JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto disebut menyiapkan kejutan dalam pidato kenegaraan dan penyampaian RAPBN 2027. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelang agenda kenegaraan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prasetyo meminta masyarakat mengikuti seluruh rangkaian pidato Prabowo secara utuh. Ia tidak membocorkan isi kejutan yang telah disiapkan Presiden.
“Tahun ini, tentu banyak yang menantikan apa yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden. Ada beberapa hal yang sudah disiapkan dan ada kejutan yang menurut saya sayang kalau hanya didengar dari potongan-potongan pemberitaan atau dari video-video pendek di media sosial,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Jumat. (14/08/2026)
Menurut Prasetyo, pidato Prabowo akan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama merupakan pidato kenegaraan, sedangkan sesi berikutnya berisi penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan.
“Karena itu, saya mengajak masyarakat dan rekan-rekan media untuk mengikuti seluruh rangkaian pidato Presiden secara utuh, baik pada sesi pagi maupun sesi penyampaian RAPBN dan nota keuangan pada siang hari,” sambung Prasetyo.
Prasetyo kembali menegaskan bahwa isi kejutan tersebut baru akan diketahui ketika Prabowo menyampaikan pidatonya. Pemerintah meminta masyarakat mendengarkan langsung penjelasan Presiden tanpa hanya mengandalkan potongan informasi di media sosial.
“Apa kejutannya? Mari kita bersama-sama dengarkan langsung dari Bapak Presiden,” kata Prasetyo.
Agenda tersebut sedianya dilaksanakan pada 16 Agustus, sehari sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Namun, 16 Agustus 2026 jatuh pada Minggu sehingga pelaksanaan dipindahkan ke hari kerja sebelumnya.
Sidang pagi akan dipimpin Ketua MPR RI bersama Ketua DPD RI. Agenda tersebut dihadiri anggota MPR yang terdiri dari anggota DPR dan DPD serta sejumlah tamu undangan.
Tamu yang dijadwalkan hadir mencakup Presiden dan Wakil Presiden terdahulu beserta istri, pimpinan lembaga negara, menteri dan pejabat setingkat, pimpinan partai politik, serta duta besar dan perwakilan negara sahabat.
Selain pidato kenegaraan, perhatian juga tertuju pada penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan. Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam penjelasan pemerintah mengenai arah kebijakan anggaran negara untuk tahun depan.













