JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat Kepresidenan Barack Obama atau Obama Presidential Center akan resmi dibuka untuk publik pada 19 Juni 2026. Pembukaan tersebut bertepatan dengan peringatan Juneteenth di Amerika Serikat.
Proyek senilai US$850 juta itu menjadi pusat kepresidenan termahal dalam sejarah Amerika Serikat. Selain itu, pembangunan kompleks tersebut memakan waktu lebih dari satu dekade.
Kompleks ini berdiri di Chicago dan menawarkan konsep yang berbeda dari perpustakaan kepresidenan tradisional. Alih-alih hanya menghadirkan arsip sejarah, pengelola membangun kawasan seluas 19,3 acre yang berfokus pada pendidikan dan komunitas.
Kampus tersebut mencakup museum, ruang acara masyarakat, kebun buah dan sayur, lapangan basket berstandar NBA, serta cabang baru Perpustakaan Umum Chicago. Sementara itu, arsitek Tod Williams dan Billie Tsien merancang seluruh kawasan dengan pendekatan yang lebih terbuka bagi masyarakat.
Museum utama menjadi salah satu daya tarik terbesar di kompleks tersebut. Dari Sky Room di lantai atas, pengunjung dapat menikmati pemandangan kawasan Chicago dan Danau Michigan.
Selain itu, ruang tersebut menampilkan karya seni monumental seniman Idris Khan berjudul “Sky of Hope”. Karya itu menampilkan kutipan pidato Obama di Selma, Alabama.
Tulisan-tulisan tersebut tersusun ke atas dan menciptakan kesan perjalanan menuju masa depan. Di berbagai bagian kampus, pengunjung juga dapat melihat 28 instalasi seni yang dibuat khusus oleh sejumlah seniman ternama.
Salah satunya adalah karya Julie Mehretu yang menghiasi area museum dengan instalasi vertikal setinggi 83 kaki.













