• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Office Of Chief Economist, Pt. Bank Mandiri, Tbk.

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 9, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Office Of Chief Economist, Pt. Bank Mandiri, Tbk.

JAKARTA,Cobisnis.com – Perekonomian Dunia masih menghadapi risiko ketidakpastian yang besar. Kondisi tingginya inflasi dan suku bunga mulai berimbas pada kinerja ekonomi dan sektor keuangan dunia. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa bank besar di AS dan Eropa kolaps, yang pada akhirnya harus di ambil alih oleh bank besar lainnya. Berbagai peristiwa ini tentunya dapat berimbas pada ekonomi dunia dan menimbulkan gejolak pasar keuangan global. Namun, dampak terhadap pasar keuangan global dapat diminimalisir berkat respons yang cepat dari otoritas keuangan di AS dan Eropa.

Perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,03% (yoy) sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan-IV 2022 yang sebesar 5,01% (yoy). Akan tetapi jika dibandingkan dengan negara-negara emerging market besar lainnya, capaian ekonomi Indonesia terbilang cukup memuaskan. Pada periode yang sama, ekonomi Vietnam melambat dari 5,92% (yoy) menjadi 3,32% (yoy), ekonomi Singapura melambat dari 2,1% (yoy) menjadi 0,1% (yoy).

Ekonomi Indonesia pada triwulan-I 2023 terutama masih ditopang oleh pulihnya permintaan domestik. Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga tercatat mencapai 4,54% (yoy) pada triwulan-I, sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2022 sebesar 4,48% (yoy), maupun triwulan I 2022 sebesar 4,34% (yoy). Pertumbuhan konsumsi pemerintah juga turut menopang ekonomi, dimana pertumbuhannya tercatat sebesar 3,99% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya yang mencatat kontraksi.

Namun, dampak ekonomi global mulai berimbas pada pertumbuhan PMTB yang hanya mencatat 2,11% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 3,33% (yoy). Selain itu, kinerja perdagangan masih cukup baik meski mulai melambat. Net ekspor tumbuh sebesar 77,65% (yoy) melambat dibandingkan triwulan IV 2022 di mana net ekspor tumbuh sebesar 86,25% (yoy).

Berdasarkan sektor, sektor-sektor terkait mobilitas tumbuh sangat tinggi memanfaatkan momentum akselerasi peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Sektor tersebut adalah Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 15,93% (yoy), dan Akomodasi dan Restoran 11,55% (yoy), dan Informasi & Komunikasi 7,19% (yoy).

Sektor Industri Pengolahan juga tumbuh relatif tinggi yaitu 4,43% (yoy). Sektor industri pengolahan adalah sektor yang sangat strategis karena menguasai 18,57% dari total PDB Nasional. Tantangan ekonomi secara sektoral terkait dengan pelemahan ekonomi global yang telah menekan kinerja beberapa industri orientasi ekspor, yaitu: industri garmen, kayu lapis, dan furnitur yang volume ekspornya terkontraksi pada Maret 2023 masing-masing sebesar -22,7% (yoy), -37,5% (yoy), dan -37,1% (yoy).

Tantangan ekonomi yang tahun ini adalah potensi penerimaan dari sektor komoditas yang berpotensi turun. Per 8 Mei 2023, beberapa harga komoditas penting bagi Indonesia mengalami koreksi harga sebagai berikut: harga batubara (Newcastle) mencapai USD169,7 per ton, atau terkoreksi 58% YTD; CPO (FOB Malaysia) mencapai

USD920,4 per ton, atau terkoreksi 2,8% YTD; minyak mentah (Brent) mencapai USD77,0 per barrel, atau terkoreksi 10,4% YTD; dan harga nikel USD24.531,0 per ton, atau terkoreksi 18,4% YTD.

Koreksi harga komoditas terakhir ini adalah proses normalisasi setelah mengalami lonjakan selama tahun 2021-2022. Kami memperkirakan walaupun harga-harga terkoreksi namun akan masih lebih tinggi dibandingkan harga sebelum pandemi COVID-19 dan masih menguntungkan. Kami perkirakan tahun 2023 harga rata-rata batubara (Newcastle) sebesar USD168,8 per ton; minyak mentah (Brent) USD86,0 per barrel; CPO (FOB Malaysia) USD891 per ton; dan nikel (LME) USD24.000 per ton.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan lebih tinggi pada triwulan II 2023 dibandingkan triwulan I 2023. Memasuki triwulan II 2023, berbagai indikator ekonomi di dalam negeri menunjukkan perbaikan. Indeks keyakinan konsumen (IKK) pada bulan Maret 2023 terus mengalami kenaikan menjadi 123,3. Sementara pada bulan April, Purchasing Manager index (PMI) yang mengukur kinerja sektor manufaktur menunjukkan pertumbuhan signifikan ke 52,7 tertinggi dalam 7 bulan terakhir.

Mandiri Spending Index: Penguatan pemulihan ekonomi juga terlihat pada belanja masyarakat. Kami melihat belanja masyarakat mengalami peningkatan menjelang dan beberapa minggu di bulan Ramadan. Hingga bulan 26 April 2023, indeks nilai belanja MSI mencapai 156,7, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara frekuensi belanja mengalami kenaikan drastis. Hingga akhir April 2023, frekuensi belanja masyarakat mencapai 280,7.

Secara komposisi belanja, belanja terkait supermarket dan fashion terus mengalami kenaikan. Pada April 2023, belanja terkait supermarket dan fashion masing-masing mengambil porsi sekitar 16,3% dan 12,3%, tertinggi sejak tahun 2022. Namun di sisi lain, belanja barang tahan lama, seperti household-related goods, porsinya terus mengalami penurunan sejak Januari 2023. Hal ini mengindikasikan adanya pergeseran perilaku konsumsi masyarakat yang menjadi defensif.

Dari sektor perbankan, pertumbuhan kredit perbankan masih sehat, di mana pada bulan Maret, pertumbuhan kredit mencapai 9,9% (yoy) sedikit melambat dibandingkan posisi akhir tahun 2022 yang mencapai 11% (yoy). Pertumbuhan DPK cenderung melambat mencapai 7% (yoy), meski dari sisi likuiditas secara umum masih memadai, tercermin dari rasio LDR yang masih berada pada 80%

Hingga saat ini, perbankan Indonesia masih relatif terlindungi dari dampak gagalnya perbankan AS, karena eksposur yang relatif sangat terbatas. Dilihat dari berbagai indikator perbankan Indonesia masih cukup resilient menghadapi gejolak global. Kualitas aset masih terjaga dengan rasio NPL yang cenderung terus menurun. Selain itu permodalan perbankan juga masih sangat kuat dengan rasio kecukupan modal berada pada 26%, jauh di atas ketentuan.

Di tengah tekanan perlambatan ekonomi global, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2023, masih berpotensi tumbuh stabil pada kisaran 5,07% (yoy). Dengan demikian, untuk keseluruhan tahun 2023, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,04%. Ke depan, ekonomi Indonesia juga akan menghadapi tantangan lain yaitu penyelenggaraan Pemilu. Belanja terkait Pemilu dapat mendorong konsumsi meningkat. Namun di sisi lain, investor akan bersikap hati-hati dan cenderung.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: bank mandiricobisnis.comPerekonomian

Related Posts

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, Pramono Sebut Hampir Semua Sudah Pulih

72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, Pramono Sebut Hampir Semua Sudah Pulih

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keracunan MBG di Jakarta Timur menyebabkan puluhan siswa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Oleh karena itu,...

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Tolak Kekerasan dan Dominasi

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Tolak Kekerasan dan Dominasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Paus Leo XIV serukan perdamaian dunia di tengah konflik global yang terus meningkat. Oleh karena itu, paus leo...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

April 6, 2026
ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

April 6, 2026
Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved