JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat pemerintah agar tidak mengadakan acara open house Idul Fitri 2026 secara berlebihan atau terlalu mewah.
Imbauan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026). Ia menekankan pentingnya sikap sederhana dari para pejabat sebagai bentuk empati terhadap masyarakat.
Menurut Prabowo, masih banyak warga di berbagai daerah yang sedang menghadapi dampak bencana. Karena itu, para pejabat diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat dengan tidak menampilkan gaya hidup yang berlebihan saat merayakan Lebaran.
Meski demikian, Prabowo tidak melarang sepenuhnya penyelenggaraan open house.
Ia menilai kegiatan tersebut masih bisa dilakukan secara wajar karena juga berkontribusi pada perputaran ekonomi.
Prabowo menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti open house tetap boleh digelar, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan dan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat.
Sementara itu, penetapan tanggal Idul Fitri 2026 diperkirakan berpotensi berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran jatuh pada 20 Maret 2026, sedangkan pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat.













