• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Mungkinkah robot perawat berbasis AI membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Teknologi
0
Mungkinkah robot perawat berbasis AI membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan?

JAKARTA, Cobisnis.com – Tenaga kesehatan di seluruh dunia tengah mengalami krisis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan akan terjadi kekurangan 4,5 juta perawat pada tahun 2030.

Saat ini, banyak perawat sudah merasakan tekanan berat: sekitar sepertiga perawat di dunia mengalami gejala kelelahan (burnout) seperti keletihan emosional, dan profesi ini memiliki tingkat pergantian pekerja yang tinggi.

Di sinilah Nurabot hadir. Robot perawat otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu perawat dalam tugas berulang atau fisik yang berat, seperti mengantarkan obat atau membimbing pasien di bangsal. Menurut Foxconn, perusahaan multinasional Taiwan yang mengembangkan Nurabot, humanoid ini dapat mengurangi beban kerja perawat hingga 30%.“Ini bukan pengganti perawat, tetapi lebih seperti menjalankan misi bersama,” kata Alice Lin, direktur desain pengguna di Foxconn. Dengan mengambil alih tugas berulang, Nurabot memberi ruang bagi perawat untuk fokus pada hal-hal penting, seperti merawat pasien dan membuat keputusan medis berdasarkan pengalaman profesional mereka.

Nurabot, yang dikembangkan hanya dalam 10 bulan, sudah diuji sejak April 2025 di Rumah Sakit Umum Veteran Taichung, Taiwan. Foxconn berencana meluncurkan secara komersial pada awal 2026, meski harga jualnya belum diumumkan.

Intergrasi AI dalam Nurabot

Untuk membangun perangkat keras Nurabot, Foxconn bekerja sama dengan Kawasaki Heavy Industries asal Jepang. Robot ini diadaptasi dari model robot layanan “Nyokkey”, yang bisa bergerak otomatis dengan roda, menggunakan dua lengan robotik untuk mengangkat barang, serta dilengkapi kamera dan sensor untuk mengenali lingkungan.

Nurabot juga memiliki kompartemen khusus untuk menyimpan obat atau sampel medis dengan aman.

Dari sisi teknologi, Nurabot menggunakan model bahasa besar (LLM) buatan Foxconn untuk komunikasi, sementara NVIDIA menyediakan infrastruktur AI dan robotika inti. Kombinasi platform AI NVIDIA memungkinkan Nurabot menavigasi rumah sakit secara mandiri, menjadwalkan tugas, serta merespons perintah verbal maupun isyarat fisik.

AI juga digunakan untuk melatih robot dalam versi virtual rumah sakit, sehingga pengembangan bisa dilakukan lebih cepat.“AI memungkinkan Nurabot untuk ‘merasakan, bernalar, dan bertindak lebih mirip manusia’, serta beradaptasi sesuai pasien, konteks, dan situasi,” jelas David Niewolny, direktur pengembangan bisnis kesehatan di NVIDIA.

Tantangan dalam Dunia Kesehatan

Selain kekurangan tenaga kesehatan, tantangan besar lainnya adalah ledakan populasi lansia. Menurut WHO, jumlah orang berusia 60 tahun ke atas akan meningkat 40% pada tahun 2030 dibandingkan 2019. Pada pertengahan 2030-an, PBB memprediksi jumlah orang berusia 80 tahun ke atas akan melampaui jumlah bayi.

Meski jumlah tenaga kesehatan meningkat, pertumbuhan ini tidak cukup cepat untuk menyaingi peningkatan populasi dan penuaan global. Asia Tenggara diprediksi akan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.

Menurut Rick Kwan, profesor keperawatan dan kesehatan masyarakat di Tung Wah College, Hong Kong, sistem berbasis AI dapat memberikan penghematan waktu dan biaya yang signifikan.

“Robot berbantuan AI benar-benar bisa menggantikan sebagian pekerjaan berulang dan menghemat banyak tenaga kerja,” katanya.

Namun, tantangan tetap ada: banyak pasien lebih menyukai interaksi manusia, serta perlu adanya perubahan infrastruktur rumah sakit.

“Lihat saja rumah sakit di Hong Kong: sangat padat dan lorong-lorongnya sempit, jadi tidak benar-benar memungkinkan robot untuk bergerak bebas,” tambah Kwan.

Selain itu, aspek keamanan juga penting mulai dari risiko fisik hingga etika dan perlindungan data. Karena itu, Kwan menekankan perlunya pendekatan hati-hati dengan uji coba ketat sebelum penerapan penuh.

Tren Robot di Rumah Sakit

Robot sebenarnya bukan hal baru di dunia medis. Robot bedah seperti da Vinci sudah digunakan selama puluhan tahun untuk meningkatkan akurasi operasi.

Namun kini, semakin banyak humanoid bergerak bebas yang membantu staf rumah sakit. Di Singapura, Rumah Sakit Umum Changi memiliki lebih dari 80 robot yang membantu pekerjaan administratif hingga distribusi obat. Di Amerika Serikat, hampir 100 robot otonom “Moxi” buatan Diligent Robots (Texas) dengan teknologi NVIDIA digunakan untuk membawa obat, sampel, dan perlengkapan di berbagai rumah sakit.

Meski begitu, efektivitas robot perawat masih diperdebatkan. Studi terbaru menunjukkan bahwa meski perawat merasakan peningkatan efisiensi dan pengurangan beban kerja, masih ada kendala berupa gangguan teknis, kesulitan komunikasi, serta kebutuhan pelatihan berkelanjutan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comtenaga perawat

Related Posts

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritik sejumlah negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, terkait kebakaran...

Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menjadwalkan ulang pemeriksaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Menko Dudung Respons Aksi Demo, Tekankan Hak Berpendapat

Menko Dudung Respons Aksi Demo, Tekankan Hak Berpendapat

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pemerintah menghargai kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat....

Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang, Kabupaten Bogor,...

Ancaman Kabel Laut Singapura Picu Polemik, Indonesia Punya Posisi Strategis

Ancaman Kabel Laut Singapura Picu Polemik, Indonesia Punya Posisi Strategis

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu mengenai ancaman pemutusan kabel bawah laut untuk jaringan internet internasional memunculkan diskusi tentang keamanan infrastruktur digital...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
IFG Umumkan Perubahan Susunan Direksi Jasindo

Hilirisasi Nasional Makin Cepat, Asuransi Jasindo Siap Perkuat Perlindungan Risiko

October 27, 2026
Petrokimia Gresik Produksi 6,59 Juta Ton, Dukung Ketahanan Pangan

Petrokimia Gresik Produksi 6,59 Juta Ton, Dukung Ketahanan Pangan

October 29, 2026
Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

October 29, 2026
Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

October 29, 2026
ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

EIGER Nature Diresmikan, Menteri Pariwisata Apresiasi Wisata Berkelanjutan

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved