• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pajak Minimum Global 15% Picu Dilema: Tarik Investasi atau Amankan Penerimaan Negara?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Berapa Kemenangan Lagi yang Diperlukan Marc Marquez untuk Raih Gelar Juara MotoGP?

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah menyiapkan skema insentif baru untuk menarik minat perusahaan multinasional berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, fasilitas tax holiday dan tax allowance dianggap tidak lagi relevan setelah Indonesia resmi menerapkan pajak minimum global 15% sejak awal 2025 melalui PMK No. 136/2024. Aturan ini mengikuti puluhan negara lain dan berlaku bagi perusahaan dengan pendapatan global di atas €750 juta.

Selama ini, Indonesia dikenal menawarkan keringanan pajak besar hingga tarif efektif di bawah 15%. Namun, dengan adanya aturan baru, insentif berbasis penghasilan jadi kurang menarik. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyebut pemerintah menyiapkan insentif tambahan untuk memperkuat yang sudah ada, meski belum dijelaskan rinciannya. Sementara itu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu menekankan pentingnya membandingkan kebijakan dengan negara lain agar tetap kompetitif.

Menurut analis pajak CITA, Fajry Akbar, insentif berbasis pengeluaran seperti immediate expensing, accelerated depreciation, maupun skema Qualified Refundable Tax Credit (QRTC) lebih kompatibel dengan aturan pajak minimum global. Ia mencontohkan Singapura yang lebih dulu menerapkan QRTC lewat Refundable Investment Credit (RIC) sejak 2024.

Di sisi lain, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengungkapkan pemerintah masih mempertimbangkan ulang penerapan pajak minimum global di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pasalnya, negara pesaing seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, hingga India menawarkan insentif yang jauh lebih beragam dan luas lahan KEK yang lebih besar. Ia menilai, potensi pengembangan KEK Indonesia masih terbuka lebar, baik dari sisi perluasan wilayah maupun insentif fiskal dan nonfiskal.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: cobisnis.cominvestasiPajak

Related Posts

Sergio Ramos

Bintang Top Eropa Masih Menganggur

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain top yang pernah menjadi andalan klub-klub besar Eropa kini masih berstatus tanpa klub menjelang penutupan...

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Aplikasi Baru Hidupkan Kembali Vine, Bawa Format Video Pendek Ke Era 2026

by Zahra Zahwa
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Vine kembali menjadi perhatian setelah sebuah aplikasi baru mencoba menghidupkan format video pendek yang pernah populer. Namun,...

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Kyle Kirkwood Menangi IndyCar Freedom 250 Di Washington DC

by Zahra Zahwa
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Balapan IndyCar Freedom 250 Grand Prix berlangsung di pusat kota Washington DC, Amerika Serikat. Ribuan penonton memenuhi...

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

by Zahra Zahwa
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China menunda peluncuran misi robotik Chang’e-7 yang akan mencari es air di Bulan. Misi tersebut awalnya dijadwalkan...

Foto sedang berdoa (Freepik)

3 Doa untuk Mengisi Maulid Nabi Muhammad SAW

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Umat Islam akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026, yang ditetapkan sebagai hari libur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
Dugaan Larangan Jilbab di Unhan, DPR Desak Klarifikasi

Dugaan Larangan Jilbab di Unhan, DPR Desak Klarifikasi

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Aplikasi Baru Hidupkan Kembali Vine, Bawa Format Video Pendek Ke Era 2026

August 24, 2026
Sergio Ramos

Bintang Top Eropa Masih Menganggur

August 24, 2026
Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Kyle Kirkwood Menangi IndyCar Freedom 250 Di Washington DC

August 24, 2026
Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved