• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
in News
0
Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran menolak mengirim delegasi untuk bertemu utusan Amerika Serikat di Pakistan sebelum serangan di Lebanon dihentikan.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes atas berlanjutnya serangan Israel, meski sebelumnya telah disepakati gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan AS.

Rencana pertemuan damai di Islamabad sejatinya menjadi upaya meredakan ketegangan, dengan Pakistan sebagai mediator dalam dialog kedua negara.

Namun, Iran menilai kesepakatan gencatan senjata tidak dijalankan secara menyeluruh karena serangan di Lebanon masih terus berlangsung.

Media Iran melaporkan delegasi Teheran belum berangkat ke Pakistan dan belum ada rencana menghadiri perundingan dalam waktu dekat.

Pemerintah Iran menegaskan partisipasi dalam dialog sangat bergantung pada kondisi di lapangan, terutama penghentian serangan sebagai bentuk komitmen nyata.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut dialog hanya bisa dilakukan jika semua pihak mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, terdapat perbedaan pandangan terkait cakupan gencatan senjata. Iran dan Pakistan menyebut Lebanon termasuk, sementara AS dan Israel tidak.

Perbedaan interpretasi ini memperumit proses diplomasi dan berpotensi memperpanjang konflik di kawasan.

Data terbaru menunjukkan sejak 8 April 2026, sedikitnya 303 orang tewas dan 1.150 lainnya luka-luka akibat serangan di Lebanon.

Secara keseluruhan sejak 2 Maret 2026, korban mencapai 1.888 orang meninggal dan 6.092 luka-luka, mencerminkan eskalasi yang masih tinggi.

Kondisi ini berdampak pada stabilitas Timur Tengah dan berpotensi memengaruhi dinamika politik global.

Penolakan Iran menegaskan bahwa proses diplomasi masih menghadapi hambatan besar dan membutuhkan komitmen lebih kuat dari semua pihak.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Amerika SerikatCobisnisGeopolitikiranisraelLebanonPebisnismuda

Related Posts

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah mengkaji skema baru penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean. Konsep ini membuka peluang jemaah berangkat lebih...

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Arab Saudi memastikan tidak menerbitkan visa haji furoda pada musim haji tahun ini. Kebijakan ini otomatis...

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Pertimbangkan Skema Tukar Aset Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi tukar guling dalam rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)...

China Kembali Suarakan Target Bersatu dengan Taiwan di Masa Depan

China Kembali Suarakan Target Bersatu dengan Taiwan di Masa Depan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden China Xi Jinping menyatakan keyakinannya bahwa China dan Taiwan pada akhirnya akan bersatu. Pernyataan ini disampaikan...

Industri Tambang Hadapi Risiko Geopolitik dan Pemangkasan Produksi

Industri Tambang Hadapi Risiko Geopolitik dan Pemangkasan Produksi

by Iwan Supriyatna
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta komunitas pertambangan mengakui bahwa industri pertambangan nasional saat ini sedang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

April 10, 2026
Menkeu Purbaya Kritik Pengusaha Nikel, Soal Untung Tak Ribut Rugi Minta Bantuan

Menkeu Purbaya Kritik Pengusaha Nikel, Soal Untung Tak Ribut Rugi Minta Bantuan

April 10, 2026
Pasca Gencatan Senjata, IRGC Atur Ulang Rute Kapal di Selat Hormuz

Pasca Gencatan Senjata, IRGC Atur Ulang Rute Kapal di Selat Hormuz

April 10, 2026
Bahlil Ungkap Upaya Diplomasi, Nasib Dua Kapal RI di Selat Hormuz Masih Menunggu

Bahlil Ungkap Upaya Diplomasi, Nasib Dua Kapal RI di Selat Hormuz Masih Menunggu

April 10, 2026
Panduan Pembagian Warisan dalam Islam Sesuai Kondisi Ahli Waris

Panduan Pembagian Warisan dalam Islam Sesuai Kondisi Ahli Waris

April 11, 2026
Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

April 11, 2026
Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

April 11, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Pertimbangkan Skema Tukar Aset Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

April 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved