• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, July 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Mungkinkah robot perawat berbasis AI membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Teknologi
0
Mungkinkah robot perawat berbasis AI membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan?

JAKARTA, Cobisnis.com – Tenaga kesehatan di seluruh dunia tengah mengalami krisis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan akan terjadi kekurangan 4,5 juta perawat pada tahun 2030.

Saat ini, banyak perawat sudah merasakan tekanan berat: sekitar sepertiga perawat di dunia mengalami gejala kelelahan (burnout) seperti keletihan emosional, dan profesi ini memiliki tingkat pergantian pekerja yang tinggi.

Di sinilah Nurabot hadir. Robot perawat otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu perawat dalam tugas berulang atau fisik yang berat, seperti mengantarkan obat atau membimbing pasien di bangsal. Menurut Foxconn, perusahaan multinasional Taiwan yang mengembangkan Nurabot, humanoid ini dapat mengurangi beban kerja perawat hingga 30%.“Ini bukan pengganti perawat, tetapi lebih seperti menjalankan misi bersama,” kata Alice Lin, direktur desain pengguna di Foxconn. Dengan mengambil alih tugas berulang, Nurabot memberi ruang bagi perawat untuk fokus pada hal-hal penting, seperti merawat pasien dan membuat keputusan medis berdasarkan pengalaman profesional mereka.

Nurabot, yang dikembangkan hanya dalam 10 bulan, sudah diuji sejak April 2025 di Rumah Sakit Umum Veteran Taichung, Taiwan. Foxconn berencana meluncurkan secara komersial pada awal 2026, meski harga jualnya belum diumumkan.

Intergrasi AI dalam Nurabot

Untuk membangun perangkat keras Nurabot, Foxconn bekerja sama dengan Kawasaki Heavy Industries asal Jepang. Robot ini diadaptasi dari model robot layanan “Nyokkey”, yang bisa bergerak otomatis dengan roda, menggunakan dua lengan robotik untuk mengangkat barang, serta dilengkapi kamera dan sensor untuk mengenali lingkungan.

Nurabot juga memiliki kompartemen khusus untuk menyimpan obat atau sampel medis dengan aman.

Dari sisi teknologi, Nurabot menggunakan model bahasa besar (LLM) buatan Foxconn untuk komunikasi, sementara NVIDIA menyediakan infrastruktur AI dan robotika inti. Kombinasi platform AI NVIDIA memungkinkan Nurabot menavigasi rumah sakit secara mandiri, menjadwalkan tugas, serta merespons perintah verbal maupun isyarat fisik.

AI juga digunakan untuk melatih robot dalam versi virtual rumah sakit, sehingga pengembangan bisa dilakukan lebih cepat.“AI memungkinkan Nurabot untuk ‘merasakan, bernalar, dan bertindak lebih mirip manusia’, serta beradaptasi sesuai pasien, konteks, dan situasi,” jelas David Niewolny, direktur pengembangan bisnis kesehatan di NVIDIA.

Tantangan dalam Dunia Kesehatan

Selain kekurangan tenaga kesehatan, tantangan besar lainnya adalah ledakan populasi lansia. Menurut WHO, jumlah orang berusia 60 tahun ke atas akan meningkat 40% pada tahun 2030 dibandingkan 2019. Pada pertengahan 2030-an, PBB memprediksi jumlah orang berusia 80 tahun ke atas akan melampaui jumlah bayi.

Meski jumlah tenaga kesehatan meningkat, pertumbuhan ini tidak cukup cepat untuk menyaingi peningkatan populasi dan penuaan global. Asia Tenggara diprediksi akan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.

Menurut Rick Kwan, profesor keperawatan dan kesehatan masyarakat di Tung Wah College, Hong Kong, sistem berbasis AI dapat memberikan penghematan waktu dan biaya yang signifikan.

“Robot berbantuan AI benar-benar bisa menggantikan sebagian pekerjaan berulang dan menghemat banyak tenaga kerja,” katanya.

Namun, tantangan tetap ada: banyak pasien lebih menyukai interaksi manusia, serta perlu adanya perubahan infrastruktur rumah sakit.

“Lihat saja rumah sakit di Hong Kong: sangat padat dan lorong-lorongnya sempit, jadi tidak benar-benar memungkinkan robot untuk bergerak bebas,” tambah Kwan.

Selain itu, aspek keamanan juga penting mulai dari risiko fisik hingga etika dan perlindungan data. Karena itu, Kwan menekankan perlunya pendekatan hati-hati dengan uji coba ketat sebelum penerapan penuh.

Tren Robot di Rumah Sakit

Robot sebenarnya bukan hal baru di dunia medis. Robot bedah seperti da Vinci sudah digunakan selama puluhan tahun untuk meningkatkan akurasi operasi.

Namun kini, semakin banyak humanoid bergerak bebas yang membantu staf rumah sakit. Di Singapura, Rumah Sakit Umum Changi memiliki lebih dari 80 robot yang membantu pekerjaan administratif hingga distribusi obat. Di Amerika Serikat, hampir 100 robot otonom “Moxi” buatan Diligent Robots (Texas) dengan teknologi NVIDIA digunakan untuk membawa obat, sampel, dan perlengkapan di berbagai rumah sakit.

Meski begitu, efektivitas robot perawat masih diperdebatkan. Studi terbaru menunjukkan bahwa meski perawat merasakan peningkatan efisiensi dan pengurangan beban kerja, masih ada kendala berupa gangguan teknis, kesulitan komunikasi, serta kebutuhan pelatihan berkelanjutan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comtenaga perawat

Related Posts

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

by Hidayat Taufik
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mulai membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 batch pertama pada 15 Juli 2026....

KPK Respons Keraguan Publik, Tegaskan Penanganan Kasus Amplop Menhut Sesuai Bukti

KPK Respons Keraguan Publik, Tegaskan Penanganan Kasus Amplop Menhut Sesuai Bukti

by Hidayat Taufik
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penanganan dugaan pemberian amplop kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dilakukan secara...

Harry Kane Bidik Gelar Piala Dunia, Minta Inggris Lebih Tajam Lawan Argentina

Makkah Bakal Gelap Total, Gerhana Matahari Langka Terjadi Tahun Depan

by Desti Dwi Natasya
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Makkah akan menjadi salah satu lokasi yang menyaksikan fenomena astronomi langka berupa Gerhana Matahari Total pada 2...

Kejagung Akhiri Pendataan MBG Bermasalah, Ungkap Alasan Penghentiannya

Kejagung Akhiri Pendataan MBG Bermasalah, Ungkap Alasan Penghentiannya

by Hidayat Taufik
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menghentikan proses pengumpulan data dan keterangan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang...

Harry Kane Bidik Gelar Piala Dunia, Minta Inggris Lebih Tajam Lawan Argentina

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan Lebih dari 10 Ribu Orang

by Desti Dwi Natasya
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa Barat pada akhir Juni 2026 menyebabkan lebih dari 10 ribu kematian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

July 13, 2026
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

July 14, 2026
KPK Respons Keraguan Publik, Tegaskan Penanganan Kasus Amplop Menhut Sesuai Bukti

KPK Respons Keraguan Publik, Tegaskan Penanganan Kasus Amplop Menhut Sesuai Bukti

July 14, 2026
Harry Kane Bidik Gelar Piala Dunia, Minta Inggris Lebih Tajam Lawan Argentina

Makkah Bakal Gelap Total, Gerhana Matahari Langka Terjadi Tahun Depan

July 14, 2026
Kejagung Akhiri Pendataan MBG Bermasalah, Ungkap Alasan Penghentiannya

Kejagung Akhiri Pendataan MBG Bermasalah, Ungkap Alasan Penghentiannya

July 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved