• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Peluang Investasi di Tengah Pemulihan Ekonomi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
February 23, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Peluang Investasi di Tengah Pemulihan Ekonomi

JAKARTA,Cobisnis.com Pasar modal Indonesia terus menunjukkan arah positif dalam dua bulan pertama tahun 2022. Kondisi ini menjadi momen penting bagi investor. Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) membahas strategi investasi di tengah kondisi perekonomian saat ini.

Sinyal positif dari pasar domestik

Berbekal pengetahuan dan pengalaman yang lebih baik dalam menangani pandemi dan ditopang oleh tingkat vaksinasi yang semakin tinggi, dampak gelombang ketiga pandemi COVID-19 (“omicron wave”) terhadap perekonomian dan pasar finansial terlihat lebih terbatas dibandingkan gelombang-gelombang sebelumnya di tahun 2020 dan 2021.

Sinyal keberlanjutan pemulihan ekonomi di Indonesia terlihat dengan terjadinya peningkatan siklus investasi dan konsumsi masyarakat yang menjadi katalis penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Peningkatan siklus investasi ditandai dengan kenaikan impor barang mentah dan barang modal, sedangkan peningkatan konsumsi masyarakat terjadi seiring dengan tingginya harga komoditas yang dapat mendorong konsumsi.

Stabilitas nilai tukar rupiah didukung indikator stabilitas makroekonomi seperti suku bunga riil, inflasi, neraca transaksi berjalan, dan cadangan devisa yang menunjukkan perbaikan solid membuat Indonesia lebih kuat dalam menghadapi normalisasi kebijakan moneter global. Selain itu, rendahnya kepemilikan investor asing di pasar modal, baik di pasar saham maupun obligasi, juga menurunkan risiko volatilitas nilai tukar jika terjadi arus dana keluar dari Indonesia saat sentimen global memburuk.

Untuk menjaga keseimbangan antara menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas rupiah, Bank Indonesia untuk sementara waktu diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan (selama inflasi masih terjaga), namun menaikkan Giro Wajib Minimum secara bertahap hingga September 2022.  Dana sekitar Rp200 triliun (1,1% dari PDB) akan ditarik dari sektor perbankan, nilai yang setara dengan 25% dari Rp800 triliun likuiditas yang disuntikkan oleh Bank Indonesia sejak awal pandemi.

Antisipasi kebijakan The Fed
The Fed telah mempertegas perubahan arah kebijakannya, dengan lebih menekankan pada pentingnya penanggulangan inflasi, memberikan sinyal kenaikan suku bunga lebih cepat dan sinyal pengurangan neraca (quantitative tightening). Seiring perubahan arah kebijakan ini, antisipasi pasar terhadap jumlah kenaikan suku bunga menjadi semakin agresif, berada pada kisaran kenaikan 4-5 kali di tahun 2022 ini. Namun, perlu diingat bahwa dalam memutuskan kebijakan, The Fed akan tetap data dependent.  Artinya keputusan menaikkan suku bunga akan tetap didasari pada perkembangan data perekonomian terkini, terutama terkait inflasi, arah pertumbuhan ekonomi, dan pandemi COVID-19.

Sangat wajar jika terjadi sedikit volatilitas pasar pada periode kenaikan suku bunga The Fed.  Namun stabilitas makroekonomi Indonesia saat ini yang jauh lebih baik dibandingkan dengan data-data periode kenaikan suku bunga The Fed di masa lalu, membuat Indonesia jauh lebih kuat dalam menghadapi kenaikan ini.

Ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina

Dalam beberapa pekan terakhir, perhatian dunia tengah berfokus pada ketegangan antara dua negara yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet, yaitu Rusia dan Ukraina.  Secara geografis, Ukraina berbatasan langsung dengan Rusia dan Uni Eropa. Secara geopolitik, saat ini Ukraina terlihat lebih mendekat ke Eropa. Perkembangan invasi Rusia ke Ukraina menjadi salah satu risiko yang harus diwaspadai, karena dapat menimbulkan peningkatan volatilitas di pasar finansial dunia. Sebagai negara penghasil komoditas, baik di bidang pertambangan maupun pertanian – terutama gandum, invasi Rusia ke Ukraina dapat menambah beban pada meroketnya inflasi dunia.

*Prospek di pasar saham dan obligasi

Mencermati risiko dan menangkap peluang yang ada, dapat disimpulkan bahwa perbaikan fundamental ekonomi Indonesia berperan sebagai penopang sentimen di pasar saham domestik. Kesiapan Indonesia dalam menghadapi perubahan kebijakan moneter dan fiskal di tahun ini ditunjukkan oleh aliran dana asing yang masuk secara stabil ke pasar saham Indonesia. Optimisme pemulihan aktivitas ekonomi, fundamental ekonomi yang semakin baik, stabilitas nilai tukar rupiah, serta pendekatan investor yang _forward looking past pandemic_ mendorong masuknya aliran dana asing di pasar saham Indonesia.

Sementara itu, pasar obligasi Indonesia sudah lebih siap dalam menghadapi volatilitas eksternal.  Kondisi fundamental yang suportif menjadi penopang pasar obligasi Indonesia di tengah tingginya sentimen eksternal. Fundamental yang suportif terlihat dari imbal hasil riil yang tinggi, defisit neraca berjalan yang mengecil, cadangan devisa yang meningkat, likudiitas domestik yang memadai, dan pasokan yang terkendali.

Di tengah kondisi saat ini, investor harus melakukan diversifikasi portofolio investasi. Investasi pada kedua instrumen, baik saham maupun obligasi, akan menjaga _risk-return_ portofolio investor. Saham dapat menjadi _performance kicker_ yang didukung oleh potensi pemulihan ekonomi, sedangkan obligasi dapat memberikan kinerja yang lebih moderat dengan risiko yang lebih rendah.  Keduanya sebaiknya dimiliki oleh investor sebagai diversifikasi aset pada portofolio di tengah kondisi global yang fluktuatif.

Sebagai ilustrasi, dalam setahun terakhir (per akhir Januari 2021 – akhir Januari 2022), reksa dana saham Manulife Saham Andalan (MSA) mencatatkan kinerja sebesar 23,44%. Pada periode yang sama, reksa dana pendapatan tetap Manulife Pendapatan Bulanan II (MPB II) mencatatkan kinerja sebesar 3,37% dan Manulife Obligasi Unggulan (MOU) memberikan imbal hasil sebesar 5,45%. Di tengah kondisi perekonomian yang kondusif, investor tetap disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio dengan porsi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing investor.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
online free course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.cominvestasiInvestorPasar Modal

Related Posts

Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun kekuatan nasional agar Indonesia dapat menentukan kebijakan secara mandiri. Menurutnya, ketahanan...

Performa APBN Meningkat, Pajak Tumbuh 9,5% dan Bea Cukai Tumbuh 30,4%

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

by Iwan Supriyatna
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menunjukkan tingkat...

Gol Menit Akhir Bawa Persija Menang 2-1 atas Persib

Gol Menit Akhir Bawa Persija Menang 2-1 atas Persib

by Hidayat Taufik
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Persija Jakarta sukses mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 dalam pertandingan lanjutan Super...

Sebelum Hilang Kontak, Komdigi Deteksi 5 Jurnalis dan 3 Kru di Sebesi

Sebelum Hilang Kontak, Komdigi Deteksi 5 Jurnalis dan 3 Kru di Sebesi

by Hidayat Taufik
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Upaya pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau terus dilakukan. Kementerian Komunikasi...

Andrea Bocelli membawa perayaan 30 tahun album Romanza ke Indonesia melalui dua konser di Borobudur dan JIExpo Jakarta.

30 Tahun Romanza: Album Andrea Bocelli yang Mengubah Segalanya

by Dwi Natasya
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiga puluh tahun setelah dirilis, album Romanza kembali menjadi sorotan melalui perayaan Romanza 30th Anniversary World Tour...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI menawarkan diskon tiket hingga 20 persen, cicilan 12 bulan, serta promo tiket pesawat dan hotel untuk konser Andrea Bocelli.

BNI Permudah Nasabah Nonton Andrea Bocelli

September 12, 2026
Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

September 11, 2026
Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

September 12, 2026
SWA Media Group dan Business Digest kembali memberikan penghargaan bagi perusahaan dengan reputasi kuat dan employee engagement terbaik.

SWA Apresiasi Perusahaan dengan Reputasi Terbaik

September 12, 2026
Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

September 13, 2026
Performa APBN Meningkat, Pajak Tumbuh 9,5% dan Bea Cukai Tumbuh 30,4%

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

September 12, 2026
Ilustasi Minum Air Putih - pexels/Andrea Piacquadio

3 Tanda Dehidrasi yang Harus diwaspadai

September 12, 2026
Gol Menit Akhir Bawa Persija Menang 2-1 atas Persib

Gol Menit Akhir Bawa Persija Menang 2-1 atas Persib

September 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved