• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 1, 2026
in Nasional, Uncategorized
0
Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

JAKARTA, Cobisnis.com — Hasil penyusunan kembali sejarah Indonesia yang dilakukan pemerintah kini mulai dapat diakses masyarakat.

Proyek tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena memunculkan perbedaan pandangan terkait cara pemerintah menyajikan sejumlah peristiwa sejarah.

Karya tersebut diterbitkan dengan judul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku ini terdiri atas 10 jilid yang membahas perkembangan Indonesia secara panjang, mulai dari masa prasejarah sampai periode Reformasi.

Gagasan penyusunan ulang sejarah nasional pertama kali ramai diperbincangkan pada 2025.

Wacana tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran dari sejumlah pihak mengenai kemungkinan adanya kepentingan tertentu dalam penyusunan narasi sejarah.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan membantah adanya campur tangan dalam proses tersebut. Kementerian menyebut penyusunan buku melibatkan ratusan sejarawan dan dilakukan melalui proses akademik.

Menuai Kritik dari Sejumlah Pihak
Sebelum hasilnya dipublikasikan, proyek penulisan sejarah nasional mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Arkeolog Profesor Harry Truman Simanjuntak menjadi salah satu pihak yang mempertanyakan proses pengerjaannya.

Menurut dia, waktu yang disediakan untuk menyelesaikan proyek tersebut tergolong singkat. Ia juga menilai perlu ada forum ilmiah seperti seminar dan diskusi yang melibatkan lebih banyak sejarawan sebelum narasi sejarah ditetapkan.

Kritik juga datang dari Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI). Kelompok masyarakat sipil tersebut menilai penulisan sejarah harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan beragam perspektif.

AKSI mengingatkan agar proses tersebut tidak berujung pada pembentukan satu tafsir sejarah yang dianggap paling benar oleh pemerintah. Berbagai peristiwa penting, termasuk pengalaman kelam bangsa, dinilai harus tetap dicatat sebagai bagian dari perjalanan Indonesia.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI-P, Mercy Chriesty Barends, sebelumnya meminta pemerintah menghentikan proyek tersebut.

Ia menilai penulisan ulang sejarah berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama bagi korban pelanggaran HAM yang masih memperjuangkan keadilan.

“Kami percaya ya Pak ya, daripada diteruskan dan berpolemik, mendingan dihentikan. Kalau Bapak mau teruskan, ada banyak yang terluka di sini,” kata Mercy dalam rapat kerja dengan Menbud Fadli Zon , dikutip dari berbagai sumber, Selasa (1/09/26).

Mercy juga menekankan bahwa penyusunan sejarah seharusnya tidak dilakukan dengan menghilangkan atau memilih peristiwa tertentu. Menurutnya, berbagai catatan kelam tetap memiliki arti bagi masyarakat dan generasi berikutnya.

“Kalau memilih-milih saja mana yang ditulis dan mana yang tidak ditulis, ada banyak kekelaman-kekelaman yang ada di bawah permukaan yang tidak bisa kami ungkapkan satu per satu,” ucap Mercy.

Setelah melalui perdebatan sejak 2025, pemerintah akhirnya mulai membuka hasil proyek tersebut kepada masyarakat. Dari total 10 jilid yang disiapkan, lima jilid pertama telah dirilis dan dapat dibaca serta diunduh publik.

Penerbitan buku tersebut menjadi langkah pemerintah untuk menyajikan kembali perjalanan sejarah Indonesia dalam satu rangkaian pembahasan yang mencakup berbagai periode, dari masa prasejarah hingga Reformasi.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Buku Sejarahcobisnis.comFadli ZonIndonesia 2026Kementerian KebudayaanPenulisan Sejarahsejarah IndonesiaSejarah Nasional

Related Posts

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan...

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemenhaj menyambut kebijakan Arab Saudi untuk menutup celah percaloan dalam pengadaan layanan haji dan memastikan pelayanan jemaah...

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah kabar rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan ramai...

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari....

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya paket perjalanan ibadah haji 2027 bagi calon jemaah asal Singapura mengalami penurunan hingga hampir 30 persen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

November 7, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

November 7, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved