• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pelemahan Rupiah Jadi Indikator Pra-Krisis Ekonomi yang Lebih Parah dari 2008

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 19, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Pelemahan Rupiah Jadi Indikator Pra-Krisis Ekonomi yang Lebih Parah dari 2008

Cobisnis.com – Ekonom menilai pelemahan tajam nilai tukar rupiah dalam waktu cepat merupakan indikator prakrisis ekonomi yang lebih parah dibandingkan 2008. Pelemahan pun tak menutup kemungkinan ke atas 16.500 per dolar AS. Mengapa?

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis 19 Maret 2020, nilai tukar rupiah melemah ke 15.712 per dolar AS atau melemah 489 poin (3,11%) dari posisi kemarin di angka 15.223 per dolar AS.

Bhima Yudhistira Adhinegara, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan, tidak bisa ditutupi lagi bahwa kondisi ekonomi di Tanah Air semakin memburuk. “Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS yang bergerak dalam tempo yang cepat menjadi indikator pra-krisis ekonomi,” katanya di Jakarta, Kamis 19 Maret 2020.

Bahkan dia memperkirakan, krisis ekonomi saat ini akan lebih parah dibandingkan tahun 2008. “Saya tidak mau menutup-nutupi lagi, bahwa amunisi bank sentral untuk meredam pelemahan rupiah makin terbatas. Hal ini bisa terlihat dari rasio cadangan devisa Indonesia yang kecil dibandingkan negara lainnya,” papar Bhima.

Lebih jauh dia menjelaskan, perbandingan cadangan devisa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)  Indonesia menurut data CEIC per 2019 adalah 10,9% dan trennya terus mengalami penurunan.

Coba bandingkan dengan rasio cadangan devisa terhadap PDB Malaysia sebesar 27,2%, Thailand 39,4%, dan Filipina 21,7%. “Artinya dibandingkan negara lain di Asean, Indonesia paling kecil amunisi bank sentral untuk menjaga stabilitas kurs rupiah,” ucapnya tandas.

Bima menyarankan kepada seluruh pengusaha baik skala menengah-besar maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bersiap menghadapi situasi yang terburuk. “Pelemahan kurs rupiah akan berjalan, dan tidak menutup kemungkinan berada di atas 16.500,” ungkap Bhima. “Situasi yang belum pernah dialami Indonesia sejak merdeka.”

Dengan krisis ekonomi, kata dia, perusahaan harus melakukan langkah-langkah penghematan anggaran, mulai mengurangi ktergantungan pembiayaan valas, serta mengubah strategi ekspansi menjadi lebih berhati-hati.

Sementara itu, imbas lockdown Malaysia lebih berpengaruh ke sisi psikologis. Sebab, menurut Bhima,  ada tekanan bagi pemerintah di Indonesia untuk meniru langkah Malaysia. “Jika kita begitu saja latah, maka dipastikan krisis ekonomi akibat lockdown lebih parah,” pungkas Bima.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Bhima YudhistiraBIcadangan devisaCobisniscobisnis & bisnisRupiah

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved