• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, November 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Negara Bisa Cetak Uang Tanpa Picu Inflasi, Ini Penjelasan Ekonominya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Negara Bisa Cetak Uang Tanpa Picu Inflasi, Ini Penjelasan Ekonominya

A 50 subject $20 dollar note sheet after being printed by an intaglio printing press at the US Bureau of Engraving and Printing in Washington, DC, US, on Tuesday, May 21, 2024. Money-market fund assets rose as elevated short-term rates continued to lure funds, even after recent economic data suggests the Federal Reserve could ease monetary policy this year. Photographer: Al Drago/Bloomberg via Getty Images

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak yang mengira setiap kali negara mencetak uang, harga barang pasti melonjak. Padahal, dalam ekonomi modern, cetak uang bukan sekadar menambah kertas di peredaran, tapi soal bagaimana kebijakan moneter dijalankan dengan hati-hati.

“Cetak uang” sekarang lebih sering berarti penambahan uang digital oleh bank sentral, bukan uang fisik. Mekanismenya bisa lewat pembelian obligasi negara, penurunan suku bunga, atau program quantitative easing (QE) yang menambah likuiditas di sistem keuangan.

Inflasi biasanya muncul kalau jumlah uang tumbuh jauh lebih cepat dibanding produksi barang dan jasa. Tapi kalau ekonomi lagi melambat, uang baru justru bisa bantu mendorong aktivitas tanpa bikin harga langsung naik.

Contohnya bisa dilihat saat pandemi COVID-19. Banyak negara menambah uang beredar untuk menopang ekonomi. Inflasi global baru terasa setelah pasokan barang terganggu dan permintaan melonjak saat ekonomi pulih.

Selama uang baru diarahkan ke sektor produktif seperti infrastruktur, industri, atau UMKM, dampaknya bisa positif. Perekonomian tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan daya beli masyarakat meningkat tanpa tekanan harga berlebihan.

Namun, kuncinya tetap ada pada koordinasi antara pemerintah dan bank sentral. Jumlah uang yang dilepas ke pasar harus bisa diserap kembali ketika ekonomi mulai memanas, agar tekanan inflasi tetap terkendali.

Selain itu, kepercayaan publik terhadap kebijakan moneter sangat penting. Selama masyarakat yakin nilai uang stabil dan pengelolaan negara kredibel, lonjakan harga bisa dihindari meski uang baru beredar.

Contoh positif bisa dilihat di Jepang dan Amerika Serikat. Dua negara ini sudah lama menjalankan QE tanpa inflasi ekstrem, karena pertumbuhan ekonominya lambat, produktivitas tinggi, dan sistem keuangannya kuat.

Sebaliknya, kasus Venezuela dan Zimbabwe menunjukkan sisi lain. Uang dicetak besar-besaran untuk menutup defisit tanpa peningkatan produksi. Akibatnya, harga melonjak tajam, nilai mata uang anjlok, dan ekonomi ambruk.

Kesimpulannya, cetak uang bukan ancaman selama dilakukan dengan kontrol ketat. Negara bisa menambah uang beredar tanpa inflasi besar, asal seimbang antara pertumbuhan ekonomi, produksi, dan kepercayaan publik.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
lynda course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: Bank sentralCetak uangCobisnisEkonomiInflasiPebisnismuda

Related Posts

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika...

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim eksaminator Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti sejumlah persoalan mendasar...

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menjalin kerja sama strategis dengan Trinity Airways, sebelumnya T’way Air, untuk...

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

by Rizki Meirino
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – DIDIMAX terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka di Indonesia melalui pengembangan program edukasi Didimax Academy, webinar,...

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

November 4, 2026
Bendera Iran dan Amerika Serikat - IST

Iran Klaim Tanggapan Tegas, Siap Diplomasi untuk Cegah Perang

November 4, 2026
Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Pemberitaan Media Internasional

Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Pemberitaan Media Internasional

November 4, 2026
Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

November 4, 2026
Presiden AS Donald Trump

Trump Sebut Tak Ingin Banyak Korban Jiwa di Iran, Tapi Peringatkan Buka Opsi Serangan

November 4, 2026
Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

November 4, 2026
Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

November 4, 2026
Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved