• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pengguna Paylater Makin Banyak, Tapi Risiko Gagal Bayar Masih Belum Turun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 29, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pengguna Paylater Makin Banyak, Tapi Risiko Gagal Bayar Masih Belum Turun

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri buy now pay later (BNPL) atau paylater di Indonesia mencatat pertumbuhan sangat cepat, namun dibayangi risiko kredit macet yang masih tinggi.

PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) melaporkan outstanding paylater dari berbagai industri mencapai Rp56,3 triliun hingga Februari 2026.

Nilai tersebut tumbuh 86,7 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan permintaan layanan cicilan instan masih sangat kuat.

Jumlah pengguna juga terus naik. Hingga Februari 2026, layanan paylater digunakan oleh 26,2 juta debitur atau tumbuh 56,7 persen.

Pertumbuhan ini jauh melampaui kredit konsumtif konvensional, termasuk kartu kredit yang cenderung stagnan di kisaran 3–6 persen per tahun.

Meski tumbuh cepat, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) pada segmen paylater masih berada di sekitar 5 persen.

Angka itu jauh di atas rata-rata NPL kredit nasional yang berada di kisaran 2,85 persen. Kondisi ini menjadi alarm bagi industri pembiayaan digital.

IdScore mencatat NPL paylater sempat turun ke 3,21 persen pada 2024, namun kembali naik menjadi 5,14 persen di 2025 dan berpotensi meningkat lagi tahun ini.

Pola multi akun juga menjadi perhatian. Rata-rata satu debitur memiliki tujuh fasilitas kredit aktif di seluruh lembaga jasa keuangan.

Fenomena tersebut meningkatkan risiko overleverage, yaitu kondisi saat utang melebihi kemampuan membayar. Jika tidak dikendalikan, tekanan keuangan rumah tangga bisa membesar.

Sebagian besar transaksi paylater juga masih digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti belanja online, fesyen, dan makanan, bukan kegiatan produktif.

IdScore menilai pertumbuhan kredit tetap positif, namun industri perlu menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan mitigasi risiko dan edukasi keuangan masyarakat.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisfintechKonsumenKredit macetPaylaterPebisnismudaUtang

Related Posts

Kasus Pandji Pragiwaksono Berlanjut ke Restorative Justice

Kasus Pandji Pragiwaksono Berlanjut ke Restorative Justice

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bareskrim Polri memastikan kasus komika Pandji Pragiwaksono terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja akan diselesaikan melalui pendekatan...

Jennie BLACKPINK

Jennie BLACKPINK Bakal Comeback dengan EP Baru Bulan Ini

by Desti Dwi Natasya
August 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jennie BLACKPINK dipastikan akan kembali dengan karya solo terbaru pada akhir Agustus 2026. Member BLACKPINK tersebut akan...

Penjualan Daihatsu Capai 84.959 Unit hingga Juli 2026

Penjualan Daihatsu Capai 84.959 Unit hingga Juli 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penjualan ritel Daihatsu mencapai 84.959 unit sepanjang Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 6,2% dibandingkan periode...

Kebakaran Lahan di Tulang Bawang Lampung Capai 6 Hektare

Kebakaran Lahan di Tulang Bawang Lampung Capai 6 Hektare

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran melanda sejumlah kebun warga dan lahan kosong di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dalam beberapa hari terakhir....

Baju Hitam Sering Dikaitkan dengan Kesedihan, Benarkah?

Baju Hitam Sering Dikaitkan dengan Kesedihan, Benarkah?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warna pakaian sering dianggap bisa menggambarkan suasana hati atau karakter seseorang. Salah satu yang paling sering mendapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

August 19, 2026
Kiriman Uang dari NTT Terhenti Mahasiswa di Jogja Terpaksa Ngutang Makan

Kiriman Uang dari NTT Terhenti Mahasiswa di Jogja Terpaksa Ngutang Makan

August 20, 2026
Wisatawan Asing ke Bali - pexel/aryapandusedjati

Psikolog Ungkap Alasan Wisatawan Asing Balik Lagi Liburan ke Bali

August 19, 2026
Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved