• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Peluncuran Pedoman Injeksi Toksin Botulinum Pertama di Indonesia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 20, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Peluncuran Pedoman Injeksi Toksin Botulinum Pertama di Indonesia

JAKARTA,Cobisnis.com – Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI), hari ini meluncurkan publikasi Pedoman Injeksi Toksin Botulinum yang pertama di Indonesia.

Dimana pedoman tersebut memberikan informasi kepada praktisi estetika dalam
memberikan pelayanan terbaik dan aman kepada pasien. Sejak 1999, injeksi Toksin Botulinum telah menjadi prosedur estetika yang paling banyak dilakukan di dunia.

Selain itu, ini juga merupakan pilihan perawatan lini pertama untuk berbagai kondisi medis seperti distonia leher dan kekakuan tungkai.

Secara global, penggunaan Toksin Botulinum dalam estetika telah meningkat karena semakin banyak
pasien yang mencari perawatan dan perluasan indikasi off-label.

Khususnya di Indonesia, dimana pertumbuhan tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan
meningkatnya tren pasien estetika dari generasi yang lebih muda.

Perawatan Toksin
Botulinum bersifat sementara dan dapat berkurang seiring waktu, injeksi berulang diperlukan untuk mempertahankan efek perawatan. Selama ini para praktisi estetika menggunakan pedoman Barat yang sudah ditetapkan dalam penggunaan Toksin Botulinum yang beredar. Namun khususnya di Indonesia, setiap orang memiliki kekhasan anatomi wajah sendiri dan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam penggunaan Toksin Botulinum dalam perawatan estetika mereka.

Berlatar belakang tersebut, Pedoman Injeksi Toksin Botulinum ditujukan untuk
meningkatkan pengetahuan para praktisi estetika tentang teknik-teknik klinis dalam injeksi, cara kerja, indikasi, kontraindikasi, efek samping Toksin Botulinum serta imunogenitasnya.

Imunogenisitas ini berkaitan dengan pengurangan atau tidak adanya efek terapeutik setelah perawatan awal yang berhasil, karena injeksi berulang Toksin Botulinum yang merangsang
pembentukan antibodi; termasuk antibodi netralisasi (NAbs) yang dapat melawan aktivitas biologisnya.

Mengingat meningkatnya tren saat ini dalam penggunaan Toksin Botulinum untuk perawatan estetika, penting bagi praktisi untuk melakukan penilaian klinis menyeluruh, menginformasikan pasien tentang risiko perawatan, mengembangkan rencana perawatan
Toksin Botulinum untuk meminimalkan resistensi imun dan mempertahankan pilihan Toksin Botulinum sebagai perawatan lanjutan dengan hasil yang memuaskan.

Diharapkan Pedoman
Injeksi Toksin Botulinum yang pertama di Indonesia ini dapat memberikan pengetahuan secara penuh kepada praktisi estetika dalam menjalankan prosedur injeksi Toksin Botulinum kepada pasien secara efektif dan aman terutama pencegahan terhadap komplikasi.

dr. Lilik Norawati, Sp.KK, FINSDV, FAADV selaku Ketua Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) mengatakan bahwa saat ini belum ada pedoman
penatalaksanaan injeksi Toksin Botulinum di Indonesia. ”Berdasarkan hal tersebut, kami dari Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) yang merupakan bagian dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) menghimpun para
pakar yang ahli di bidang kosmetik dermatologi membuat pedoman ini,” imbuhnya. Dirinya juga menambahkan, prosedur pembuatan pedoman penatalaksanaan ini didukung
oleh MERZ AESTHETICS Indonesia. ”Semoga bersamaan dengan terciptanya pedoman ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi kosmetik dermatologi sehingga dapat mencegah efek samping dan komplikasi yang dapat terjadi,” sambungnya lagi.

Di samping itu, Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK, FAADV, Ketua Perdoski Pusat periode 2022-2024 menambahkan bahwa puluhan tahun terakhir saat toksin botulinum masuk dan didistribusikan di Indonesia belum ada keseragaman atau pedoman mengenai hal ini. Sampai akhirnya lahirlah “Pedoman Injeksi Toksin Botulinum” sebagai pedoman toksin
botulinum pertama yang diterbitkan oleh KSDKI dan PERDOSKI.

Selain itu, adanya Toksin Botulinum dengan berbagai macam brand berbeda yang tentunya dapat memberikan outcome yang berbeda merupakan masalah lain yang harus dihadapi dalam praktik kedokteran Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. “Terbitnya buku pedoman ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para praktisi dalam melakukan pemilihan toksin botulinum yang tepat dan terbukti efektif dalam mengatasi masalah di bidang kosmetik estetik maupun medik seperti penuaan (keriput), dan yang off label seperti hiperhidrosis (keringat berlebih), kulit berminyak, jaringan parut
(keloid), dan nyeri paska herpes (Neuralgia paska herpes),” jelasnya.

Dia pun menambahkan, melalui buku ini dapat juga dipelajari teknis-teknis klinis yang disesuaikan dengan tipe anatomi orang Indonesia khususnya, dan orang Asia pada umumnya.

Sehingga pada akhirnya, dapat menumbuhkan kewaspadaan dan pengetahuan tentang pencegahan komplikasi pada pasien, dan pada akhirnya akan meningkatkan
kenyamanan, keamanan, dan kepuasan pasien, serta memajukan Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin di Indonesia.

Untuk itu, demi mendukung hal tersebut Heidy Sembung, Chief Representative, Merz Aesthetics Indonesia, menyampaikan bahwa Merz Aesthetics® hadir sebagai mitra para dokter di dunia Medical Aesthetic untuk mendorong kepercayaan diri dengan membantu dokter termasuk para pasien agar bisa terlihat lebih baik, merasa lebih baik, dan hidup lebih
baik (look better, feel better and live better). “Salah satunya kami mendukung dengan cara peluncuran Pedoman Injeksi Toksin Botulinum pertama di Indonesia bersama Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI),” tuturnya lebih lanjut.

Di samping itu, dirinya menjelaskan Merz Aesthetics® memastikan bahwa selain produknya yang selalu memenuhi standar keamanan dan kualitas (termasuk) efektivitas yang tinggi, pihaknya juga memberi dukungan Pendidikan Berkelanjutan kepada para dokter, meningkatkan awareness dan edukasi tentang produk estetik terkini, contohnya toksin botulinum yang bekerja sama dengan organisasi kedokteran seperti Perhimpunan Dokter
Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comPedoman injeksi toksin

Related Posts

Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

by Hidayat Taufik
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Italia tengah menyiapkan aturan baru yang dapat memberikan sanksi kepada pejalan kaki yang menggunakan telepon seluler...

Tape dan durian diketahui dapat mengandung alkohol dari proses alami. Lantas, mengapa keduanya tetap halal dikonsumsi menurut ketentuan Islam dan fatwa MUI?

Kenapa Tape dan Durian Tetap Halal meski Mengandung Alkohol?

by Desti Dwi Natasya
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tape dan durian merupakan makanan yang cukup umum dikonsumsi masyarakat Indonesia, tetapi keduanya diketahui dapat mengandung alkohol...

Desta Tinggalkan Vindes, Pelajaran Menjaga Persahabatan

Desta Tinggalkan Vindes, Pelajaran Menjaga Persahabatan

by Hidayat Taufik
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Deddy Mahendra Desta memutuskan untuk mengakhiri kiprahnya di Vindes Corp setelah kurang lebih lima tahun menjalankan berbagai...

Marc Marquez

Marc Marquez Ungkap Masalah Lengan Kanan di Silverstone

by Desti Dwi Natasya
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez mengungkap kondisi fisiknya setelah MotoGP Silverstone, terutama masalah pada lengan kanan yang...

Ricuh Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 45 Tersangka

Ricuh Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 45 Tersangka

by Hidayat Taufik
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polda Metro Jaya menetapkan 45 orang sebagai tersangka terkait kerusuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di kawasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

August 28, 2026
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

August 28, 2026
Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

August 28, 2026
FSPPB

FSPPB Soroti Peran PDSI sebagai Pilar Kapabilitas Pengeboran Nasional

August 28, 2026
Baju Hitam - pexels/Hanna Pad

Cara Mudah Mencuci Baju Hitam agar Tak Mudah Pudar dan Lebih Awet

August 29, 2026
Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

August 29, 2026
Tape dan durian diketahui dapat mengandung alkohol dari proses alami. Lantas, mengapa keduanya tetap halal dikonsumsi menurut ketentuan Islam dan fatwa MUI?

Kenapa Tape dan Durian Tetap Halal meski Mengandung Alkohol?

August 29, 2026
Desta Tinggalkan Vindes, Pelajaran Menjaga Persahabatan

Desta Tinggalkan Vindes, Pelajaran Menjaga Persahabatan

August 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved