• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pajak Minimum Global 15% Picu Dilema: Tarik Investasi atau Amankan Penerimaan Negara?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Berapa Kemenangan Lagi yang Diperlukan Marc Marquez untuk Raih Gelar Juara MotoGP?

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah menyiapkan skema insentif baru untuk menarik minat perusahaan multinasional berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, fasilitas tax holiday dan tax allowance dianggap tidak lagi relevan setelah Indonesia resmi menerapkan pajak minimum global 15% sejak awal 2025 melalui PMK No. 136/2024. Aturan ini mengikuti puluhan negara lain dan berlaku bagi perusahaan dengan pendapatan global di atas €750 juta.

Selama ini, Indonesia dikenal menawarkan keringanan pajak besar hingga tarif efektif di bawah 15%. Namun, dengan adanya aturan baru, insentif berbasis penghasilan jadi kurang menarik. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyebut pemerintah menyiapkan insentif tambahan untuk memperkuat yang sudah ada, meski belum dijelaskan rinciannya. Sementara itu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu menekankan pentingnya membandingkan kebijakan dengan negara lain agar tetap kompetitif.

Menurut analis pajak CITA, Fajry Akbar, insentif berbasis pengeluaran seperti immediate expensing, accelerated depreciation, maupun skema Qualified Refundable Tax Credit (QRTC) lebih kompatibel dengan aturan pajak minimum global. Ia mencontohkan Singapura yang lebih dulu menerapkan QRTC lewat Refundable Investment Credit (RIC) sejak 2024.

Di sisi lain, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengungkapkan pemerintah masih mempertimbangkan ulang penerapan pajak minimum global di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pasalnya, negara pesaing seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, hingga India menawarkan insentif yang jauh lebih beragam dan luas lahan KEK yang lebih besar. Ia menilai, potensi pengembangan KEK Indonesia masih terbuka lebar, baik dari sisi perluasan wilayah maupun insentif fiskal dan nonfiskal.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.cominvestasiPajak

Related Posts

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pembunuhan terjadi di wilayah Cimanggis, Depok, yang menewaskan seorang pria berinisial DS (42). Korban tewas setelah...

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP yang dirangkai...

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perum Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan...

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Venezuela mengonfirmasi tengah membuka pembicaraan awal dengan Amerika Serika (AS) untuk memulihkan hubungan diplomatik yang terputus...

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

by Zahra Zahwa
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali meluncurkan rudal Oreshnik ke wilayah Ukraina pada Jumat dini hari, untuk kedua kalinya sejak perang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved