• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Saham Bergejolak, Para Konglomerat ini Malah Dapat Cuan

Saeful Imam by Saeful Imam
April 29, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Saham Bergejolak, Para Konglomerat ini Malah Dapat Cuan

pengusaha kaya ini malah dapat cuan di tengah pelemahan IHSG

JAKARTA, COBISNIS.COM – Berbagai persepsi negatif telah mempengaruhi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan ini. Pada sesi perdagangan terakhir pekan itu, tepatnya Jumat (26/4), IHSG menunjukkan penurunan tajam sebesar 1,69% atau 119,21 poin ke level 7.036,07.

Trend ini juga memberikan dampak terhadap nilai kekayaan sejumlah konglomerat Indonesia. Walaupun IHSG mengalami tekanan, beberapa tokoh bisnis Indonesia justru berhasil mencatatkan peningkatan kekayaan pada akhir pekan tersebut.

Prajogo Pangestu, salah satu orang terkaya di Indonesia dan pemilik Grup Barito, menjadi salah satu yang mengalami peningkatan signifikan dalam kekayaannya pada Jumat (26/4). Ini disebabkan oleh kenaikan harga saham beberapa perusahaan yang dimiliki oleh Prajogo di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada sesi perdagangan sebelumnya pada Jumat (26/4), kekayaan Prajogo mengalami peningkatan sebesar 3,01% atau setara dengan US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 25,1 triliun (dengan kurs Rp 16.196).

Sehingga, total kekayaan Prajogo saat ini mencapai US$ 56,1 miliar atau sekitar Rp 908 triliun dan menempatkannya sebagai orang terkaya ke-26 di dunia versi Forbes Real Time Billionaires.

Selain Prajogo, beberapa konglomerat lainnya juga mencatatkan peningkatan kekayaan pada Jumat. Chairul Tanjung, salah satu konglomerat terkemuka, melihat kenaikan kekayaannya sebesar 1,32% atau sekitar US$ 67 juta.

Total kekayaan Chairul Tanjung mencapai US$ 5,2 miliar atau sekitar Rp 84,2 triliun pada akhir pekan tersebut.

Pengusaha Lim Hariyanto Wijaya Sarwono juga mengalami peningkatan kekayaan sebesar 1,46% atau setara dengan US$ 61 juta pada hari yang sama. Dengan demikian, total kekayaan Lim mencapai US$ 4,3 miliar atau sekitar Rp 69,6 triliun.

Eddy Sugianto juga mencatatkan peningkatan kekayaan tipis sebesar 0,89% atau setara dengan US$ 11 juta pada hari itu. Total kekayaan Eddy mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21 triliun pada Jumat (26/4).

Selain itu, Otto Toto Sugiri mengalami peningkatan kekayaan sebesar 0,49% atau setara dengan US$ 9 juta. Total kekayaan bersih Otto saat ini sebesar US$ 1,8 miliar atau sekitar Rp 29,1 triliun.

Marina Budiman juga mencatat peningkatan kekayaan sebesar 0,72% atau setara dengan US$ 7 juta pada akhir pekan tersebut. Total kekayaan Marina mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,1 triliun.

Sri Prakash Lohia, seorang konglomerat Indonesia, juga mencatat kenaikan kekayaan tipis sebesar 0,04% atau sekitar US$ 3 juta. Saat ini, kekayaan Lohia mencapai US$ 8,3 miliar atau sekitar Rp 134 triliun.

Mochtar Riady dan Keluarga, konglomerat Indonesia, juga mencatat peningkatan kekayaan sebesar 0,09% atau sekitar US$ 1 juta pada akhir pekan itu. Total kekayaan mereka mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21 triliun.

Martua Sitorus dan Benny Suherman juga berhasil mempertahankan nilai kekayaan mereka dengan peningkatan tipis sebesar 0,01% pada akhir pekan itu. Total kekayaan Martua saat ini mencapai US$ 3,4 miliar atau sekitar Rp 44 triliun, sedangkan Benny memiliki kekayaan sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 17,8 triliun.

Sebaliknya, para konglomerat dari Grup Djarum mengalami penurunan signifikan dalam nilai kekayaan mereka pada akhir pekan ini.

Rudi Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik saham dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), mencatatkan penurunan paling mencolok dalam kekayaan mereka pada Jumat. Keduanya mengalami penurunan sebesar 1,46% dari total kekayaan bersih mereka.

Saat ini, nilai kekayaan bersih keduanya adalah US$ 24,4 miliar atau sekitar Rp 395 triliun dan US$ 23,3 miliar atau sekitar Rp 377 triliun. Meskipun mengalami penurunan, baik Budi Hartono maupun Michael Hartono tetap bertahan di peringkat ketiga dan keempat sebagai individu terkaya di Indonesia.

Di posisi berikutnya, konglomerat yang terkait dengan industri batubara, Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), juga mengalami penurunan kekayaan sebesar 0,73%. Kekayaannya kini mencapai US$ 25,8 miliar atau sekitar Rp 417 triliun. Walaupun mengalami penurunan, Low Tuck Kwong masih memegang posisi kedua sebagai orang terkaya di Indonesia.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: IHSG menurunkonglomerat cuan di tengah IHSG menurunsaham bergejolak

Related Posts

Harga Emas Antam Naik Rp31.000, Kini Tembus Rp2,009 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp31.000, Kini Tembus Rp2,009 Juta per Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas batangan Antam Logam Mulia menguat pada perdagangan Selasa (2/9/2025). Emas ukuran 1 gram dibanderol Rp2.009.000,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

July 23, 2026
MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

July 23, 2026
MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

July 23, 2026
Austria Jadikan Rumah Kelahiran Hitler Markas Polisi untuk Cegah Ziarah Neo Nazi

Austria Jadikan Rumah Kelahiran Hitler Markas Polisi untuk Cegah Ziarah Neo Nazi

July 23, 2026
Polri: Bhabinkamtibmas Tak Miliki Kewenangan Awasi atau Tagih Pajak

Polri: Bhabinkamtibmas Tak Miliki Kewenangan Awasi atau Tagih Pajak

July 24, 2026
Madu

Merajut Masa Depan dari Manisnya Madu Hutan Lantung Bersama Amman Mineral

July 24, 2026
Fiktor Klarifikasi Video Viral, Sujud ke Sopir Alphard Bukan Karena Dipaksa

Fiktor Klarifikasi Video Viral, Sujud ke Sopir Alphard Bukan Karena Dipaksa

July 24, 2026
Bakar Sampah Sembarangan Berujung Petaka, Mobil dan Warung di Kronjo Hangus Terbakar

Bakar Sampah Sembarangan Berujung Petaka, Mobil dan Warung di Kronjo Hangus Terbakar

July 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved