• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perkuat Hubungan Indonesia Tiongkok, CIMA Adakan Dialog Lintas Budaya

H. Fuad by H. Fuad
March 15, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Perkuat Hubungan Indonesia Tiongkok, CIMA Adakan Dialog Lintas Budaya

Cobisnis.com – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok tidak hanya direfleksikan dalam kerjasama politik dan ekonomi, tetapi juga sosial kultural. Meski memiliki budaya masyarakat yang sangat berbeda, Indonesia yang merupakan mayoritas penduduk muslim dapat bekerjasama dengan Tiongkok.
“Meski Indonesia mayoritas berpenduduk Islam, tapi mayoritas memiliki pandangan moderat dan setuju dengan ideologi negara, yaitu Pancasila. Sebanyak 81,6% muslim Indonesia setuju dengan Pancasila. Ini merupakan modal dasar yang sangat bagus untuk keutuhan negara,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dalam Cross Cultural Dialogue Series 1: Understanding Indonesian Muslims Culture, Sabtu (13/03/2021).
Arief Harsono, Chairman China Indonesia Management Association (CIMA) mengatakan, kerja sama diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok telah berlangsung lebih dari 70 tahun. Dan, sejumlah bukti sejarah menunjukkan bahwa orang Tionghoa telah berada di Indonesia sejak dulu dan menjadi bagian dari Republik Indonesia.
“Karena itulah, upaya meningkatkan hubungan baik melalui dialog ekonomi dan perdagangan lintas budaya perlu terus dikembangkan. CIMA didirikan bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok untuk berkembang menjadi suatu partnership dalam membangun kemakmuran Asia,” ujar Arief.
Eratnya hubungan diplomatik antara kedua negara terbukti dengan semakin kuatnya kerja sama di bidang perekonomian dan saat masa pandemi. Pada tahun 2020, Tiongkok dikatakan menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$ 4,8 milyar. Sementara itu, nilai perdagangan mencapai US$ 78,9 milyar.
Selain itu, Indonesia dan Tiongkok juga akan menjalin kerja sama dari sisi teknologi. Sebagaimana implementasi dari ASEAN-China Year of Digital Economy Cooperation 2020, kerja sama dengan Tiongkok diharapkan dapat lebih mendorong perkembangan e-commerce di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Tiongkok dan Indonesia memiliki tujuan untuk share future for mankind. Hal ini terefleksikan dari kerja sama distribusi vaksin, berkontribusi terhadap perubahan iklim, hingga investasi di bidang teknologi seperti artificial intelligence (AI), blockchain, dan Internet of Things (IoT),” ujar Djauhari Oratmangun, Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RTT).
Jack Yao, Secretary General of CCPIT Commercial Sub-Concil mengatakan dengan adanya dialog budaya antara Indoensia dan Tiongkok dapat memperkuat tali persahabatan antar dua negara. Ia memprediksi dalam lima tahun ke depan, hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok, terutama dalam hal perekonomian akan semakin baik.
Dahlan Iskan, Mantan Menteri BUMN Periode 2011-2014 juga turut hadir dalam dialog lintas budaya CIMA. Menurutnya, masih ada sentimen negatif mengenai orang Tionghoa di Indonesia begitu pula sebaliknya. Hal ini dipengaruhi oleh latar belakang politik Tiongkok yang berbasis komunis.
“Hanya sebagian kecil orang Tionghoa yang menjadi anggota komunis. Mayoritas mereka adalah pekerja dan punya agama. Sebaliknya, orang Tionghoa tidak perlu khawatir ke Indonesia karena orang Islam di negara ini sangat toleran. Jadi, kita harus bersama-sama untuk mengikis pemahaman yang tidak tepat antara dua negara,” ujarnya.
Sementara itu, Hermawan Kartajaya Founder dan Chairman MarkPlus, Inc sekaligus Co-Founder CIMA mengatakan, sangat penting untuk memahami sosial kultur dari kedua bangsa, yaitu Indonesia dan Tiongkok. Dengan memahami budaya suatu bangsa dapat memperat hubungan diplomatik antar negara.
“Saya berharap CIMA dapat menjadi medium untuk lebih memahami budaya antar dua negara. Sangat penting untuk memahami sosial kultur dari sebuah budaya. Setelah kita dapat memahami sosial kultur suatu bangsa, kita dapat mengerti lebih baik mengenai hukum dan politik yang berlaku dari negara tersebut,” pungkas Hermawan.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course

Related Posts

Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang paling banyak digemari masyarakat. Kandungan kafein di dalamnya dipercaya mampu...

Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi...

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

by Rizki Meirino
July 30, 2026
0

Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan (tiga dari kiri) bersama Presiden Indonesia Fashion Week sekaligus Ketua...

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

by Desti Dwi Natasya
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Reza Pahlavi, putra terakhir Shah Iran yang hidup di pengasingan, kembali menjadi sorotan setelah muncul spekulasi mengenai...

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

Inggris Pertimbangkan Terbitkan Obligasi Perang, Apa Fungsinya?

by Desti Dwi Natasya
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Inggris dikabarkan tengah mempertimbangkan penerbitan obligasi perang atau war bond untuk membantu membiayai peningkatan anggaran pertahanan....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Amman Mineral

Membangun Masa Depan dari Perut Bumi Sumbawa

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

July 30, 2026
Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

July 30, 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved