JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar terapi obesitas berbasis GLP-1 memasuki babak baru setelah hadirnya formulasi oral atau pil Wegovy di pasar Amerika Serikat awal 2026. Kehadiran produk tersebut dinilai berpotensi memperluas akses pasien terhadap terapi penurunan berat badan.
Pil Wegovy dikembangkan oleh Novo Nordisk menggunakan bahan aktif semaglutide yang sama dengan versi suntik mingguan Wegovy. Produk tersebut mulai dipasarkan di AS pada Januari 2026.
Kehadiran formulasi oral langsung memicu lonjakan minat pasien. LifeMD mencatat peningkatan jumlah pasien baru sejak pil Wegovy tersedia di pasar.
CEO LifeMD, Justin Schreiber, mengatakan jumlah pasien baru meningkat dari sekitar 300-400 pasien per hari menjadi 600-1.000 pasien per hari setelah peluncuran produk oral tersebut.
Menurut Novo Nordisk, sebagian besar pengguna pil Wegovy merupakan pasien yang sebelumnya belum pernah menggunakan terapi GLP-1. Kondisi ini dinilai menunjukkan formulasi oral mampu menjangkau kelompok pasien baru yang enggan menggunakan suntikan.
Dari sisi efektivitas, hasil uji klinis menunjukkan pil Wegovy mampu membantu penurunan berat badan rata-rata sekitar 12 persen. Pada uji coba lain, semaglutide oral bahkan dilaporkan mendekati penurunan berat badan hingga 17 persen.
CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar, menyebut produk tersebut sebagai pil GLP-1 paling ampuh yang tersedia saat ini di pasar.
Di tengah meningkatnya permintaan global, Novo Nordisk juga memperkuat kapasitas produksi. Perusahaan mengumumkan investasi manufaktur senilai US$500 juta di Irlandia pada Maret 2026 untuk mendukung produksi formulasi oral Wegovy.
(CNBC)













