• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pengguna Paylater Makin Banyak, Tapi Risiko Gagal Bayar Masih Belum Turun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 29, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pengguna Paylater Makin Banyak, Tapi Risiko Gagal Bayar Masih Belum Turun

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri buy now pay later (BNPL) atau paylater di Indonesia mencatat pertumbuhan sangat cepat, namun dibayangi risiko kredit macet yang masih tinggi.

PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) melaporkan outstanding paylater dari berbagai industri mencapai Rp56,3 triliun hingga Februari 2026.

Nilai tersebut tumbuh 86,7 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan permintaan layanan cicilan instan masih sangat kuat.

Jumlah pengguna juga terus naik. Hingga Februari 2026, layanan paylater digunakan oleh 26,2 juta debitur atau tumbuh 56,7 persen.

Pertumbuhan ini jauh melampaui kredit konsumtif konvensional, termasuk kartu kredit yang cenderung stagnan di kisaran 3–6 persen per tahun.

Meski tumbuh cepat, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) pada segmen paylater masih berada di sekitar 5 persen.

Angka itu jauh di atas rata-rata NPL kredit nasional yang berada di kisaran 2,85 persen. Kondisi ini menjadi alarm bagi industri pembiayaan digital.

IdScore mencatat NPL paylater sempat turun ke 3,21 persen pada 2024, namun kembali naik menjadi 5,14 persen di 2025 dan berpotensi meningkat lagi tahun ini.

Pola multi akun juga menjadi perhatian. Rata-rata satu debitur memiliki tujuh fasilitas kredit aktif di seluruh lembaga jasa keuangan.

Fenomena tersebut meningkatkan risiko overleverage, yaitu kondisi saat utang melebihi kemampuan membayar. Jika tidak dikendalikan, tekanan keuangan rumah tangga bisa membesar.

Sebagian besar transaksi paylater juga masih digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti belanja online, fesyen, dan makanan, bukan kegiatan produktif.

IdScore menilai pertumbuhan kredit tetap positif, namun industri perlu menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan mitigasi risiko dan edukasi keuangan masyarakat.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisfintechKonsumenKredit macetPaylaterPebisnismudaUtang

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

November 7, 2026
Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

November 7, 2026
Iran Siap Produksi Senjata, Peringatkan AS dan Israel Soal Serangan Baru

Iran Klaim Kini Militeranya Lebih Kuat setelah Perang dengan AS dan Israel

November 8, 2026
Ingin Mobil Hybrid Lebih Hemat BBM? Perhatikan Teknik Akselerasi

Ingin Mobil Hybrid Lebih Hemat BBM? Perhatikan Teknik Akselerasi

November 8, 2026
Stok iPhone 18 Pro Burgundy Terbatas, Ini Daftar Harga di Indonesia

Stok iPhone 18 Pro Burgundy Terbatas, Ini Daftar Harga di Indonesia

November 8, 2026
Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved