• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 1, 2026
in Nasional, Uncategorized
0
Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

JAKARTA, Cobisnis.com — Hasil penyusunan kembali sejarah Indonesia yang dilakukan pemerintah kini mulai dapat diakses masyarakat.

Proyek tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena memunculkan perbedaan pandangan terkait cara pemerintah menyajikan sejumlah peristiwa sejarah.

Karya tersebut diterbitkan dengan judul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku ini terdiri atas 10 jilid yang membahas perkembangan Indonesia secara panjang, mulai dari masa prasejarah sampai periode Reformasi.

Gagasan penyusunan ulang sejarah nasional pertama kali ramai diperbincangkan pada 2025.

Wacana tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran dari sejumlah pihak mengenai kemungkinan adanya kepentingan tertentu dalam penyusunan narasi sejarah.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan membantah adanya campur tangan dalam proses tersebut. Kementerian menyebut penyusunan buku melibatkan ratusan sejarawan dan dilakukan melalui proses akademik.

Menuai Kritik dari Sejumlah Pihak
Sebelum hasilnya dipublikasikan, proyek penulisan sejarah nasional mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Arkeolog Profesor Harry Truman Simanjuntak menjadi salah satu pihak yang mempertanyakan proses pengerjaannya.

Menurut dia, waktu yang disediakan untuk menyelesaikan proyek tersebut tergolong singkat. Ia juga menilai perlu ada forum ilmiah seperti seminar dan diskusi yang melibatkan lebih banyak sejarawan sebelum narasi sejarah ditetapkan.

Kritik juga datang dari Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI). Kelompok masyarakat sipil tersebut menilai penulisan sejarah harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan beragam perspektif.

AKSI mengingatkan agar proses tersebut tidak berujung pada pembentukan satu tafsir sejarah yang dianggap paling benar oleh pemerintah. Berbagai peristiwa penting, termasuk pengalaman kelam bangsa, dinilai harus tetap dicatat sebagai bagian dari perjalanan Indonesia.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI-P, Mercy Chriesty Barends, sebelumnya meminta pemerintah menghentikan proyek tersebut.

Ia menilai penulisan ulang sejarah berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama bagi korban pelanggaran HAM yang masih memperjuangkan keadilan.

“Kami percaya ya Pak ya, daripada diteruskan dan berpolemik, mendingan dihentikan. Kalau Bapak mau teruskan, ada banyak yang terluka di sini,” kata Mercy dalam rapat kerja dengan Menbud Fadli Zon , dikutip dari berbagai sumber, Selasa (1/09/26).

Mercy juga menekankan bahwa penyusunan sejarah seharusnya tidak dilakukan dengan menghilangkan atau memilih peristiwa tertentu. Menurutnya, berbagai catatan kelam tetap memiliki arti bagi masyarakat dan generasi berikutnya.

“Kalau memilih-milih saja mana yang ditulis dan mana yang tidak ditulis, ada banyak kekelaman-kekelaman yang ada di bawah permukaan yang tidak bisa kami ungkapkan satu per satu,” ucap Mercy.

Setelah melalui perdebatan sejak 2025, pemerintah akhirnya mulai membuka hasil proyek tersebut kepada masyarakat. Dari total 10 jilid yang disiapkan, lima jilid pertama telah dirilis dan dapat dibaca serta diunduh publik.

Penerbitan buku tersebut menjadi langkah pemerintah untuk menyajikan kembali perjalanan sejarah Indonesia dalam satu rangkaian pembahasan yang mencakup berbagai periode, dari masa prasejarah hingga Reformasi.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Buku Sejarahcobisnis.comFadli ZonIndonesia 2026Kementerian KebudayaanPenulisan Sejarahsejarah IndonesiaSejarah Nasional

Related Posts

Dimash Qudaibergen, Penyanyi asal Kazakhstan dengan Rentang Vokal Lebih dari 6 Oktaf, Gelar Konser Perdana di Indonesia pada 2026

Dimash Qudaibergen, Penyanyi asal Kazakhstan dengan Rentang Vokal Lebih dari 6 Oktaf, Gelar Konser Perdana di Indonesia pada 2026

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Penyanyi asal Kazakhstan, Dimash Qudaibergen, akan menggelar konser perdananya di Indonesia pada 12 Desember 2026. Konser bertajuk...

MD Entertainment Gandeng iQIYI, Perluas Pasar Drama Indonesia

MD Entertainment Gandeng iQIYI, Perluas Pasar Drama Indonesia

by Rizki Meirino
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MD Entertainment resmi menjalin kemitraan strategis dengan iQIYI untuk memperluas distribusi drama Indonesia ke pasar internasional. Melalui kolaborasi...

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di...

Bio Farma

Bio Farma dan 23 Century Medical Group Jajaki Kolaborasi Produk Berbasis Sel Punca dan Sekretom di Indonesia

by Weldon Darmawan
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bio Farma (Persero) dan 23 Century Medical Group Sdn Bhd menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)...

Usia Muda Bisa Kena Serangan Jantung, Mengapa?

Usia Muda Bisa Kena Serangan Jantung, Mengapa?

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Serangan jantung tidak hanya mengintai orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada kelompok usia muda, termasuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bio Farma

Bio Farma dan 23 Century Medical Group Jajaki Kolaborasi Produk Berbasis Sel Punca dan Sekretom di Indonesia

October 14, 2026
Bye Kartu SIM Fisik, Ini Cara Beralih ke eSIM di HP

Bye Kartu SIM Fisik, Ini Cara Beralih ke eSIM di HP

October 14, 2026
Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Fokus OTT KPK di BNPB

Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Fokus OTT KPK di BNPB

October 14, 2026
Vladimir Putin dan Presiden UEA membahas stabilitas Timur Tengah, kerja sama bilateral, serta isu pasokan diesel di tengah ketegangan AS-Iran.

Putin dan Presiden UEA Bahas Stabilitas Timur Tengah

October 14, 2026
Dimash Qudaibergen, Penyanyi asal Kazakhstan dengan Rentang Vokal Lebih dari 6 Oktaf, Gelar Konser Perdana di Indonesia pada 2026

Dimash Qudaibergen, Penyanyi asal Kazakhstan dengan Rentang Vokal Lebih dari 6 Oktaf, Gelar Konser Perdana di Indonesia pada 2026

October 14, 2026
MD Entertainment Gandeng iQIYI, Perluas Pasar Drama Indonesia

MD Entertainment Gandeng iQIYI, Perluas Pasar Drama Indonesia

October 14, 2026
Ilustrasi Stres - pexels/Andrea Piacquadio

Cara Menurunkan Hormon Kortisol secara Alami Menurut Ahli

October 14, 2026
Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

October 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved