• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Pakar: Seruan Boikot Produk Prancis Tak Akan Berlangsung Lama

Rizki Meirino by Rizki Meirino
November 3, 2020
in Nasional
0
Pakar: Seruan Boikot Produk Prancis Tak Akan Berlangsung Lama

Cobisnis.com – Seruan boikot produk merek asal Prancis mengancam penjualan beragam produk. Mungkin banyak yang tidak mengetahui ragam brand asal Prancis tersebar mulai dari produk kecantikan hingga otomotif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Januari-Juli 2020, Indonesia telah mengimpor barang dari Prancis senilai US$ 682 juta. Angka ini turun jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Berikut sejumlah produk Prancis di Indonesia:

1. Produk fashion dengan berbagai brand asal Prancis yang banyak dikenal wanita dan pria seperti; Channel, Hermès, Louis Vuitton, Yves Saint Laurent, Lacoste, dan Pierre Cardin.

Brand kosmetik Prancis terkenal seperti; L’Oreal dan Garnier.

2. Produk makanan dan minuman yang sudah akrab di telinga konsumen Indonesia seperti; Danone, dan Kraft.

3. Brand otomotif dan energi seperti Renault, Peugeot, Michelin, Total, dan Elf.

4. Brand penginapan dan pariwisata Prancis terkenal seperti jaringan hotel Accor yang memiliki brand Ibis, Fairmont, Pullman, Novotel, Raffles, hingga Mercure.

Brand asal Prancis tersebut pantas khawatir. Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, brand tersebut juga menghadapi pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat surat imbauan memboikot produk Prancis.

Surat imbauan tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, dan Wakil Ketua Umum, Muhyiddin Junaidi, tertanggal 30 Oktober 2020.

“Memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis (Produk Prancis) serta mendesak kepada Pemerintah RI untuk melakukan tekanan dan peringatan keras kepada Pemerintah Prancis serta mengambil kebijakan untuk menarik sementara waktu Duta Besar RI di Paris hingga Presiden Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada Ummat Islam se-Dunia,” demikian surat imbauan MUI tersebut.

Barang Mewah

Pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira, mengingatkan bahwa produk produk yang langsung didatangkan dari Prancis lebih pas jika yang melakukan boikot adalah masyarakat kelas menengah atas. Rata-rata produk Prancis, kata dia, masuk dalam kategori high-end market atau barang-barang mewah.

“Kalau crazy rich, artis, atau pejabat yang boikot produk Prancis baru dampaknya sangat terasa. Dulu saat normal juga ramai fenomena beli barang mewah lewat jasa titipan, tapi sekarang pelaku Jastip tidak bisa keluar negeri karena Covid-19. Ibaratnya barang Prancis sudah jatuh tertimpa tangga,” ujar Bhima di Jakarta, Selasa (3 November 2020).

Sementara itu, barang-barang milik perusahaan Prancis yang diproduksi di Indonesia sepertinya butuh seruan yang lebih masif agar efek boikot lebih terasa. Menurut Bhima, produk seperti makanan minuman juga dikonsumsi masyarakat kelas bawah setiap hari.

“Ini tidak semudah itu untuk diboikot. Susu SGM, berapa juta bayi yang minum susu formula ini? Aqua juga sudah jadi air minum dalam kemasan yang dikonsumsi banyak rumah tangga. Kecuali boikot-nya bersumber langsung dari Pemerintah, misalnya, keluarkan aturan stop distribusi semua produk Prancis, itu baru efeknya langsung merugikan Prancis,” ujarnya.

Pengamat ekonomi INDEF, Nailul Huda, menilai perdagangan Indonesia-Perancis sebenarnya tidak terlalu signifikan. Dan, memang ada merek produk Perancis yang sudah jadi konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia.

“Khusus untuk produk yang sudah melekat di masyarakat Indonesia, saya rasa susah untuk diboikot, misalnya merek Aqua,” kata Huda menambahkan.

Sementara merek dengan segmen kelas atas seperti LV atau Dior diyakininya tidak akan terpengaruh. Karena isu boikot bukan menjadi perhatian pangsa pasar LV dan Dior tersebut.

“Saya rasa isu boikot-boikot ini tidak akan berlangsung lama. Hanya sesaat saja,” ujarnya.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course

Related Posts

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) terus memperkuat penjaminan Jamkrindo untuk memperluas akses pembiayaan dan mendukung keberlanjutan usaha...

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo (Persero) Ardhi Setyarko (kanan) berbincang dengan pemilik UMKM pembuatan kue di Cirebon, Jawa...

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

Jakarta, 23 September 2026. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menyelenggarakan BSI International Expo 2026 tanggal...

BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri halal Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru seiring meningkatnya permintaan...

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN tengah mengembangkan aplikasi penilaian untuk memantau pelayanan program Makan Bergizi Gratis atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

September 23, 2026
Surakman, Kru Kapal yang Bawa 5 Wartawan Ditemukan

Surakman, Kru Kapal yang Bawa 5 Wartawan Ditemukan

September 23, 2026
Teh Panas - pexels/freestocks.org

Es Teh atau Teh Panas, Mana yang Mengandung Lebih Banyak Antioskidan?

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved