• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Mengevaluasi Soal Penanganan Covid-19

Fathi by Fathi
April 6, 2020
in Nasional
0
Chloroquine Bukan Obat Utama Covid-19

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan saat meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Senin 23 Maret 2020.

Cobisnis.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi terhadap kerja Tim Gugus Tugas Virus Korona (Covid-19) yang salah satunya terkait kerja sama antara pusat dan daerah.

“Sehingga komunikasi antara pusat daerah betul-betul harus selalu dilakukan, sehingga semuanya kita memiliki 1 visi, memiliki 1 garis yang sama dalam menyelesaikan Covid-19 ini,” ujar Presiden dalam memberikan pengantar pada Rapat Terbatas dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin 6 April 2020.

Selain aspek kerja sama, berikut poin-poin evaluasi yang disampaikan Presiden Jokowi saat pengantar, yaitu: Pertama, terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya melihat sudah ada Permenkes Nomor 9 Tahun 2020. Yang paling penting saya ingin menanyakan beberapa hal, terutama dengan nanti pelaksanaannya seperti apa dalam rangka kita memiliki sebuah kecepatan untuk mencegah, memutus rantai penyebaran dari Covid-19,” kata Presiden.

Kedua, berkaitan dengan pembebasan bersyarat napi, ini dihubungkan dengan Covid-19. “Seperti di negara-negara yang lain, saya melihat misalnya di Iran membebaskan 95.000 napi, kemudian di Brazil 34.000 napi, di negara-negara yang lainnya juga melakukan hal yang sama,” imbuh Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa minggu yang lalu sudah menyetujui agar ada juga pembebasan nara pidana (napi).

“Karena memang Lapas kita yang over kapasitas sehingga sangat berisiko untuk mempercepat penyebaran Covid-19 i Lapas-Lapas kita. Tetapi tidak bebas begitu saja. Tentu saja ada syaratnya, ada kriterianya, dan juga pengawasannya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa mengenai napi koruptor tidak pernah dibicarakan dalam rapat-rapat. “Jadi mengenai PP Nomor 99 tahun 2012 perlu saya sampaikan tidak ada revisi untuk ini. Jadi pembebasan untuk napi hanya untuk napi pidana umum,” katanya.

Ketiga, mengenai kecepatan tes Polymerase chain reaction (PCR). Kepala Negara minta pelaksanaan rapid test ini diberikan prioritas untuk orang-orang yang berisiko tinggi, baik itu dokter dan keluarganya, sekali lagi, untuk yang PDP (Pasien Dalam Pengawasan), maupun ODP (Orang Dalam Pemantauan).

“Dan sekali lagi, kecepatan pemeriksaan di laboratorium agar didorong lagi, ditekan lagi agar lebih cepat. Dan kita harapkan dengan kecepatan itu kita bisa mengetahui siapa yang telah positif dan siapa yang negatif,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa kecepatan mengenai pengadaan dan distribusi alat pelindung diri (APD) dan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan rumah sakit agar juga menjadi perhatian.

“Kita sudah mendistribusikan, misalnya sebuah provinsi di daerah tetapi dari daerah itu juga harus diawasi, dilihat betul apakah sudah didistribusikan ke rumah sakit,” tutur Presiden.

Keempat, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semuanya memakai masker. “Saya minta juga penyiapan masker ini sekarang ini betul-betul siapkan dan diberikan kepada masyarakat.

Karena kita ingin setiap warga yang harus keluar rumah itu wajib memakai masker,” tambah Presiden. Di awal, lanjut Presiden, WHO menyampaikan dulu bawa yang pakai masker itu hanya yang sakit, yang sehat enggak. Ia menambahkan tetapi sekarang enggak, semua yang keluar rumah harus pakai masker.

Kelima, berkaitan dengan berita mengenai yang terjadi di negara-negara lain. “Ini juga perlu disampaikan kepada publik biar publik juga memiliki sebuah wawasan, bahwa sekarang ini sudah 207 negara yang terdampak,” tuturnya.

Mestinya, sambung Presiden, ada yang menyampaikan, mungkin tidak dari Pemerintah, tapi ini perlu disampaikan mengenai 10 negara dengan kasus tertinggi.

“Misalnya di Amerika Serikat sekarang sudah 305.000, Italia 119.000, Spanyol 117.000, Jerman 85.000, RRT 82.000, Perancis 63.000, Iran 53.000, Inggris 38.000, Turki 20.000, Swiss 19.000,” tambahnya.

Pemberitahuan ini, menurut Presiden, agar semuanya memiliki gambaran bahwa penyakit ini tidak hanya di Indonesia tetapi di 207 negara.

“Dan kasus-kasusnya tadi disampaikan 10 kasus tertinggi di negara-negara yang tadi saya sebutkan itu perlu mungkin, enggak tahu setiap hari atau setiap dua harus ada yang menyampaikan. Tetapi sekali lagi, bukan dari kita,” sambungnya.

Keenam, saya minta di-update berapa persen kabupaten, provinsi dan kota yang telah melakukan kegiatan realokasi anggaran dan refocusing APBD.

“Karena ini penting sekali, jangan sampai ini kita juga terlambat terutama yang berkaitan dengan jaring pengaman sosial agar bisa segera dinikmati oleh masyarakat,” pungkas Presiden. (setgab.go.id)

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisCorona Viruscovid-19jokowipresiden jokowi

Related Posts

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 sore....

2.000 Rumah Sewa di Shinjuku Terancam Dibatasi, Ini Penyebabnya

2.000 Rumah Sewa di Shinjuku Terancam Dibatasi, Ini Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Distrik Shinjuku di Tokyo, Jepang, bersiap memperketat operasional penginapan sewa jangka pendek setelah keluhan warga terkait perilaku...

Rekening 200 Juta Warga Masih Dikaji, Purbaya Ungkap Anggarannya

Rekening 200 Juta Warga Masih Dikaji, Purbaya Ungkap Anggarannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran program pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta warga belum final....

Harga Masker di E Commerce Mulai Normal, Ini Perkembangannya

Harga Masker di E Commerce Mulai Normal, Ini Perkembangannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga masker di sejumlah platform e commerce mulai menunjukkan penurunan setelah sebelumnya mengalami kenaikan. Kondisi tersebut terjadi...

Remaja Singapura Bobol Bitcoin Rp4,2 Triliun, 28 Mobil Mewah Ikut Disita

Remaja Singapura Bobol Bitcoin Rp4,2 Triliun, 28 Mobil Mewah Ikut Disita

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Remaja asal Singapura, Malone Lam, terlibat dalam pencurian Bitcoin senilai US$245 juta atau sekitar Rp4,2 triliun di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Laga Shelton-Alcaraz Selesai Dini Hari, Penjadwalan US Open 2026 Jadi Sorotan

Drone Rusia Masuk Wilayah Udara Moldova, Keberangkatan Zelensky Sempat Tertunda

September 10, 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.

Laba MSIG Life Tumbuh 69 Persen

September 10, 2026
Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

September 10, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved