• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Saham Bergejolak, Para Konglomerat ini Malah Dapat Cuan

Saeful Imam by Saeful Imam
April 29, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Saham Bergejolak, Para Konglomerat ini Malah Dapat Cuan

pengusaha kaya ini malah dapat cuan di tengah pelemahan IHSG

JAKARTA, COBISNIS.COM – Berbagai persepsi negatif telah mempengaruhi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan ini. Pada sesi perdagangan terakhir pekan itu, tepatnya Jumat (26/4), IHSG menunjukkan penurunan tajam sebesar 1,69% atau 119,21 poin ke level 7.036,07.

Trend ini juga memberikan dampak terhadap nilai kekayaan sejumlah konglomerat Indonesia. Walaupun IHSG mengalami tekanan, beberapa tokoh bisnis Indonesia justru berhasil mencatatkan peningkatan kekayaan pada akhir pekan tersebut.

Prajogo Pangestu, salah satu orang terkaya di Indonesia dan pemilik Grup Barito, menjadi salah satu yang mengalami peningkatan signifikan dalam kekayaannya pada Jumat (26/4). Ini disebabkan oleh kenaikan harga saham beberapa perusahaan yang dimiliki oleh Prajogo di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada sesi perdagangan sebelumnya pada Jumat (26/4), kekayaan Prajogo mengalami peningkatan sebesar 3,01% atau setara dengan US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 25,1 triliun (dengan kurs Rp 16.196).

Sehingga, total kekayaan Prajogo saat ini mencapai US$ 56,1 miliar atau sekitar Rp 908 triliun dan menempatkannya sebagai orang terkaya ke-26 di dunia versi Forbes Real Time Billionaires.

Selain Prajogo, beberapa konglomerat lainnya juga mencatatkan peningkatan kekayaan pada Jumat. Chairul Tanjung, salah satu konglomerat terkemuka, melihat kenaikan kekayaannya sebesar 1,32% atau sekitar US$ 67 juta.

Total kekayaan Chairul Tanjung mencapai US$ 5,2 miliar atau sekitar Rp 84,2 triliun pada akhir pekan tersebut.

Pengusaha Lim Hariyanto Wijaya Sarwono juga mengalami peningkatan kekayaan sebesar 1,46% atau setara dengan US$ 61 juta pada hari yang sama. Dengan demikian, total kekayaan Lim mencapai US$ 4,3 miliar atau sekitar Rp 69,6 triliun.

Eddy Sugianto juga mencatatkan peningkatan kekayaan tipis sebesar 0,89% atau setara dengan US$ 11 juta pada hari itu. Total kekayaan Eddy mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21 triliun pada Jumat (26/4).

Selain itu, Otto Toto Sugiri mengalami peningkatan kekayaan sebesar 0,49% atau setara dengan US$ 9 juta. Total kekayaan bersih Otto saat ini sebesar US$ 1,8 miliar atau sekitar Rp 29,1 triliun.

Marina Budiman juga mencatat peningkatan kekayaan sebesar 0,72% atau setara dengan US$ 7 juta pada akhir pekan tersebut. Total kekayaan Marina mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,1 triliun.

Sri Prakash Lohia, seorang konglomerat Indonesia, juga mencatat kenaikan kekayaan tipis sebesar 0,04% atau sekitar US$ 3 juta. Saat ini, kekayaan Lohia mencapai US$ 8,3 miliar atau sekitar Rp 134 triliun.

Mochtar Riady dan Keluarga, konglomerat Indonesia, juga mencatat peningkatan kekayaan sebesar 0,09% atau sekitar US$ 1 juta pada akhir pekan itu. Total kekayaan mereka mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21 triliun.

Martua Sitorus dan Benny Suherman juga berhasil mempertahankan nilai kekayaan mereka dengan peningkatan tipis sebesar 0,01% pada akhir pekan itu. Total kekayaan Martua saat ini mencapai US$ 3,4 miliar atau sekitar Rp 44 triliun, sedangkan Benny memiliki kekayaan sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 17,8 triliun.

Sebaliknya, para konglomerat dari Grup Djarum mengalami penurunan signifikan dalam nilai kekayaan mereka pada akhir pekan ini.

Rudi Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik saham dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), mencatatkan penurunan paling mencolok dalam kekayaan mereka pada Jumat. Keduanya mengalami penurunan sebesar 1,46% dari total kekayaan bersih mereka.

Saat ini, nilai kekayaan bersih keduanya adalah US$ 24,4 miliar atau sekitar Rp 395 triliun dan US$ 23,3 miliar atau sekitar Rp 377 triliun. Meskipun mengalami penurunan, baik Budi Hartono maupun Michael Hartono tetap bertahan di peringkat ketiga dan keempat sebagai individu terkaya di Indonesia.

Di posisi berikutnya, konglomerat yang terkait dengan industri batubara, Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), juga mengalami penurunan kekayaan sebesar 0,73%. Kekayaannya kini mencapai US$ 25,8 miliar atau sekitar Rp 417 triliun. Walaupun mengalami penurunan, Low Tuck Kwong masih memegang posisi kedua sebagai orang terkaya di Indonesia.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: IHSG menurunkonglomerat cuan di tengah IHSG menurunsaham bergejolak

Related Posts

Harga Emas Antam Naik Rp31.000, Kini Tembus Rp2,009 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp31.000, Kini Tembus Rp2,009 Juta per Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas batangan Antam Logam Mulia menguat pada perdagangan Selasa (2/9/2025). Emas ukuran 1 gram dibanderol Rp2.009.000,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

April 27, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

April 27, 2026
Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

April 27, 2026
BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata

BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata

April 27, 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

April 28, 2026
Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

April 28, 2026
Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved