• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah Ambil Langkah Tepat Redam Inflasi dengan Benahi Rantai Pasok

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 21, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

JAKARTA,Cobisnis.com – Langkah pemerintah membenahi rantai pasok sebagai strategi meredam laju inflasi adalah langkah yang tepat. Sehingga Indonesia berhasil mengendalikan inflasi di level 5,9 persen.

Seperti disampaikan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia (Core) Mohammad Faisal. Dia mengatakan faktor suplai berpengaruh besar dalam kenaikan angka inflasi dibanding faktor permintaan, sehingga perlu penguatan kolaborasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Kalau kemudian pemerintah melakukan usaha untuk kemudian menekan permasalahan dari sisi suplai dengan pengendalian inflasi di nasional dan daerah itu memang salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintah,” katanya, di Jakarta, Kamis, 20 Oktober.

Faisal menilai strategi pemerintah cukup mampu menahan laju inflasi. Hal itu tampak dalam pembacaan data pada September. Memang ada peningkatan inflasi sebesar 1,17 persen (mtm), tetapi justru ada penurunan inflasi inti dan deflasi pada kelompok volatile food.

Artinya, pendorong inflasi adalah dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Jadi faktor pendorong inflasinya murni karena memang first round efek kenaikan harga BBM bersubsidi makanya kenanya di inflasi transportasi, karena bahan bakarnya,” ujarnya.

Menurutnya, deflasi pada September juga tidak biasa, karena lazimnya kenaikan BBM subsidi akan diikuti inflasi harga pangan. Faisal juga menduga hal itu juga dipengaruhi faktor permintaan yang tidak terlalu kuat.

“Padahal biasanya ketika ada kenaikan harga BBM subsidi diikuti juga oleh kenaikan bahan pangan ya biasanya. Tapi di September kemarin malah terjadi deflasi,” terangnya.

Karena itu, Faisal menyarankan pemerintah agar melihat tingkat keefektifan strategi penurunan inflasi dalam beberapa bulan ke depan. “Juga harus mesti dilihat juga apakah sudah efektif atau belum, ini masih di bulan September ya jadi baru kita lihat first round effect,” pungkasnya.

Sementara itu, Ekonom INDEF Eisha Rachbini mengatakan, masalah rantai pasok dalam negeri yang disinggung Menteri Keuangan sebagai salah satu biang kerok naiknya inflasi. Namun, kata dia, itu bisa diselesaikan dengan teknologi.

“Penggunaaan teknologi bisa membantu, misalnya real time data untuk supply, data produksi, sampai data demand yg dibutuhkan masyarakat, juga industri harus sinkron, dibutuhkan koordinasi antar lembaga berwenang yang baik,” kata Eisha, Jumat, 21 Oktober.

Rantai pasok dalam negeri, lanjut Eisha, rantai pasok dalam negeri perlu dibenahi mulai dari produsen, petani, sampai konsumen.

“Permasalahan rantai pasok terutama food commodity, seperti misalnya bahan-bahan pokok, kapan supply lagi tinggi, bisa disimpan di manage dengan baik, ketika supply lagi sedikit, misal akibat cuaca buruk, bisa diantisipasi,” tambah Eisha.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga sempat menyebut akar masalah penyebab inflasi adalah rantai pasokan. Kemenkeu pun turut menggunakan instrumen fiskal untuk mendukung pengendalian inflasi dengan memberikan insentif kepada setiap daerah yang inflasinya lebih rendah dari inflasi nasional.

Sementara, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan pengendalian inflasi Indonesia yang cukup baik menjadi salah satu langkah penting bagi penguatan perekonomian nasional.

“Saat ini inflasi berada di level 5,9 persen. Dalam upaya pengendalian inflasi, pemerintah telah melaksanakan sejumlah langkah seperti mendorong kolaborasi antara TPIP dan TPID melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” tutur Ketum Golkar itu.

Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah juga mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk tematik ketahanan pangan dan pemanfaatan 2 persen Dana Transfer Umum (DTU) untuk membantu sektor transportasi dan tambahan perlindungan sosial.

Pemerintah telah mengeluarkan berbagai bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp12,4 triliun dan bantuan subsidi upah sebesar Rp9,6 triliun untuk 16 juta pekerja. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat memberikan bantalan bagi pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun agar masih berada di sekitar 5,2 persen dan tahun depan tetap bertahan di atas 5 persen.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comInflasiRantai pasok

Related Posts

Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Jawa Barat kembali membeberkan perkembangan terbaru dalam penanganan kasus video bermuatan asusila yang menyeret nama Lisa...

BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

by Dwi Natasya
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat perannya sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual masyarakat. Hal ini...

Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, dilaporkan mengalami dugaan keracunan usai menyantap makanan dari...

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ukraina melancarkan serangan drone ke fasilitas minyak Rusia pada Sabtu dini hari. Namun, serangan ini terjadi hanya...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

April 19, 2026
FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

April 19, 2026
Hari Bumi 2026 Diperingati 22 April: Simak Tema, Makna, dan Cara Menjaga Lingkungan

Hari Bumi 2026 Diperingati 22 April: Simak Tema, Makna, dan Cara Menjaga Lingkungan

April 18, 2026
PDC dan Upaya Menghadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas

PDC dan Upaya Menghadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas

April 20, 2026
Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

April 20, 2026
BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

April 20, 2026
Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved