• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pfizer Gugat Metsera dan Novo Nordisk Atas Tawaran Akuisisi Obat Obesitas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pfizer Gugat Metsera dan Novo Nordisk Atas Tawaran Akuisisi Obat Obesitas

JAKARTA, Cobisnis.com – Pfizer mengajukan gugatan terhadap Metsera dan Novo Nordisk, dengan tuduhan bahwa Metsera melanggar kewajiban dalam perjanjian merger setelah menyatakan tawaran senilai 8,5 miliar dolar AS dari Novo Nordisk sebagai penawaran yang lebih baik.

Pfizer meminta pengadilan Delaware untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara agar Metsera tidak dapat membatalkan kesepakatan tersebut. Metsera memberi batas waktu hingga Selasa bagi Pfizer untuk menaikkan tawarannya, sementara Pfizer menginginkan rapat pemegang saham tetap dilaksanakan pada 13 November. Gugatan ini diajukan setelah Pfizer menerima persetujuan awal dari Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) terkait rencana akuisisi Metsera senilai 7,3 miliar dolar AS. FTC memberikan persetujuan lebih cepat dari tenggat waktu 7 November.

“Gugatan Pfizer terhadap Novo Nordisk tidak berdasar, dan kami akan membela diri dengan tegas di pengadilan,” ujar juru bicara Novo Nordisk.
Metsera dalam pernyataannya menyebut bahwa pihaknya tidak sependapat dengan tuduhan Pfizer dan akan menanggapinya di pengadilan.

PERSAINGAN AKUISISI SEJAK AWAL 2024

Persaingan antara Pfizer dan Novo Nordisk untuk mengakuisisi Metsera bermula sejak awal 2024. Kedua perusahaan telah melakukan pembicaraan dengan Metsera, yang dikenal mengembangkan terapi eksperimental untuk penurunan berat badan. Novo Nordisk pembuat Wegovy dan Ozempicberusaha merebut kembali pangsa pasar obat obesitas setelah kalah bersaing dari Eli Lilly.

Sementara itu, Pfizer yang belum memiliki produk penurun berat badan, berharap akuisisi Metsera dapat membantunya masuk ke pasar obat obesitas global senilai 150 miliar dolar AS serta mengimbangi penurunan pendapatan dari produk COVID dan potensi kedaluwarsa paten.

Pfizer menuduh tawaran Novo merupakan upaya ilegal dari pemain dominan untuk menekan kompetisi di pasar obat obesitas yang berkembang pesat.

Menurut gugatan, Novo mengajukan penawaran pertamanya pada 23 Januari 2025 senilai 2 miliar dolar AS, namun ditolak oleh dewan Metsera karena dianggap terlalu rendah dan berisiko tinggi secara regulasi. Pfizer kemudian masuk dengan penawaran awal 30 dolar per saham pada 2 Juni, yang diikuti beberapa peningkatan nilai tawaran. Meskipun dewan Metsera menolak, negosiasi dengan Pfizer terus berlanjut.

Pada September, kedua pihak kembali mengajukan proposal revisi. Pfizer menilai tawaran terakhir Novo pada 20 September yang melibatkan struktur saham non-voting dan dividen sebagai terlalu berisiko.

ISU ANTITRUST DAN KEPEMILIKAN ASING.

Sebelum Novo secara resmi memperbarui tawarannya pada 25 Oktober, Pfizer menuduh bahwa kedua pihak telah menyiapkan transaksi secara diam-diam. Dalam gugatan disebutkan bahwa perwakilan Novo telah menjalin komunikasi dengan pejabat pemerintah mengenai isu regulasi, yang menunjukkan adanya koordinasi awal.

Selain itu, firma hukum utama Metsera disebut meminta pengabaian konflik kepentingan dari Pfizer beberapa hari sebelum tawaran Novo diajukan, meskipun sebelumnya tidak pernah ada indikasi konflik selama negosiasi. Pfizer menilai hal ini menunjukkan pembicaraan telah berlangsung sebelum penawaran dipublikasikan, sehingga berpotensi melanggar klausul non-solicitation dalam perjanjian merger.

Pfizer menekankan posisinya sebagai perusahaan Amerika Serikat, sementara Novo Nordisk disebut sebagai pesaing asing. Dalam surat kepada Metsera, pengacara Pfizer menulis bahwa kesepakatan dengan Novo Nordisk “mungkin akan menarik perhatian CFIUS,” yaitu badan pemerintah AS yang meninjau investasi asing di Amerika Serikat.

Pfizer meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa tawaran Novo Nordisk bukan merupakan penawaran yang lebih baik sesuai perjanjian merger, serta menuntut ganti rugi dan langkah hukum tambahan untuk mencegah transaksi tersebut.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comObatObesitasPfizer

Related Posts

Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

by Hidayat Taufik
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah melalui SKB 3 Menteri serta kalender pendidikan daerah telah menetapkan jadwal libur sekolah Lebaran 2026. Tahun...

Lima Masjid Terbesar Indonesia, Pusat Ibadah dan Destinasi Wisata Religi

Lima Masjid Terbesar Indonesia, Pusat Ibadah dan Destinasi Wisata Religi

by Hidayat Taufik
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bulan Ramadan selalu menghadirkan nuansa religius yang kental di seluruh penjuru Tanah Air. Masjid-masjid ramai dipadati jamaah...

Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi via Media Sosial, 12 Orang Ditangkap

Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi via Media Sosial, 12 Orang Ditangkap

by Hidayat Taufik
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri berhasil membongkar...

Pria Mengaku Polisi Aniaya Petugas SPBU di Pulogadung, Polisi Pastikan Pelaku Warga Sipil

Pria Mengaku Polisi Aniaya Petugas SPBU di Pulogadung, Polisi Pastikan Pelaku Warga Sipil

by Hidayat Taufik
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Insiden penganiayaan terhadap petugas SPBU terjadi di SPBU Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu malam sekitar pukul...

Kolaborasi Ramadan 1447 H, BSI dan HokBen Santuni 4.500 Anak Yatim Lewat Sinergi Ziswaf

Kolaborasi Ramadan 1447 H, BSI dan HokBen Santuni 4.500 Anak Yatim Lewat Sinergi Ziswaf

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyambut Ramadan 1447 H, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem sosial...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Cristiano Ronaldo Coba Puasa Ramadan Dua Hari Bersama Pemain Al-Nassr

Mudik Lebaran 2026 Diatur Ketat, One Way hingga Ganjil Genap Berlaku di Tol Jawa

February 24, 2026
Ilustrasi aduan saham MTN

MNC Kapital Diterpa Keluhan soal MTN, Ada 60.000 Aduan

February 24, 2026
Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

February 25, 2026
Lima Masjid Terbesar Indonesia, Pusat Ibadah dan Destinasi Wisata Religi

Lima Masjid Terbesar Indonesia, Pusat Ibadah dan Destinasi Wisata Religi

February 25, 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi via Media Sosial, 12 Orang Ditangkap

Bareskrim Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi via Media Sosial, 12 Orang Ditangkap

February 25, 2026
Pria Mengaku Polisi Aniaya Petugas SPBU di Pulogadung, Polisi Pastikan Pelaku Warga Sipil

Pria Mengaku Polisi Aniaya Petugas SPBU di Pulogadung, Polisi Pastikan Pelaku Warga Sipil

February 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved