• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Minyak Dunia Terus Melemah, Brent Catat Tren Turun 3 Tahun Beruntun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 31, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jika Perdagangan Internasional Dihentikan, Dunia Akan Hadapi Krisis Besar

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan pagi Rabu (31/12/2025), memperpanjang tekanan yang sudah terjadi hampir sepanjang tahun. Kondisi ini menempatkan minyak Brent di jalur koreksi tahunan terpanjang dalam sejarah perdagangan modern.

Sepanjang 2025, harga minyak tercatat turun lebih dari 10 persen, di tengah ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan global. Tahun ini juga diwarnai konflik geopolitik, kebijakan tarif yang lebih ketat, serta peningkatan produksi dari negara-negara OPEC+.

Pada pukul 09.30 WIB, harga minyak mentah berjangka Brent tercatat turun hampir 18 persen secara tahunan. Penurunan ini menjadi yang paling tajam sejak 2018 dan menandai pelemahan selama tiga tahun berturut-turut.

Kontrak Brent untuk pengiriman Maret 2026 turun 6 sen ke level US$ 61,27 per barel. Angka ini mencerminkan tekanan berkelanjutan dari pasokan yang terus mengalir ke pasar global.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Februari 2026 ikut melemah 5 sen ke US$ 57,90 per barel. Secara tahunan, WTI berada di jalur penurunan sekitar 15 persen.

Pasar minyak sempat menguat di awal 2025 saat Amerika Serikat memberlakukan sanksi lebih ketat terhadap Rusia. Kebijakan tersebut sempat mengganggu pasokan ke negara importir utama seperti China dan India.

Ketegangan geopolitik meningkat ketika perang Ukraina merusak infrastruktur energi Rusia, ditambah konflik Iran dan Israel yang memicu kekhawatiran gangguan jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur minyak terpenting dunia.

Namun sentimen tersebut perlahan memudar ketika OPEC+ mempercepat peningkatan produksi minyak. Sejak April, sekitar 2,9 juta barel per hari tambahan dilepas ke pasar, menambah tekanan pada harga.

Kekhawatiran lain datang dari potensi perlambatan ekonomi global akibat tarif Amerika Serikat. Kondisi ini dinilai dapat menekan pertumbuhan permintaan bahan bakar di berbagai sektor industri dan transportasi.

OPEC+ kini memutuskan menghentikan sementara peningkatan produksi untuk kuartal pertama 2026. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 4 Januari mendatang, yang akan menjadi sorotan pelaku pasar.

Sebagian besar analis memproyeksikan pasokan minyak tahun depan masih akan melampaui permintaan. Badan Energi Internasional memperkirakan surplus mencapai 3,84 juta barel per hari, sementara Goldman Sachs menaksir sekitar 2 juta barel per hari.

Analis Morgan Stanley menilai pemangkasan produksi baru akan dipertimbangkan jika harga turun lebih dalam, bahkan ke kisaran US$ 50 per barel. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga masih berpotensi berlanjut.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: BrentCobisnisHarga minyak duniaOPEC PlusPasar Energi GlobalPebisnismuda

Related Posts

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

September 9, 2026
Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

September 9, 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.

Pestani Petrokimia Gresik Naikkan Produktivitas Bawang Merah

September 9, 2026
Rahmi Hatta, Satu Abad Rahmi Hatta, Fashion Performance Art RUMAH, nikah massal, Yayasan Meutia Hatta Swasono

Satu Abad Rahmi Hatta, Warisan yang Terus Hidup

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved