• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Perjuangan Panjang Reog Ponorogo di Panggung Dunia Terancam Diakui Negara Lain, dan Tidak Diprioritaskan di Negeri Sendiri

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 23, 2022
in Humaniora
0
Perjuangan Panjang Reog Ponorogo di Panggung Dunia Terancam Diakui Negara Lain, dan Tidak Diprioritaskan di Negeri Sendiri

JAKARTA,Cobisnis.com – Jalan panjang perjuangan Reog Ponorogo agar diakui dunia sebagai kesenian dan kebudayaan asli Indonesia terus berlanjut. Sejumlah kelompok Seni Reog Ponorogo menggelar aksi di Patung Kuda Jakarta, Jumat (22/04), agar Reog Ponorogo menjadi prioritas yang diusulkan Indonesia dalam Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO siklus tahun 2022/2023.

Aksi yang yang berlangsung damai ini, mewakili sejumlah Penggiat dan Pecinta Seni Reog Ponorogo, yang telah melakukan aksi serupa di berbagai kota sejak beberapa waktu lalu. Kemunculan aksi tersebut dipicu oleh pernyataan dari Pejabat di Ditjen Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang disampaikan pada 7 April 2022 tentang hasil pengumuman prioritas pengusulan WBTb dalam daftar ICH-UNESCO untuk siklus tahun 2022/2023.

“Ini bukan demo, ini adalah solidaritas. Mudah-mudahan Reog bisa diakui UNESCO, karena Reog ini bukan sembarang seni budaya. Reog adalah budaya luhur dari Ponorogo, yang sudah dikenal di tingkat internasional,” kata salah satu Pimpinan PAWARGO, yang ditemui dalam aksi tersebut.

Pada tanggal 11 April 2022, Pemerintah Kabupaten Ponorogo pun telah mengirimkan Nota Protes Hasil Pengumuman Prioritas Pengusulan WBTb dalam daftar ICH-UNESCO yang ditandatangani oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.

Nota tersebut mempertanyakan transparansi dan obyektifitas dalam proses dan pengumuman prioritas pengusulan WBTb untuk siklus tahun 2022/2023. Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengharapkan, Menteri Nadiem bisa memberikan penjelasan secara transparan dan secara formal melalui berita acara tertulis, tentang kriteria penilaian, hasil rekomendasi tentang urutan prioritas yang telah ditandatangani oleh Fasilitator ICH-UNESCO, dan hasil penilaian dari Tim Penilai (Assesor).

Perjuangan para Seniman dan Penggiat seni budaya Reog Ponorogo inipun beralasan sangat kuat, karena WBTb UNESCO memang memprioritaskan seni yang perlu diselamatkan (Urgent Safeguarding). Tidak hanya untuk mengklaim bahwa kesenian Reog Ponorogo adalah asli Indonesia, lebih dari itu adalah sebagai upaya mendorong pelestarian Reog sebagai budaya luhur asli Indonesia.

Hal ini menjadi penting, karena selama masa pandemi Covid-19, berbagai kegiatan dan gelaran Reog Ponorogo menurun drastis dan nyaris tidak bisa dilakukan acara, atau kalaupun ada sedikit gelaran namun dilakukan sangat terbatas, sehingga sangat berdampak kepada kehidupan para Seniman dan kelangsungan pentas Reog. Kondisi ini mengakibatkan banyak Seniman yang untuk bertahan hidup terpaksa harus meninggalkan seni Reog dan mencari penghidupan yang lain, sehingga mengancam keberlangsungan dan keberadaan Reog Ponorogo.

Reog Ponorogo adalah seni budaya asli Indonesia, dengan sejarah panjang yang mengakar kuat dalam denyut nadi para Seniman Penggiat Reog, dan sudah dikenal luas di seluruh Indonesia dan di berbagai belahan dunia. Namun demikian, Seni Reog pernah harus menghadapi ancaman akan di-klaim sebagai budaya oleh negara lain, sehingga sungguh ironis kalau di dalam negeri sendiri malah tidak memprioritaskan untuk diusulkan sebagai Warisan Budaya.

“Kita sudah banyak mendorong regenerasi untuk adik-adik kita, supaya menjadi penerus pelaku seni. Tapi karena pandemi Covid-19 ini, sangat terbatasnya acara gelaran Reog mengakibatkan sulitnya mengharapkan generasi penerus tetap mengandalkan hidupnya dari kesenian ini. Karena itu perlu didukung upaya melestarikan Reog dengan memprioritaskan untuk diusulkan menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO,” kata Sekretaris Umum Paguyuban Sedulur Warok TNI Polri dan Putu Warok Ponorogo.

Kuatnya gelombang dukungan ini memiliki alasan yang sangat kuat. Keberadaan Seni Reog Ponorogo sudah ada sejak masa Kerajaan Kediri pada abad XI. Hal ini terkait dengan cerita prosesi lamaran Prabu Kelana Sewandana dari Kerajaan Wengker kepada Dewi Sanggalangit dari Kerajaan Kediri. Legenda ini dianggap sebagai versi sejarah tertua dari Reog Ponorogo.

Saat ini diperkirakan terdapat 367 komunitas Reog Ponorogo di Kabupaten Ponorogo dan lebih dari 167 grup Reog Ponorogo yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu juga terdapat grup Reog Ponorogo yang tersebar di berbagai negara, paling tidak ada 6 negara yang cukup aktif kegiatannya yakni Amerika, Belanda, Korea, Jepang, Hongkong, serta Malaysia.

Penyebaran Seni Reog ke luar Kabupaten Ponorogo dan bahkan ke luar negeri, semakin menunjukkan betapa seni budaya Reog sangat bisa diterima oleh masyarakat yang berbeda, namun di sisi lain juga menunjukkan semakin perlunya untuk mendorong, mengusulkan dan memprioritaskan Reog Ponorogo diakui di UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda yang mencerminkan nilai luhur budaya Indonesia.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: budaya indonesiacobisnis.comReog PonorogoUNESCO

Related Posts

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keinginan orang tua untuk selalu menjaga anak agar terhindar dari masalah merupakan hal yang wajar. Namun, perlindungan...

Ahli Ungkap Hubungan Kurang Tidur dengan Risiko Stroke

Ahli Ungkap Hubungan Kurang Tidur dengan Risiko Stroke

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebiasaan tidur yang tidak teratur dan kurang berkualitas ternyata dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah. Jika berlangsung...

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polri menyiapkan langkah untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran....

DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset DPR RI tengah menyiapkan aturan yang memungkinkan pelaku berbagai...

Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mulai mengembangkan wisata berbasis mangrove yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pekalongan Mangrove...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Korut Tuduh Korsel Perparah Ketegangan di Wilayah Perbatasan

October 31, 2026
Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

October 31, 2026
Menpar: JCWF 2026 Makin Perkuat Yogyakarta jadi Destinasi Cultural Wellness

Menpar: JCWF 2026 Makin Perkuat Yogyakarta jadi Destinasi Cultural Wellness

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

GTA VI Dijadwalkan Rilis 19 November 2026, Ini Faktanya

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved