• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pfizer Gugat Metsera dan Novo Nordisk Atas Tawaran Akuisisi Obat Obesitas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pfizer Gugat Metsera dan Novo Nordisk Atas Tawaran Akuisisi Obat Obesitas

JAKARTA, Cobisnis.com – Pfizer mengajukan gugatan terhadap Metsera dan Novo Nordisk, dengan tuduhan bahwa Metsera melanggar kewajiban dalam perjanjian merger setelah menyatakan tawaran senilai 8,5 miliar dolar AS dari Novo Nordisk sebagai penawaran yang lebih baik.

Pfizer meminta pengadilan Delaware untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara agar Metsera tidak dapat membatalkan kesepakatan tersebut. Metsera memberi batas waktu hingga Selasa bagi Pfizer untuk menaikkan tawarannya, sementara Pfizer menginginkan rapat pemegang saham tetap dilaksanakan pada 13 November. Gugatan ini diajukan setelah Pfizer menerima persetujuan awal dari Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) terkait rencana akuisisi Metsera senilai 7,3 miliar dolar AS. FTC memberikan persetujuan lebih cepat dari tenggat waktu 7 November.

“Gugatan Pfizer terhadap Novo Nordisk tidak berdasar, dan kami akan membela diri dengan tegas di pengadilan,” ujar juru bicara Novo Nordisk.
Metsera dalam pernyataannya menyebut bahwa pihaknya tidak sependapat dengan tuduhan Pfizer dan akan menanggapinya di pengadilan.

PERSAINGAN AKUISISI SEJAK AWAL 2024

Persaingan antara Pfizer dan Novo Nordisk untuk mengakuisisi Metsera bermula sejak awal 2024. Kedua perusahaan telah melakukan pembicaraan dengan Metsera, yang dikenal mengembangkan terapi eksperimental untuk penurunan berat badan. Novo Nordisk pembuat Wegovy dan Ozempicberusaha merebut kembali pangsa pasar obat obesitas setelah kalah bersaing dari Eli Lilly.

Sementara itu, Pfizer yang belum memiliki produk penurun berat badan, berharap akuisisi Metsera dapat membantunya masuk ke pasar obat obesitas global senilai 150 miliar dolar AS serta mengimbangi penurunan pendapatan dari produk COVID dan potensi kedaluwarsa paten.

Pfizer menuduh tawaran Novo merupakan upaya ilegal dari pemain dominan untuk menekan kompetisi di pasar obat obesitas yang berkembang pesat.

Menurut gugatan, Novo mengajukan penawaran pertamanya pada 23 Januari 2025 senilai 2 miliar dolar AS, namun ditolak oleh dewan Metsera karena dianggap terlalu rendah dan berisiko tinggi secara regulasi. Pfizer kemudian masuk dengan penawaran awal 30 dolar per saham pada 2 Juni, yang diikuti beberapa peningkatan nilai tawaran. Meskipun dewan Metsera menolak, negosiasi dengan Pfizer terus berlanjut.

Pada September, kedua pihak kembali mengajukan proposal revisi. Pfizer menilai tawaran terakhir Novo pada 20 September yang melibatkan struktur saham non-voting dan dividen sebagai terlalu berisiko.

ISU ANTITRUST DAN KEPEMILIKAN ASING.

Sebelum Novo secara resmi memperbarui tawarannya pada 25 Oktober, Pfizer menuduh bahwa kedua pihak telah menyiapkan transaksi secara diam-diam. Dalam gugatan disebutkan bahwa perwakilan Novo telah menjalin komunikasi dengan pejabat pemerintah mengenai isu regulasi, yang menunjukkan adanya koordinasi awal.

Selain itu, firma hukum utama Metsera disebut meminta pengabaian konflik kepentingan dari Pfizer beberapa hari sebelum tawaran Novo diajukan, meskipun sebelumnya tidak pernah ada indikasi konflik selama negosiasi. Pfizer menilai hal ini menunjukkan pembicaraan telah berlangsung sebelum penawaran dipublikasikan, sehingga berpotensi melanggar klausul non-solicitation dalam perjanjian merger.

Pfizer menekankan posisinya sebagai perusahaan Amerika Serikat, sementara Novo Nordisk disebut sebagai pesaing asing. Dalam surat kepada Metsera, pengacara Pfizer menulis bahwa kesepakatan dengan Novo Nordisk “mungkin akan menarik perhatian CFIUS,” yaitu badan pemerintah AS yang meninjau investasi asing di Amerika Serikat.

Pfizer meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa tawaran Novo Nordisk bukan merupakan penawaran yang lebih baik sesuai perjanjian merger, serta menuntut ganti rugi dan langkah hukum tambahan untuk mencegah transaksi tersebut.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comObatObesitasPfizer

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved