• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Nobar Piala Dunia Tak Lagi Diminati di China, Apa yang Terjadi?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 22, 2026
in Teknologi
0
Starbucks Korea Tutup Semua Gerai Usai Kontroversi Kampanye Promosi

JAKARTA, Cobisnis.com – Tradisi nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang selama ini identik dengan suasana meriah di China mulai mengalami perubahan pada edisi 2026. Semakin banyak masyarakat memilih menikmati pertandingan dari rumah melalui perangkat digital dibanding berkumpul di tempat umum.  

Perubahan tersebut dipengaruhi oleh berkembangnya layanan streaming dengan kualitas gambar yang semakin baik. Penonton kini dapat menyaksikan pertandingan melalui ponsel, tablet, maupun televisi pintar tanpa harus menghadiri acara nobar.  

Selain kemudahan akses, fitur interaktif di platform digital juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengguna dapat melihat statistik pertandingan secara langsung, berinteraksi di kolom komentar, hingga memilih berbagai sudut tayangan sesuai preferensi mereka.  

Perubahan kebiasaan menonton ini turut memengaruhi penyelenggara acara nobar di berbagai kota di China. Sejumlah lokasi yang biasanya dipenuhi penggemar sepak bola dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengunjung selama Piala Dunia 2026 berlangsung.  

Di sisi lain, kebiasaan masyarakat mengonsumsi hiburan juga terus berubah. Penonton kini lebih menyukai pengalaman yang fleksibel sehingga dapat menikmati pertandingan sambil melakukan aktivitas lain di rumah atau saat bepergian.  

Meski demikian, antusiasme masyarakat China terhadap Piala Dunia tidak serta-merta menurun. Minat terhadap pertandingan tetap tinggi, hanya saja cara menikmati kompetisi kini bergeser dari ruang publik menuju platform digital.  

Fenomena ini menunjukkan transformasi perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi dalam mengakses hiburan. Kemudahan layanan streaming membuat pengalaman menonton menjadi lebih personal sekaligus praktis bagi banyak orang.  

Perubahan tren di China menjadi gambaran bagaimana digitalisasi mengubah budaya menonton olahraga di berbagai negara. Jika sebelumnya nobar menjadi pilihan utama, kini pengalaman menonton secara individu melalui perangkat pribadi mulai mendominasi selama Piala Dunia 2026.  

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
online free course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Chinacobisnis.comdigitalHeadlinenobar Piala DuniaPiala Dunia 2026streaming sepak bolaTeknologiWorld Cup 2026

Related Posts

Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 200 karyawan dari divisi pengembangan headset Vision...

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

by Hidayat Taufik
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali menghadapi periode yang dikenal sebagai “Black August” atau “kutukan Agustus”. Istilah tersebut menjadi sebutan populer...

Alejandro Balde tinggalkan Barcelona

Kecewa Hansi Flick, Alejandro Balde Ingin Tinggalkan Barcelona

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alejandro Balde dilaporkan telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah menyimpulkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Hayden Panettiere dan Perjalanan Hidupnya Setelah Menjadi Bintang Sejak Kecil

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Hayden Panettiere meninggal dunia pada usia 36 tahun setelah menjalani kehidupan panjang di bawah sorotan Hollywood....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
Saint Lucia - pexels/THARUN GOWDA

Pulau yang Lagi Tren untuk dikunjungi pada 2026

August 23, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Menpar:  Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

Menpar: Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

August 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved