JAKARTA, Cobisnis.com – Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menambah kamera pengawas atau CCTV serta pengeras suara di sejumlah pelican crossing. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kedisiplinan pengendara maupun pejalan kaki.
Perangkat tersebut nantinya akan dihubungkan dengan Network Operation Center atau NOC. Melalui sistem itu, petugas dapat memberikan peringatan dan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan penambahan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan di titik penyeberangan. Teknologi tersebut diharapkan mampu mengurangi pelanggaran lalu lintas.
Selain menambah perangkat baru, Dishub DKI bersama Polda Metro Jaya juga terus melakukan pengawasan di lapangan. Pemantauan dilakukan melalui petugas serta kamera CCTV yang telah terpasang sebelumnya.
Budi menegaskan pelican crossing merupakan fasilitas keselamatan yang wajib dipatuhi seluruh pengguna jalan. Saat lampu penyeberangan menunjukkan warna hijau bagi pejalan kaki, seluruh kendaraan harus berhenti di belakang garis henti.
Ia mengingatkan bahwa menerobos pelican crossing saat lampu merah menyala bukan hanya melanggar aturan lalu lintas. Tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pejalan kaki dan memicu kecelakaan.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah pelican crossing Bundaran HI. Kawasan ini memiliki aktivitas penyeberang yang tinggi karena terhubung langsung dengan Stasiun MRT Bundaran HI, Halte TransJakarta, kawasan perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan.
Dishub DKI juga akan terus mengevaluasi pengaturan waktu lampu pelican crossing. Penyesuaian dilakukan apabila terjadi peningkatan jumlah pejalan kaki atau perubahan kondisi arus lalu lintas.
Pemerintah berharap penambahan CCTV dan sistem pengeras suara dapat meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Dengan pengawasan yang lebih baik, risiko kecelakaan di titik penyeberangan diharapkan dapat ditekan.
Dishub DKI mengimbau seluruh pengguna jalan untuk saling menghormati hak pejalan kaki dan mematuhi rambu lalu lintas. Kedisiplinan bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman di Jakarta.













