• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Program #ZerotoLandfill Super Indo, agar Sampah Tak Berakhir di TPA

Nina Karlita by Nina Karlita
February 28, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Program #ZerotoLandfill Super Indo, agar Sampah Tak Berakhir di TPA

Cobisnis.com – Super Indo, jaringan supermarket nasional terkemuka di Indonesia, memperkenalkan berbagai inisiatif penanganan sampah yang didesain dalam program besar #ZerotoLandfill.

#ZerotoLandfill merupakan salah satu bentuk komitmen bisnis Super Indo yang ramah lingkungan.

Program tersebut dikhususkan dalam manajemen sampah organik yang bisa memberikan nilai dan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Super Indo juga melakukan penandatangan kerjasama dengan para mitra pengelolaan sampah yaitu FoodBank of Indonesia, Magalarva dan Delta Hijau Abadi yang disaksikan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta awak media nasional.

“Saat ini, kita sedang menghadapi masalah penumpukan sampah yang dapat memberikan dampak negative terhadap lingkungan sekitar. Sudah saatnya kita bergerak melakukan penanganan sampah dengan cerdas dan benar-benar memahami bahwa sampah juga bisa memberikan manfaat,” ungkap Johan Boeijenga, Chief Executive Officer Super Indo, pada Jumat 28 Februari 2020.

“Kami di Super Indo menjalankan metode ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah di setiap kegiatan operasional kami. Dan, tentunya ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada pemerintah dalam memerangi sampah,” jelasnya.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tahun, diperkirakan Indonesia menghasilkan 66-67 juta ton sampah pada tahun 2019.

Komposisi sampah didominasi oleh sampah organik, yakni mencapai 60% dari total sampah.

Sampah plastik menempati posisi kedua dengan 15% dan sampah lainnya terdiri atas kertas, karet, logam, kain, kaca, dan jenis sampah lainnya.

Menurut D. Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, “Dalam bisnis supermarket grocery, sampah organik biasanya dipandang sebagai sampah tanpa nilai sama sekali dan harus langsung dibuang ketempat pembuangan sampah atau TPA.”

“Super Indo dulu memiliki pemikiran yang sama, tetapi sekarang kami percaya bahwa sampah organik tidak boleh dilihat sebagai sumber pencemaran lingkungan yang harus segera dibuang ke TPA atau dibakar di insinerator, karena ini dapat menyebabkan masalah polusi lainnya. Sebaliknya, sampah organik harus dikelola agar bermanfaat dan bernilai,” urainya.

Sejak tahun 2016, Super Indo menjalankan program pengelolaan sampah dengan konsep ramah lingkungan.

Untuk jenis sampah organik, yang secara volume jauh lebih tinggi, Super Indo membuat dua skala prioritas penanganan.

Pertama adalah mengolah sampah organik menjadi produk bernilai, dan kedua memanfaatkan sampah organik untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam menjalankan prioritas tersebut, Super Indo mengelola tiga jenis sampah organik yang paling banyak dihasilkan dalam kegiatan operasional, yaitu sampah buah, sayur, daging, ikan, minyak goreng bekas, dan produk makanan minuman yang masih baik namun tidak dapat dijual.

“Dalam menjalankan program #ZerotoLanfill ini, tentunya kami tidak bekerja sendiri. Kami dibantu oleh beberapa mitra pengelola sampah yang menangani masing-masing jenis sampah, jelasnya.

Dan untuk menjalankan secara resmi kemitraan tersebut, hari ini kami melakukan MoU Signing dengan para mitra yaitu FoodBank of Indonesia dan Magalarva untuk menjalankan pengelolaan sampah organik agar bernilai dan bermanfaat,” tambah Yuvlinda.

Pengelolaan beberapa sampah yang dijalankan Super Indo bersama mitra Magalarva dan Delta HijauAbadi menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis karena menggunakan konsep circular economy.

Sedangkan yang bersama FoodBank of Indonesia, konsep yang diusung adalah pemanfaat makanan untuk membantu masyarakat prasejahtera dan korban bencana.

 

Tags: Cobisniscobisnis & bisnisfoodbank of indonesiasuper indo

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved