• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pemerintah Cetak Sejarah, Panda Bond Perdana Tarik Dana Rp18,5 Triliun dari Investor China

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 24, 2026
in Uncategorized
0
Pemerintah Cetak Sejarah, Panda Bond Perdana Tarik Dana Rp18,5 Triliun dari Investor China

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi menerbitkan Panda Bond untuk pertama kalinya di pasar keuangan China. Lewat penerbitan surat utang berdenominasi yuan tersebut, pemerintah berhasil menghimpun dana sebesar 7 miliar yuan atau setara Rp18,5 triliun.

Penerbitan dilakukan melalui Direktorat Surat Utang Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam diversifikasi sumber pembiayaan negara.

Panda Bond diterbitkan dalam dua seri. Seri pertama memiliki tenor tiga tahun dengan kode RICNY0729 senilai 5,6 miliar yuan dan kupon sebesar 1,90 persen.

Sementara seri kedua memiliki tenor lima tahun dengan kode RICNY0731 senilai 1,4 miliar yuan. Obligasi tersebut menawarkan kupon sebesar 2,19 persen dan akan jatuh tempo pada 30 Juli 2031.

Kedua seri memiliki tanggal penetapan harga pada 23 Juli 2026. Adapun penyelesaian transaksi dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 atau T+5.

Kementerian Keuangan menyebut penerbitan perdana ini memperoleh respons sangat positif dari investor domestik China. Total permintaan atau order book tercatat mencapai sekitar 17 miliar yuan.

Angka tersebut menghasilkan rasio bid to cover sebesar 2,4 kali. Tingginya minat investor memungkinkan pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang lebih efisien melalui tingkat imbal hasil yang kompetitif.

Menurut Kementerian Keuangan, besarnya permintaan investor mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Kredibilitas pengelolaan fiskal dan komunikasi yang baik dengan investor di China juga menjadi faktor pendukung keberhasilan transaksi ini.

Dana hasil penerbitan Panda Bond akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026. Instrumen ini juga memperoleh peringkat AAA dengan prospek stabil dari China Lianhe Credit Rating Co., Ltd.

Dalam transaksi tersebut, Bank of China bertindak sebagai Lead Underwriter dan Lead Bookrunner. Sejumlah institusi keuangan besar lainnya seperti China International Capital Corporation, CITIC Securities, DBS Bank China, Industrial and Commercial Bank of China, Agricultural Bank of China, China Construction Bank, serta The Export Import Bank of China turut terlibat sebagai mitra penerbitan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: APBN 2026Investor Chinakementerian keuanganPanda BondSurat utang negara

Related Posts

Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini menggunakan mobil listrik baru untuk menunjang aktivitasnya. Kendaraan tersebut merupakan Xpeng...

Rekrutmen CPNS 2026 Masih Dipersiapkan, Jadwal Menunggu Kesiapan Anggaran

Rekrutmen CPNS 2026 Masih Dipersiapkan, Jadwal Menunggu Kesiapan Anggaran

by Hidayat Taufik
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan persiapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 terus berjalan. Namun, jadwal pembukaan rekrutmen belum...

MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui isu pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp1,8 triliun...

Purbaya Tegaskan Utang KCIC Tak Akan Dibayar Pakai Uang APBN

Purbaya Tegaskan Utang KCIC Tak Akan Dibayar Pakai Uang APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah memastikan PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC akan dialihkan dari Danantara ke Kementerian Keuangan. Proses...

Petinggi KPK Temui Purbaya di Kemenkeu, Bahas Apa?

Petinggi KPK Temui Purbaya di Kemenkeu, Bahas Apa?

by Hidayat Taufik
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

September 1, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

September 3, 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.

CapCut Rayakan Pertumbuhan Komunitas di Singapura

September 8, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved