JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi Olivia Rodrigo kembali mencuri perhatian lewat album ketiganya yang dirilis bulan ini. Album bertajuk You Seem Pretty Sad for a Girl so in Love menandai fase baru dalam karier penyanyi berusia 23 tahun tersebut.
Selain itu, album ini menunjukkan perkembangan gaya musik dan penampilannya yang semakin matang. Melalui 13 lagu, Rodrigo mengisahkan perjalanan sebuah hubungan. Cerita itu dimulai dari rasa jatuh cinta hingga kekecewaan saat hubungan mulai berubah.
Album tersebut langsung mendapat sambutan positif. Karena itu, Rodrigo berhasil meraih album nomor satu ketiganya secara beruntun di tangga lagu Billboard 200.
Sementara itu, Rodrigo juga mengumumkan festival musik baru bernama Daisy Chain Fields. Festival tersebut akan menampilkan deretan musisi perempuan dan mendukung berbagai organisasi advokasi perempuan. Beberapa nama yang dijadwalkan tampil antara lain Chappell Roan, Doechii, Bikini Kill, dan KATSEYE.
Selain itu, festival tersebut terinspirasi dari Lilith Fair yang didirikan oleh Sarah McLachlan. Acara itu juga akan menghadirkan Stevie Nicks dan Karen O sebagai tamu spesial. Sebelumnya, Rodrigo meraih kesuksesan besar lewat album Sour dan Guts.
Lagu seperti Drivers License dan Vampire memperlihatkan kemampuannya menulis lagu bertema patah hati. Di sisi lain, lagu seperti Good 4 U dan Get Him Back! menonjolkan pengaruh musik punk rock era 1990-an.
Perubahan juga terlihat dari sisi fashion. Jika sebelumnya Rodrigo identik dengan rok kotak-kotak dan sepatu platform, kini ia tampil lebih feminin dengan nuansa warna merah muda lembut.
Selain itu, identitas visual album terbarunya meninggalkan dominasi warna ungu yang melekat pada dua album sebelumnya. Perubahan tersebut semakin menegaskan arah baru yang ingin ditampilkan Rodrigo dalam fase kariernya saat ini.













