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Pupuk Organik Kembali Disubsidi, Petani Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Pemerintah resmi mengembalikan subsidi untuk pupuk organik sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada pangan nasional. Menurut Iyan, perhatian besar Presiden Prabowo terhadap sektor pertanian diwujudkan dengan langkah-langkah untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.

“Swasembada pangan bisa tercapai kalau produktivitas tinggi, dan itu berawal dari tanah yang sehat. Pupuk organik berperan besar dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah,” ungkap Iyan.

Ia menambahkan, karena pupuk organik kini kembali disubsidi, petani diimbau tidak ragu untuk menebus dan menggunakannya. Pupuk ini pertama kali dikembangkan oleh Pupuk Indonesia Grup sejak 2005, masuk skema subsidi pada 2008, sempat dihentikan pada 2022, dan kini kembali mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

“Ini momen yang baik untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen,” tambah Iyan.

Untuk memperkuat komitmen tersebut, Kementerian Pertanian bersama para penyuluh, petani, dan unsur pertanian lain menandatangani komitmen bersama penggunaan pupuk organik, termasuk penyediaan demplot pupuk organik di setiap kecamatan.

“Hari ini kita semua bersepakat memperluas penggunaan pupuk organik dan memastikan ada demplot di setiap kecamatan sebagai contoh penerapan,” kata Jekvy Hendra.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comData RDKK Pupuk Subsidi 2026Petani Jawa BaratPupuk Indonesia

Related Posts

Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 Digelar di 96 Titik, Termasuk IKN dan Papua

Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 Digelar di 96 Titik, Termasuk IKN dan Papua

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar pemantauan hilal awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di 96 lokasi yang tersebar...

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia...

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al- Aqsa Di Komplek Al- Haram Al – Sharif

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al- Aqsa Di Komplek Al- Haram Al – Sharif

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat kepolisian Israel pada Senin malam (16/2) menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi, di area...

Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah polemik tudingan ijazah palsu yang belum mereda, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan...

Godrej Perkuat Aksi Iklim Berbasis Komunitas, Soroti Peran Strategis Perempuan

Godrej Perkuat Aksi Iklim Berbasis Komunitas, Soroti Peran Strategis Perempuan

by Dwi Natasya
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah meningkatnya dampak perubahan iklim di Indonesia, mulai dari cuaca ekstrem hingga menurunnya kualitas lingkungan, kebutuhan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025

Surat Edaran Libur Awal Puasa 2026 Resmi Terbit, Ini Jadwal Lengkap Sekolah

February 16, 2026
Pilihan Ketua The Fed Trump Nilai AI Alasan Turunkan Suku Bunga, Seberapa Meyakinkan?

Pilihan Ketua The Fed Trump Nilai AI Alasan Turunkan Suku Bunga, Seberapa Meyakinkan?

February 16, 2026
Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 Digelar di 96 Titik, Termasuk IKN dan Papua

Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 Digelar di 96 Titik, Termasuk IKN dan Papua

February 17, 2026
Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

February 17, 2026
Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al- Aqsa Di Komplek Al- Haram Al – Sharif

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al- Aqsa Di Komplek Al- Haram Al – Sharif

February 17, 2026
Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

February 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved