• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Program #ZerotoLandfill Super Indo, agar Sampah Tak Berakhir di TPA

Nina Karlita by Nina Karlita
February 28, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Program #ZerotoLandfill Super Indo, agar Sampah Tak Berakhir di TPA

Cobisnis.com – Super Indo, jaringan supermarket nasional terkemuka di Indonesia, memperkenalkan berbagai inisiatif penanganan sampah yang didesain dalam program besar #ZerotoLandfill.

#ZerotoLandfill merupakan salah satu bentuk komitmen bisnis Super Indo yang ramah lingkungan.

Program tersebut dikhususkan dalam manajemen sampah organik yang bisa memberikan nilai dan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Super Indo juga melakukan penandatangan kerjasama dengan para mitra pengelolaan sampah yaitu FoodBank of Indonesia, Magalarva dan Delta Hijau Abadi yang disaksikan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta awak media nasional.

“Saat ini, kita sedang menghadapi masalah penumpukan sampah yang dapat memberikan dampak negative terhadap lingkungan sekitar. Sudah saatnya kita bergerak melakukan penanganan sampah dengan cerdas dan benar-benar memahami bahwa sampah juga bisa memberikan manfaat,” ungkap Johan Boeijenga, Chief Executive Officer Super Indo, pada Jumat 28 Februari 2020.

“Kami di Super Indo menjalankan metode ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah di setiap kegiatan operasional kami. Dan, tentunya ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada pemerintah dalam memerangi sampah,” jelasnya.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tahun, diperkirakan Indonesia menghasilkan 66-67 juta ton sampah pada tahun 2019.

Komposisi sampah didominasi oleh sampah organik, yakni mencapai 60% dari total sampah.

Sampah plastik menempati posisi kedua dengan 15% dan sampah lainnya terdiri atas kertas, karet, logam, kain, kaca, dan jenis sampah lainnya.

Menurut D. Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, “Dalam bisnis supermarket grocery, sampah organik biasanya dipandang sebagai sampah tanpa nilai sama sekali dan harus langsung dibuang ketempat pembuangan sampah atau TPA.”

“Super Indo dulu memiliki pemikiran yang sama, tetapi sekarang kami percaya bahwa sampah organik tidak boleh dilihat sebagai sumber pencemaran lingkungan yang harus segera dibuang ke TPA atau dibakar di insinerator, karena ini dapat menyebabkan masalah polusi lainnya. Sebaliknya, sampah organik harus dikelola agar bermanfaat dan bernilai,” urainya.

Sejak tahun 2016, Super Indo menjalankan program pengelolaan sampah dengan konsep ramah lingkungan.

Untuk jenis sampah organik, yang secara volume jauh lebih tinggi, Super Indo membuat dua skala prioritas penanganan.

Pertama adalah mengolah sampah organik menjadi produk bernilai, dan kedua memanfaatkan sampah organik untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam menjalankan prioritas tersebut, Super Indo mengelola tiga jenis sampah organik yang paling banyak dihasilkan dalam kegiatan operasional, yaitu sampah buah, sayur, daging, ikan, minyak goreng bekas, dan produk makanan minuman yang masih baik namun tidak dapat dijual.

“Dalam menjalankan program #ZerotoLanfill ini, tentunya kami tidak bekerja sendiri. Kami dibantu oleh beberapa mitra pengelola sampah yang menangani masing-masing jenis sampah, jelasnya.

Dan untuk menjalankan secara resmi kemitraan tersebut, hari ini kami melakukan MoU Signing dengan para mitra yaitu FoodBank of Indonesia dan Magalarva untuk menjalankan pengelolaan sampah organik agar bernilai dan bermanfaat,” tambah Yuvlinda.

Pengelolaan beberapa sampah yang dijalankan Super Indo bersama mitra Magalarva dan Delta HijauAbadi menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis karena menggunakan konsep circular economy.

Sedangkan yang bersama FoodBank of Indonesia, konsep yang diusung adalah pemanfaat makanan untuk membantu masyarakat prasejahtera dan korban bencana.

 

Tags: Cobisniscobisnis & bisnisfoodbank of indonesiasuper indo

Related Posts

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran di tengah eskalasi konflik yang semakin...

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dua kali dalam waktu singkat memicu kepanikan di Pakistan....

Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah serangkaian pernyataannya terkait perang Iran dinilai berubah-ubah dalam...

Emas Antam Jatuh Dalam Sehari, Turun Rp65.000 per Gram dan Picu Kekhawatiran

Emas Antam Jatuh Dalam Sehari, Turun Rp65.000 per Gram dan Picu Kekhawatiran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas Antam 24 karat mengalami penurunan tajam sebesar Rp 65.000 per gram. Penurunan ini membuat harga...

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir akibat terganggunya pasokan bahan baku global....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

Klaim Menang hingga Minta Eskalasi, Pernyataan Trump soal Iran Tuai Sorotan

April 3, 2026
Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

April 3, 2026
Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

April 3, 2026
Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

April 3, 2026
Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

April 3, 2026
Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

April 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved