JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh sampah sisa perayaan malam Tahun Baru 2026 sudah bersih sebelum matahari terbit. Target ini ditetapkan untuk menjaga kenyamanan warga dan wisatawan di hari pertama tahun baru.
Wali Kota Yogyakarta menegaskan bahwa kebersihan kota menjadi prioritas utama setelah perayaan malam pergantian tahun yang dipusatkan di sejumlah titik keramaian. Aktivitas pembersihan dilakukan sejak dini hari.
Ratusan petugas kebersihan dikerahkan untuk menyisir kawasan Malioboro, Tugu Jogja, Alun-alun, hingga titik wisata lain yang menjadi pusat perayaan. Armada pengangkut sampah juga disiagakan penuh.
Pemkot memperkirakan volume sampah meningkat signifikan akibat aktivitas wisata dan keramaian publik. Sampah yang terkumpul didominasi kemasan makanan, minuman, dan sisa atribut perayaan.
Langkah cepat ini dilakukan agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal sejak pagi hari. Ruang publik diharapkan sudah bersih saat warga mulai beraktivitas dan wisatawan kembali berkunjung.
Selain petugas lapangan, koordinasi lintas dinas juga dilakukan untuk memastikan proses pembersihan berjalan efektif. Dinas Lingkungan Hidup menjadi koordinator utama dalam operasi ini.
Pemkot Yogyakarta menilai penanganan sampah pasca-event besar memiliki dampak langsung pada citra kota pariwisata. Kebersihan dinilai sebagai bagian penting dari pelayanan publik.
Di sisi lain, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya selama perayaan berlangsung.
Kesadaran publik dinilai berperan besar dalam mengurangi beban petugas kebersihan dan mempercepat proses pemulihan kota pasca acara besar.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Yogyakarta dalam menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan ruang kota di tengah tingginya aktivitas pariwisata.
Dengan target pembersihan sebelum pagi, Pemkot berharap Yogyakarta tetap nyaman, bersih, dan siap menyambut aktivitas tahun baru.














