• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Produksi Avatar Fire and Ash Tembus Rp 6 Triliun, Ini Penyebabnya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 17, 2025
in Lifestyle
0
Produksi Avatar Fire and Ash Tembus Rp 6 Triliun, Ini Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Avatar: Fire and Ash tercatat sebagai salah satu produksi film termahal sepanjang sejarah. Biaya produksinya dilaporkan mencapai lebih dari 400 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 6,2 triliun dengan kurs Rp 15.700 per dolar AS.

Nilai produksi yang sangat besar ini menempatkan Avatar: Fire and Ash dalam jajaran film beranggaran jumbo. Angka tersebut belum termasuk biaya pemasaran global yang biasanya juga menelan ratusan juta dolar untuk film skala internasional.

Besarnya anggaran tidak lepas dari penggunaan teknologi visual tingkat tinggi. Hampir seluruh adegan Avatar dibuat menggunakan CGI, motion capture, dan pengembangan dunia digital Pandora yang sangat detail.

James Cameron dikenal sebagai sutradara dengan standar perfeksionis. Proses produksi dilakukan dalam waktu panjang dengan pengulangan adegan dan pengembangan teknologi khusus demi kualitas visual maksimal.

Teknologi motion capture bawah air menjadi salah satu faktor pembengkakan biaya. Metode ini membutuhkan peralatan khusus, tim ahli, serta proses pascaproduksi yang jauh lebih kompleks dibanding film konvensional.

Selain itu, sebagian biaya produksi juga bersifat investasi jangka panjang. Aset digital, teknologi, dan sistem produksi yang dibangun digunakan untuk beberapa film Avatar sekaligus.

Skala produksi Avatar juga bersifat global. Ribuan kru terlibat di berbagai negara dengan standar upah internasional, termasuk tenaga efek visual kelas dunia.

Dari sisi bisnis, anggaran besar ini sejalan dengan target pasar global Avatar. Film-film sebelumnya berhasil meraih pendapatan miliaran dolar dan menjadi tolok ukur industri film dunia.

Untuk mencapai titik impas, Avatar: Fire and Ash diperkirakan harus meraih pendapatan box office di atas 1 miliar dolar AS. Target ini dianggap realistis mengingat kekuatan merek Avatar di pasar global.

Produksi mahal ini menunjukkan bahwa Avatar bukan sekadar film hiburan, melainkan proyek jangka panjang yang menggabungkan teknologi, kreativitas, dan strategi bisnis industri perfilman global.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: Avatar Fire and AshCobisnisFilm termahalHollywoodindustri filmPebisnismuda

Related Posts

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dihentikan sementara setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun...

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait Iran dengan mengklaim bahwa armada tempur besar...

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank investasi global Goldman Sachs resmi menurunkan peringkat saham Indonesia setelah muncul peringatan risiko investabilitas dari penyedia...

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gejolak pasar saham kembali mencuri perhatian pelaku pasar. Di tengah kondisi bursa yang gonjang-ganjing dan mayoritas saham...

IHSG Rontok 6,79 Persen Pagi Ini, Dampak MSCI Tunda Penyesuaian

IHSG Rontok 6,79 Persen Pagi Ini, Dampak MSCI Tunda Penyesuaian

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (28/1). IHSG langsung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Mengundurkan diri

Wakil Presdir Bussan Auto Finance Mengundurkan Diri

January 28, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

January 29, 2026
PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

January 29, 2026
Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

January 29, 2026
PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved