• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah Berencana Memperluas Program Bagi-bagi Rice Cooker untuk Tingkatkan Konsumsi Listrik dan Kurangi Impor LPG

Saeful Imam by Saeful Imam
January 21, 2024
in Nasional
0
Pemerintah Berencana Memperluas Program Bagi-bagi Rice Cooker untuk Tingkatkan Konsumsi Listrik dan Kurangi Impor LPG

Program bagi-bagi rice cooker

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana pemerintah untuk menambah program bagi-bagi Alat Memasak Listrik (AML) berupa rice cooker bertujuan meningkatkan konsumsi listrik per kapita sambil mengurangi impor LPG.

Sebelumnya, menurut peta jalan transisi energi Dewan Energi Nasional (DEN), target program rice cooker adalah 700.000 rumah tangga. Kementerian ESDM sekarang menargetkan distribusi mesin penanak nasi ini untuk 500.000 rumah tangga yang diharapkan selesai pada Januari 2024.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu, mengakui bahwa program bagi-bagi alat memasak listrik ini mungkin akan ditambah karena manfaatnya yang signifikan.

“Mudah-mudahan (ditambah) harapannya begitu. Tetapi kami mendorong DPR supaya anggaran AML diupayakan karena manfaatnya lumayan,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa program bagi-bagi rice cooker dapat mengurangi impor LPG, mengurangi beban keuangan negara, dan meningkatkan pendapatan PLN melalui peningkatan konsumsi listrik.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN), Djoko Siswanto, menjelaskan bahwa program bagi-bagi rice cooker dapat lebih mudah diimplementasikan karena harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan program sebelumnya yang mengusulkan bagi-bagi kompor induksi.

Djoko menyatakan bahwa pembagian rice cooker untuk 500.000 rumah tangga akan selesai tahun ini, dan pemerintah berencana menambah jumlahnya menjadi 700.000 rumah tangga pada tahun 2025.

Program ini menargetkan rumah tangga pelanggan PLN atau PLN Batam dengan daya 450 VA hingga 1.300 VA yang belum memiliki AML dan berlokasi di daerah dengan pasokan listrik 24 jam. Oleh karena itu, verifikasi data penerima diperlukan sebelum distribusi.

Menurut perhitungan Kementerian ESDM, program penyediaan AML sebanyak 500.000 unit pada tahun 2023 di seluruh Indonesia berpotensi meningkatkan konsumsi listrik sekitar 140 GWh, setara dengan kapasitas pembangkitan 20MW. Selain itu, program ini juga dapat menghemat LPG sekitar 29 juta kilogram atau setara dengan 9,7 juta tabung 3 kg.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: bagu-bagi rice cookerkurangi konsumsi gas lpgtingkatkan konsumsi listrik

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Amman Mineral

Membangun Masa Depan dari Perut Bumi Sumbawa

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

July 30, 2026
Zuckerberg Sebut Blokir AI China Tak Akan Buat AS Unggul di Persaingan Teknologi

Zuckerberg Sebut Blokir AI China Tak Akan Buat AS Unggul di Persaingan Teknologi

July 30, 2026
Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

July 30, 2026
Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved