• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Perkumpulan Telapak Umumkan Hasil Kajian Dampak Sosial dan Lingkungan di Beberapa Daerah

Diana Hafizahri by Diana Hafizahri
November 29, 2023
in Humaniora
0
Perkumpulan Telapak Umumkan Hasil Kajian Dampak Sosial dan Lingkungan di Beberapa Daerah

Perkumpulan Telapak umumkan hasil kajian dampak lingkungan dan sosial di beberapa daerah.

BOGOR, Cobisnis.com – Perkumpulan Telapak telah melakukan kunjungan lapangan beserta kajian dampak sosial dan lingkungan pada kawasan hutan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kajian dampak sosial dan lingkungan tersebut di lakukan pada konsesi PT TMK (Telaga Mas Kalimantan) di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, dan PT TCG (Trisetia Cita Graha) di Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah – dua perusahaan HPH dibawah bendera Grup Indika Energi.

Dalam rilis yang dikirimkan, Perkumpulan Telapak mendapatkan temuan bahwa PT TMK dan PT TCG di konsesi seluas 20 ribu hektar telah terhadi konflik dengan masyarkat desa sekitar.

“Konflik tata batas, konflik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, konflik perburuan satwa, dan konflik hak kelola laham,” tulis rilis tersebut.

Perkumpulan Telapak pun melakukan upaya meredam konflik. yaitu dengan melakukan pemetaan wilayah dan potensi desa serta penguatan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola potensi desa.

Juga menaikkan posisi tawar masyarakat terhadap perusahaan, mendorong lahirnya kemitraan, higga memastikan tidak terjadinya pengusiran dan tindak represif perusahaan terhadap masyarakat.

Perkumpulan Telapak juga melakukan kajian dampak sosial dan lingkungan atas operasional pertambangan yang dilakukan oleh PT Trimegah Bangun Persada (TBP) Tbk, yang merupakan afiliasi dari Grup Harita Nikel di Pulau Obi Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Kunjungan dan kajian tersebut adalah inisiatif dan upaya Perkumpulan Telapak dalam memastikan keberlanjutan dan kepatuhan serta kepatutan pengelolaan lingkungan dan tanggungjawab sosial di sektor kehutanan dan pertambangan serta hilirisasi nikel.

Total luas konsesi yang dikelola oleh dua perusahaan dibawah bendera Indika Energi ini sekitar 200.000 hektar.

Dalam kajian dimana tim melakukan wawancara dan dokumentasi langsung ke PT TBP, Perkumpulan Telapak tidak menemukan adanya proses pembuangan limbah tailing ke laut dan pencemaran sumber air yang digunakan masyarakat.

Menurut pengamatan telapak, pada areal reklamasi bekas lahan yang dilakukan PT TBP, perlu diperkaya jenis tanaman konservasi dan tanaman bernilai ekonomi.

Perusahaan juga telah melakukan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, seperti pembangunan rumah produksi tahu di Desa Soligi, pengembangan pertanian padi sawah, holtikultura, dan tanaman buah di Desa Buton dan Desa Baru.

Bentuk tanggung jawab sosial lainnya, dengan memberikan bantuan fasilitas desa seperti kantor desa, polindes, penerangan listrik, membangun rumah ibadah di desa-desa lingkar tambang.

Bantuan fasilitas sekolah dan guru bagi sekolah dasar, beasiswa berprestasi sampai jenjang perguruan tinggi. Menurut informasi masyarakat, perusahaan sudah membangun gedung kantor camat Kecamatan Obi, memberikan kapal ambulan dan mesin disel untuk pembangkit listrik di Kecamatan Obi.

Selain itu, untuk melihat dan menilai dampak pemulihan kondisi dan kualitas lingkungan pasca proses revegetasi, Perusahaan harus melakukan pemantauan jenis satwa khususnya serangga dan burung yang kembali datang di sekitar kawasan yang telah ditanami.

Sebagai penutup, Perkumpulan Telapak berharap kajian sosial ini dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan-perusahaan nikel di Indonesia, serta mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Tags: dampak sosialkajianlingkunganPerkumpulan Telapak

Related Posts

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Delapan perusahaan sawit yang beroperasi di Indonesia memenuhi panggilan sejumlah pejabat Singapura pada Rabu (28/10/2026). Para eksekutif...

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menjadi sorotan setelah dampak kabut asap dilaporkan meluas hingga sejumlah...

Makanan Terbuang Jadi Masalah Iklim, Emisinya Capai 10% Secara Global

Makanan Terbuang Jadi Masalah Iklim, Emisinya Capai 10% Secara Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Makanan yang terbuang ternyata bukan hanya menjadi persoalan pemborosan. Nasi yang tidak dihabiskan hingga makanan yang membusuk...

Karhutla Kalimantan Makin Meluas, 52% Populasi Orang Utan Terancam

Karhutla Kalimantan Makin Meluas, 52% Populasi Orang Utan Terancam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan semakin mengancam keberlangsungan populasi orang utan. International Union for...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

November 2, 2026
Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

November 2, 2026
Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

November 2, 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved