• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pajak Minimum Global 15% Picu Dilema: Tarik Investasi atau Amankan Penerimaan Negara?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Berapa Kemenangan Lagi yang Diperlukan Marc Marquez untuk Raih Gelar Juara MotoGP?

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah menyiapkan skema insentif baru untuk menarik minat perusahaan multinasional berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, fasilitas tax holiday dan tax allowance dianggap tidak lagi relevan setelah Indonesia resmi menerapkan pajak minimum global 15% sejak awal 2025 melalui PMK No. 136/2024. Aturan ini mengikuti puluhan negara lain dan berlaku bagi perusahaan dengan pendapatan global di atas €750 juta.

Selama ini, Indonesia dikenal menawarkan keringanan pajak besar hingga tarif efektif di bawah 15%. Namun, dengan adanya aturan baru, insentif berbasis penghasilan jadi kurang menarik. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyebut pemerintah menyiapkan insentif tambahan untuk memperkuat yang sudah ada, meski belum dijelaskan rinciannya. Sementara itu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu menekankan pentingnya membandingkan kebijakan dengan negara lain agar tetap kompetitif.

Menurut analis pajak CITA, Fajry Akbar, insentif berbasis pengeluaran seperti immediate expensing, accelerated depreciation, maupun skema Qualified Refundable Tax Credit (QRTC) lebih kompatibel dengan aturan pajak minimum global. Ia mencontohkan Singapura yang lebih dulu menerapkan QRTC lewat Refundable Investment Credit (RIC) sejak 2024.

Di sisi lain, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengungkapkan pemerintah masih mempertimbangkan ulang penerapan pajak minimum global di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pasalnya, negara pesaing seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, hingga India menawarkan insentif yang jauh lebih beragam dan luas lahan KEK yang lebih besar. Ia menilai, potensi pengembangan KEK Indonesia masih terbuka lebar, baik dari sisi perluasan wilayah maupun insentif fiskal dan nonfiskal.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.cominvestasiPajak

Related Posts

Ajang PSSI Awards 2026 Apresiasi Peran Besar Insan Sepak Bola Tanah Air

Ajang PSSI Awards 2026 Apresiasi Peran Besar Insan Sepak Bola Tanah Air

by Hidayat Taufik
March 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa penyelenggaraan PSSI Awards 2026 tidak hanya sekadar seremoni penghargaan, tetapi...

Veda Ega Pratama Amankan Posisi 4 di Kualifikasi Moto3 Amerika 2026

Veda Ega Pratama Amankan Posisi 4 di Kualifikasi Moto3 Amerika 2026

by Hidayat Taufik
March 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan memulai balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 dari posisi keempat setelah...

Daftar 10 Negara dengan IQ Tertinggi Dunia, Posisi Indonesia di Mana?

Daftar 10 Negara dengan IQ Tertinggi Dunia, Posisi Indonesia di Mana?

by Hidayat Taufik
March 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korea Selatan mencatatkan skor rata-rata IQ tertinggi di dunia berdasarkan laporan Average IQ by Country 2026 yang...

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

by Hidayat Taufik
March 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan penolakan kapal perang Iran dalam ajang latihan maritim internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di...

Jangan Lewatkan, Fenomena Langit April 2026 Hadirkan Pink Moon dan Meteor

Jangan Lewatkan, Fenomena Langit April 2026 Hadirkan Pink Moon dan Meteor

by Hidayat Taufik
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Langit malam pada April 2026 akan menampilkan berbagai fenomena astronomi menarik yang bisa diamati. Mulai dari fase...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Asia Tenggara Kelabakan, China Masuk di Tengah Gangguan Energi Global

Asia Tenggara Kelabakan, China Masuk di Tengah Gangguan Energi Global

March 28, 2026
Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

March 28, 2026
Di Tengah Kondisi yang Menantang, BUMA International Group Tunjukkan Pemulihan Kinerja di FY2025

Di Tengah Kondisi yang Menantang, BUMA International Group Tunjukkan Pemulihan Kinerja di FY2025

March 28, 2026
Ajang PSSI Awards 2026 Apresiasi Peran Besar Insan Sepak Bola Tanah Air

Ajang PSSI Awards 2026 Apresiasi Peran Besar Insan Sepak Bola Tanah Air

March 29, 2026
Veda Ega Pratama Amankan Posisi 4 di Kualifikasi Moto3 Amerika 2026

Veda Ega Pratama Amankan Posisi 4 di Kualifikasi Moto3 Amerika 2026

March 29, 2026
Daftar 10 Negara dengan IQ Tertinggi Dunia, Posisi Indonesia di Mana?

Daftar 10 Negara dengan IQ Tertinggi Dunia, Posisi Indonesia di Mana?

March 29, 2026
“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

March 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved