• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Outlook Ekonomi Global OECD Melemah Imbas Ketidakpastian Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Outlook Ekonomi Global OECD Melemah Imbas Ketidakpastian Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merilis laporan terbaru mengenai outlook ekonomi global. Laporan tersebut menyoroti bahwa meski perekonomian dunia relatif tangguh pada paruh pertama 2025, prospeknya diperkirakan melemah dalam dua tahun mendatang.

OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global turun dari 3,3% pada 2024 menjadi sekitar 3,2% pada 2025. Angka ini terlihat tidak jauh berbeda, namun tren penurunan tersebut mengindikasikan tekanan struktural yang mulai dirasakan.

Pada 2026, pelemahan semakin nyata dengan proyeksi pertumbuhan hanya 2,9%. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketidakpastian kebijakan dan hambatan perdagangan global memberi dampak jangka menengah yang serius terhadap aktivitas ekonomi.

Tarif perdagangan yang semakin tinggi disebut sebagai faktor utama perlambatan. Kebijakan proteksionisme di sejumlah negara besar meningkatkan biaya ekspor-impor dan mempersempit ruang gerak perusahaan internasional.

Selain itu, ketidakpastian arah kebijakan fiskal dan moneter memperburuk situasi. Pelaku pasar dan investor cenderung menunda ekspansi maupun investasi baru hingga ada kepastian mengenai arah kebijakan di negara-negara utama.

Risiko geopolitik turut menekan outlook. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Asia Timur menimbulkan kekhawatiran terhadap rantai pasok energi dan pangan global, yang pada gilirannya memicu fluktuasi harga komoditas.

Bagi negara berkembang, pelemahan global menjadi tantangan besar. Ketergantungan pada ekspor komoditas dan investasi asing membuat mereka rentan terhadap guncangan eksternal yang dipicu oleh proteksionisme global.

Meski demikian, beberapa negara dengan pasar domestik besar seperti India dinilai masih mampu mencatat pertumbuhan lebih tinggi dari rata-rata global. Ketahanan konsumsi domestik menjadi kunci dalam menjaga momentum ekonomi mereka.

Bagi Indonesia, laporan OECD ini menjadi alarm penting. Dengan proyeksi perlambatan global, permintaan terhadap produk ekspor utama seperti sawit, batu bara, dan manufaktur berpotensi menurun. Namun, langkah diversifikasi pasar dan perjanjian perdagangan seperti CEPA dengan Uni Eropa dapat menjadi bantalan.

Secara keseluruhan, OECD menegaskan bahwa arah ekonomi dunia akan sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan, stabilitas geopolitik, dan kemampuan negara-negara utama menahan godaan proteksionisme.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomi globalGeopolitikPebisnismudaPerdagangan internasional

Related Posts

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memelihara kucing atau anjing di rumah memang menyenangkan, tetapi bulu yang rontok bisa menjadi masalah tersendiri. Bulu...

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Indonesia dapat teratasi...

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat mengalami 42 kali letusan pada Selasa, 25 Agustus 2026. Aktivitas...

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat...

800 Kg Garam Ditebar di Langit IKN, Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

800 Kg Garam Ditebar di Langit IKN, Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otorita Ibu Kota Nusantara atau OIKN bersama BMKG, TNI Angkatan Udara, BPBD, dan sejumlah instansi terkait menjalankan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

August 25, 2026
PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

August 26, 2026
Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

August 26, 2026
Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

August 26, 2026
Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved